Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Izin


__ADS_3

Caca dan Deni kini pergi ke arah kamar hotel Caca.


Saat mereka sampai di kamar hotel yang di tempati Caca mereka melihat Mita yang sudah berada di kamar hotel tersebut.


Caca terkejut karena tidak habis pikir mereka sudah berada di hotel namun mereka melupakan diri Caca.


"Mit kok lo sudah ada di sini?"


"Eh Caca, tadi karena panik jadi yang mana terlihat itu yang di selamatkan."


"Sekarang Rendi mana?"


"Owh Rendi ada dikamar dia terkena serpihan tembakan."


"Astaga sekarang bagaimana keadaan nya?"


"Tidak apa apa ca tidak ada yang perlu di khawatirkan."


Mita baru sadar jika Caca bersama seorang lelaki. Karena Mita bingung jadi nya Mita bertanya kepada Caca .


"Siapa dia ca?"


"Owh ini perkenalkan ini Deni teman SMP gua dulu."


"Ngapain dia kesini?"


"Gua akan ikut sama dia ke rumah nya karena di suruh ayah nya."


"Emang boleh? lo sudah izin sama buguru belum?"


Seketika Deni mendengar perkataan Mita Deni langsung menjawab Mita.


"Semua nya akan beres Caca pasti di perbolehkan oleh guru nya."


"Owh ya sudah kalo begitu hati hati ca."


"Iya mit trimakasih."

__ADS_1


Setelah selesai membereskan barang barang nya. Caca akhirnya langsung mengikuti Deni.


Saat di perjalanan Caca berpapasan dengan Rendi.


Caca melihat Rendi tangan nya di balut dengan perban.


"Rendi lo gak papa kan?"


"Eh Caca enggak papa.'


Rendi terkejut saat melihat Deni berada di samping Caca.


"Lo kok bisa ada di sini den?"


"Owh itu gua pindah ke sini."


"Dan lo ca lo mau ke mana?"


"Gua mau kerumah Deni di suruh ayah nya."


Saat mendengar Caca ingin pergi Rendi tiba tiba memeluk Caca. Sontak Caca terkejut dengan tindakan Rendi begitu pun Deni.


"Uhuk uhuk."


"Eh Brayen sini Ray."


"Itu elo Brayen?"


"Iya gua Brayen,memang nya kenapa?"


"Tolong jaga Caca jangan sampai dia mati terluka."


"Tenang bro gua dan Deni pasti jaga dia kok."


"Ya sudah ren gua pergi dulu ya."


"iya ca hati hati."

__ADS_1


Caca,Deni,dan Brayen akhirnya meninggalkan Rendi. Kini Caca sudah berada di lobby hotel.


Saat Caca ingin pergi untuk meminta izin namun Brayen menarik tangan Caca.


"Mau ke mana ca?"


"Gua mau izin nanti guru yang sudah bertanggung jawab mencari gua."


"Sudah ca sudah gua izinin tadi."


Flashback on.


Saat Caca pergi bersama Deni Brayen mengikuti guru nya Caca dan dia mendengar jika kejadian tadi membuat guru nya itu shock.


Brayen akhirnya mengetuk pintu dan membuat orang yang di dalam terdiam.


"Masuk."


Brayen akhirnya masuk dan guru Caca terkejut saat melihat Brayen . Guru Caca tahu Brayen karena saat di sekolahan tadi semua guru membahas Brayen.


"Eh kamu Brayen kan?"


"Iya bu saya Brayen."


"Masuk nak sini,ada apa nak kamu kesini?"


"Itu bu saya ingin membawa Caca kerumah saya di suruh ayah saya."


"Eh iya astaga Caca ibu lupa pada saat tadi ada penembakkan ibu hanya melihat Rendi dan Mita."


"Bagaimana keadaan Caca?"


"Caca baik baik saja bu,tapi Caca saya akan bawa ke rumah saya bu."


"Tidak bisa nak karena Caca sudah menjadi tanggung jawab,kami."


"Semua tanggung jawab akan pindah ke keluarga saya bu saya akan bertanggung jawab apa bila ada apa apa dengan,Caca."

__ADS_1


Saat mendengar perkataan Brayen guru tersebut akhirnya memperbolehkan Caca di bawa oleh Brayen.


Flashback off.


__ADS_2