
Hay Hay Hay..... author balik lagi nih, seperti yang author bilang kemarin, kalau S2 ini akan hadir,jadi ada yang kangen gx nih sama author ๐๐๐๐, chanda... chanda.... piiiisssssโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธ,oke gx buang waktu lagi, mari kita mulai S2 nya ( cinta seorang CEO)
โ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธโ๏ธ
2 Tahun kemudian
Sebuah mobil mewah memasuki gerbang mansion mewah, lalu turun seorang pemuda tampan dari dalam mobil tersebut, dia berjalan memasuki mansion tersebut, dibelakang terlihat sopirnya mengeluarkan kopernya dari bagasi mobil, lalu membawanya masuk ke dalam mansion tersebut,
setelah memasuki ruangan tersebut, dia seperti sedang mencari seseorang , hingga sebuah suara mengagetkan nya,
" cari siapa kak,"
" kau, ehm, dimana Stella, arka, dan Arkana,"
" oh , mereka ada di halaman belakang, bersama Adrian, Rayhan,dan Dion," ucap Michael
" kau sendiri mau kemana," tanya Saga
" kedapur, kedua keponakan ku ingin makan makanan buatanku," balas Michael
__ADS_1
" Baiklah,"
lalu saga pun langsung menuju halaman belakang,dia melihat kedua anaknya, istri beserta adik adiknya,dia pun langsung menuju ke arah mereka,
mereka yang sedang bermain melihat kearah saga mereka berdua sangat bahagia,dan berjalan dengan tertatih tatih, karena memang mereka berdua sedang senang jika diajak untuk belajar berjalan, mengingat usia mereka sudah menginjak satu tahun ,
" hap, pintar banget sih anak anak papa," lalu dengan gemas saga mencium pipi anak anaknya itu,
Sedangkan anak-anak itu langsung tertawa terbahak-bahak karena geli,dan mereka yang melihat hal itu pun juga ikut tertawa, lalu tak lama, Michael datang dengan membawa beberapa cemilan dan s***,
mereka berdua yang melihat Michael membawa makanan itu pun bertepuk tangan dengan riang, lalu mereka meminta turun dari gendongan sang papa, dan berjalan mengikuti langkah Michael dari belakang,
sementara itu, saga dan adik-adiknya sibuk membahas tentang proyek yang sedang mereka kerjakan dengan Bram,
" jadi bagaimana dengan perkembangan proyek yang sedang kita jalankan itu," tanya Saga
" sampai saat ini semuanya lancar kak , dan tidak ada kendala sedikit pun," jawab Dion, dan saga pun langsung mengangguk
" lalu bagaimana dengan mereka, apakah mereka masih membuat masalah," ucap Saga
__ADS_1
" untuk sementara mereka belum ada pergerakan tapi dari penyelidikan dari beberapa mata-mata yang telah kita sebarkan, kemungkinan mereka mengincar beberapa perbatasan yang ada di negara tetangga, bahkan ada beberapa juga yang mengincar daerah kita kak ," jawab Rayhan
" Hem, perketat penjagaan dan minta kepada mata-mata kita untuk selalu berhati-hati dan waspada," ucap Saga
Baik kak," jawab mereka
saat mereka tengah membahas tentang beberapa kelompok clan yang mereka sebarkan di berbagai negara dan juga perbatasan tiba-tiba mereka mendengar suara mobil memasuki gerbang mansion,
Dan terlihat dua orang yang turun dari mobil, mereka adalah tuan Aditama dan Bram, dan saat kedua anak itu melihat kedatangan mereka, mereka berdua langsung meminta turun dari pangkuan Stella,
mereka berdua langsung berlari kecil menuju ke arah kedua orang yang baru datang tersebut, baik Saga Stella Dion, Rayhan, Michael, dan Adrian, mereka hanya tersenyum melihat tingkah laku kedua anak kembar itu,
mereka berdua sempat terjatuh karena berlari kecil tapi mereka tidak menangis sedikitpun mereka justru tertawa dan langsung berdiri dan kembali melanjutkan langkah kecil mereka begitu sampai di hadapan Tuan Aditama dan juga Bram, mereka Langsung digendong oleh kedua orang tersebut,
" wah, ternyata cucu kakek sudah besar ya," ucap Aditama
" benar ternyata keponakan paman sudah besar sekarang, bahkan sudah bisa berjalan dan berlari," sambung Bram
" kalian sudah datang," ucap Saga kepada mereka, Bram dan tuan Aditama hanya mengangguk, dan membawa kedua anak itu kembali kearah saga dan yang lainnya
__ADS_1