
waktu terus berjalan tak terasa 5 bulan telah berlalu, pagi ini seperti biasa pria paruh baya tersebut menunggu gadis itu di depan jendela kaca yang terdapat di ruang rawat gadis itu,
pagi ini pria paruh baya tersebut menemui dokter yang menangani gadis tersebut dan menurut dokter ,keadaan gadis itu sudah mulai membaik ,
dan jika tidak salah, kemungkinan besar dalam waktu dekat gadis tersebut akan sadar dari komanya , mengingat keadaan garis tersebut sudah melewati masa kritisnya,
sedang di lorong rumah sakit terlihat sesosok pemuda yang tengah berjalan menuju sebuah ruangan pemuda tersebut menjadi pusat perhatian bagi para pengunjung maupun perawat di rumah sakit tersebut karena kedatangan pemuda itu
bagaimana tidak menjadi pusat perhatian di saat mereka melihat sosok pemuda yang terlihat sangat tampan dengan wajah tegas , wajah putih bersih, hidung mancung, bibir tipis, alis tebal ,rambut yang berwarna coklat gelap, dan iris mata yang berwarna biru,
pemuda tersebut mengenakan jas berwarna hitam dan kemeja putih dengan paduan warna yang sangat kontras dengan kulit putihnya menambah kesan ketampanan pemuda tersebut,
pemuda tersebut terus berjalan hingga akhirnya dia sampai di satu ruangan yang terdapat pria paruh baya yang menunggu di luar,.
"pah," ucap pemuda tersebut, pemuda paruh baya tersebut menengok ke arah suara dan setelah melihat siapa yang menyapanya pria paruh baya tersebut tersenyum lembut,
__ADS_1
." apa kabarmu nak,dan bagaimana perjalananmu," tanya pria paruh baya tersebut,
" aku sehat pah, seperti biasa, perjalanan kemari, jalanan selalu macet apalagi dari arah bandara, pah di mana dia," tanya pemuda tersebut
pandangan pria paruh baya tersebut langsung menuju ke dalam ruangan yang dibatasi dengan kaca jendela tersebut mengikuti arah pandang sang papa dan nampak seorang gadis yang tengah terbaring lemah di atas tempat tidur dengan berbagai alat medis yang menempel pada tubuhnya
" Apa dia yang tepat ceritakan padaku yang kata papa mirip dengan Fransisca," tanya pemuda tersebut
" tapi bagaimana mungkin, apa papa yakin" " tidak salah lihat,"banyak pemuda tersebut sedikit ragu
__ADS_1
"tentu saja tidak , papa yakin wajahnya sangat mirip dengan Fransiska," kekeh pria paruh baya itu, pemuda tersebut langsung menghela nafasnya kasar belum yakin dengan ucapan sang papa kemudian dia berjalan memasuki ruang rawat gadis itu
saat sampai di samping ranjang dia terus memperhatikan wajah gadis itu matanya membulat tidak percaya dengan apa yang dia lihat memang benar apa yang dikatakan papanya bahwa gadis itu benar-benar mirip dengan Fransisca adik perempuannya yang telah lama tiada
dia mengulurkan tangannya dengan sedikit bergetar dia menyentuh rambut gadis itu dengan penuh harapan bahwa gadis itu adalah adik perempuannya tapi dia juga sadar bahwa itu tidak mungkin karena adik perempuannya telah bahagia
matanya berkaca-kaca menahan tangis dia merasakan ada yang menyentuh bahunya lalu dia melihat ke arah sisi kanannya ternyata sang papa mencoba untuk menguatkan nya
"menurut dokter keadaannya sudah membaik dan kemungkinan besar tidak lama lagi akan sadarkan diri bahkan dokter mengatakan kemungkinan besar dia akan mengalami lupa ingatan karena benturan keras di kepalanya,"ucap pria paruh baya itu menjelaskan
sedangkan pemuda tersebut langsung menyerngit kan keningnya, benturan kepala, bener juga dia melihat kepala gadis itu diperban sepertinya memang mengalami luka yang cukup serius tapi apa yang terjadi dengannya dia bertanya kepada sang papa,
kemudian papanya menjelaskan bahwa saat ia sedang berada di kota sebelah dia seperti melihat gadis itu sedang dikejar oleh seseorang ,
saat ingin menyebrang , dia melihat truk yang tengah melaju kencang, dan ingin menabrak nya ,dengan cepat pria paruh baya itu menarik tangannya ,
walaupun sedikit terlambat ,dan tubuh gadis itu sempat tertabrak oleh truk tersebut, tapi pria itu secepatnya membawanya ke rumah sakit, dan menurut dokter luka yang paling serius adalah bagian kepala gadis itu , dan langsung melakukan operasi dan tinggal menunggu kesadarannya karena setelah operasi gadis itu mengalami koma, dan di sinilah mereka sekarang sudah lima bulan lamanya, gadis itu koma dan belum sadarkan diri,
__ADS_1