Caca Dan Brayen

Caca Dan Brayen
Menikah


__ADS_3

Brayen sudah menunggu Caca di ruang tamu. Saat Caca keluar sontak Brayen terpukau dengan kecantikan Caca. Kemudian Milen mencubit Brayen. Milen berkata,"Hei Caca cantik kan?" tanya Milen. Sontak Saat mendengar pertanyaan bunda nya itu Brayen terkejut. Setelah itu Caca duduk di samping Brayen. Kini sebelum melaksanakan pernikahan mereka akan berfoto keluarga terlebih dahulu.


Akhirnya Brayen menuju halaman depan rumahnya. Sedangkan Linda, Rosa,dan Syifa kini mereka menjalankan aksi nya. Kini Brayen dan Caca sedang melaksanakan pernikahan di tengah tengah halaman. Tidak banyak tamu yang datang. Hanya orang orang penting saja yang datang. Seperti rekan rekan bisnis ayah dan rekan bisnis mami.


Sedangkan Deni sedang memantau Cctv dari ruang Cctv tersembunyi yang terdapat di rumah Brayen. Deni mengarahkan Rosa kearah belakang rumah. Karena di depan banyak pelayan yang sedang mondar mandir. Begitupun dengan Linda dan Syifa yang mendengar suara Deni.


Namun tiba tiba Rosa menjatuhkan vas bunga yang terdapat di belakang rumah. Seluruh pelayan terkejut saat melihat vas bunga tersebut terjatuh. Kini Rosa,Linda,dan Syifa sedang bersembunyi di sudut rumah. Tepat pada saat pelayan menghampiri vas bunga yang pecah, munculah anjing Brayen.


Deni melihat mereka sangat lega karena untunglah anjing Brayen ada disitu. Kemudian Rendi kembali mengarahkan mereka. Deni berkata,"Jangan lari ke kanan,kalian lebih baik masuk lewat belakang dan satu satu jangan bergerombol," ucap Deni.


Mereka menuruti apa yang di bilang Deni. Pertama yang masuk Syifa karena Syifa memiliki badan yang mungil. Syifa mendengarkan suara Deni dia akhirnya menyelinap ke kamar yang nomor dua. Setelah itu Rosa. Kini Rosa sudah masuk ke dalam kamar yang paling ujung. Sedangkan yang terakhir, Linda karena Linda orang nya gesit jadi nya dia ke kamar yang pertama.


Kini mereka sudah masuk ke dalam dan Deni mengawasi dari kamera Cctv. Hati Deni sangat cemas melihat Rosa, Linda dan Syifa. Deni berkata,"Ayolah cepat," ucap Deni. Mendengar ucapan Deni mereka bertiga mempercepat pergerakan langkah mereka.


Tidak lama kemudian Linda menemukan surat yang Caca maksud. Sedangkan Rosa dan Syifa tidak menemukan apapun. Tiba tiba ada pelayan yang masuk ke dalam rumah.


Deni sontak terkejut. Deni berkata,"Semuanya cepat keluar ada pelayan menuju kearah kalian!" teriak Deni.

__ADS_1


Saat mendengar teriakkan Deni sontak Syifa,Linda dan Rosa keluar secara halus. Mereka cepat cepat menuju ke depan. Akhirnya mereka berhasil mengambil kedua berkas yang di curi oleh pelayan tersebut.


Saat berada di luar Rosa,Linda, dan Syifa memasang wajah yang gembira. Sedangkan Deni dia sedang bersiap untuk keluar ke depan. Saat perjalanan menuju keluar Deni melihat pelayan mba Restu. Saat Deni sedang menuju ke luar Deni mendengarkan pembicaraan mba Restu dengan seseorang di telepon milik nya.


Setelah sekian lama akhirnya mba Restu selesai menelpon. Dan Deni mengambil kesempatan. Deni merekam pembicaraan mba Restu dengan orang yang berada di telepon tersebut. Setelah mba Restu pergi barulah Deni keluar dari ruangan tersebut.


Walaupun Deni tidak melihat acara pernikahan Brayen dan Caca, Deni dapat melihat wajah senang dari kedua orang tua mereka. Rosa,Linda, Syifa , dan Deni menghampiri Caca di atas pelaminan. Deni berkata,"Ya ampun sahabat gua udah punya istri sekarang," ucap Deni sambil memeluk Brayen.


Mendengar perkataan Deni, Caca ingin sekali hilang dari bumi saat melihat tingkah sahabatnya itu. Linda berkata,"Ya ampun anak nakal sekarang sudah punya suami," ucap Linda. Caca hanya menahan emosi nya karena didepan mereka banyak rekan bisnis ayah dan papi.


Malam telah tiba,kini Caca dan Brayen sudah masuk kamar mereka. Sebelum nya, Linda sudah memberikan kertas yang hilang ke Caca secara diam diam. Hati Caca merasa senang namun ada rasa takut dihati Caca karena baru kali ini Caca tidur bersama lawan jenis.


Caca sudah membuka baju nya. Caca di tolong mami saat membuka baju nya. Dan Caca langsung ke kamar mandi dan membersihkan diri nya. Di kamar mandi Caca berendam di bathtub Brayen. Caca berkata,"Gua lama lamain biar anak itu kesal," ucap Caca dengan nada mengejek nya.


Brayen yang dari tadi menunggu Caca keluar dari kamar mandi kini sangat kesal. Soal nya Brayen sudah sangat gerah karena kemejanya. Sambil menunggu Caca, Brayen menidurkan dirinya ke tempat tidur yang sudah di hias. Brayen berkata,"Astaga badan gua sudah mau remuk," ucap Brayen.


Tidak lama dari itu,Caca akhirnya keluar dari kamar mandi dengan sudah berpakaian. Brayen kembali berkata,"Woy ca, Lo mandi kembang tujuh rupa,ya?" tanya Brayen. Mendengar perkataan Brayen Caca sontak melemparkan handuk nya ke wajah Brayen. Caca berkata,"Iya gua mandi kembang tujuh rupa biar cantik," ucap Caca.

__ADS_1


Sontak Brayen tersenyum jahil. Brayen tiba tiba saja mendekati Caca. Kemudian Caca berkata,"Ngapain lo deket deket,mandi dulu sana," ucap Caca. Namun Brayen tidak memperdulikan omongan Caca. Tubuh Brayen semakin dekat dengan Caca.


Setelah itu Brayen berkata,"Gua laki laki normal," ucap Brayen. Kemudian Caca tahu apa yang Brayen tuju. Kemudian Caca mencoba berlari untuk keluar. Pasalnya wajah Brayen seram seperti sedang memburu mangsa.


Namun,pada saat Caca ingin lari tiba tiba Caca keselandung oleh karpet yang ada di kamar Brayen.


"Bruk!"


Seketika Brayen langsung menangkap Caca. Seketika wajah Caca terkejut. Sedangkan wajah Brayen masih mempertahankan senyum nakal nya. Caca berkata,"Brayen nakal lepasin gua!" teriak Caca. Brayen akhirnya timbul sifat jahil nya. Brayen tidak bergerak sedangkan Caca kini hanya tinggal meronta ronta.


Karena Brayen belum mandi akhirnya dia memutuskan untuk melepas Caca. Setelah Brayen melepaskan Caca akhirnya Caca kabur ke luar. Brayen hanya tertawa saja saat melihat wajah istrinya nya itu ketakutan.


Sedangkan Caca, dia kini menuju kamar Linda,Rosa,dan Syifa. Caca membuka pintu kamar mereka. Sontak Rosa dan kawan kawan terkejut. Syifa berkata,"Astaga ca muka lo kenapa kek dikejar hantu?' tanya Syifa.


Sontak Linda dan Rosa tertawa saat Caca masuk ke kamar mereka. Rosa berkata,"Udah sana pengantin baru," ucap Rosa. Kemudian Caca menggeleng gelengkan kepala nya. Caca berkata,"Gua ikut nonton bareng kalian," ucap Caca.


Kini Rosa dan kawan kawan hanya saling menatap. Tanpa diberi izin Caca akhirnya masuk dan ikut menonton bersama sahabat nya itu. Sedangkan Brayen, Karena Brayen terlalu lelah akhirnya habis mandi Brayen langsung tidur.

__ADS_1


__ADS_2