Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Cinta seorang CEO 51


__ADS_3

jung won berjalan menuju meja kerja rara dia melihat rara duduk melihat ke arah komputer


"apa kau sakit?" tanya jung won


"ahh presdir, saya saya tidak"


"kenapa kau gugup"


"maksud saya saya baik-baik saja presdir hanya sedikit lemas saja"


"baiklah kalau begitu ikut saya meeting hari ini, jangan meminta min ha menggantikanmu" ucap jung won dingin kemudian berjalan meninggalkan rara


"kim bagaimana ini? apa kau bisa ikut meeting bersama presdir?"


"sudahlah min ha, berikan itu padaku aku tidak apa-apa ko"


"maafkan aku tidak bisa membantumu"


"sudah tidak apa-apa kau kerjakanlah lagi pekerjaanmu" ucap rara tersenyum dan membawa dokumen dari tangan min ha lalu dia berjalan mengikuti jung won


"aku harus bisa bersikap seperti biasanya walaupun hatiku masih sakit" batin rara


sesampainya mereka di ruang meeting seperti biasa rara duduk tidak jauh dari jung won da mencatat semua hasil meeting rara yang sadar jung won sesekali memperhatikannya tapi dia berusaha untuk tidak peduli dan menyibukan diri pada laptop yang di bawanya untuk membuat laporan meeting.


tidak lama meetingpun selsai waktu sudah menunjukan jam pulang kerja jung won kemudian berjalan terlebih dahulu keluar ruangan di ikuti oleh rara dan orang kwon


"kita langsung pulang saja karena sekarang sudah waktunya pulang, ada yang harus aku bicarakan padamu"ucap jung won menghentikan langkahnya dan berbalik melihat ke arah rara


rara hanya tersenyum tanpa menjawab

__ADS_1


kemudian jung won mulai berjalan untuk keluar dari kantor namun rara berhenti dan menyuruh tuan kwon untuk mengikuti jung won dan berkata padanya jika ada hal yang harus dia bereskan di ruangannya tanpa bicara terlebih dahulu pada jung won rara meninggalkan mereka dan pergi menuju ruangannya


"tuhan apa yang sudah aku lakukan bahkan aku sedang tidak ingin bertemu dengannya tapi dia selalu berusaha untuk mengikat ku agar aku tidak bisa menjauh darinya" ucap rara begitu sampai di ruangannya


"kurasa aku harus menunggu disini sebentar agar dia pulang, setelah itu aku akan pulang" ucap rara menutup wajahnya dengan tangannya


"apa aku berlebihan jika aku seperti ini? apa aku terlihat seperti anak kecil jika aku bersikap seperti ini? tapi hatiku rasanya sakit sekali aku tidak ingin bertemu dengannya, tapi harusnya aku mendengarkan penjelasannya dulu, tapi apa yang harus di jelaskan bahkan itu sudah sangat jelas untukku jika dia ingin mempermainkanku saja" ucap rara


"apa sekarang dia sudah pulang? rasanya aku sangat lelah ingin segera membaringkan tubuhku, aku rasa dia sudah pulang baiklah aku akan pulang ke apartemen dan beristirahat aku tidak akan memikirkan hal yang membuatku seperti ini" rara bangkit dan berjalan keluar dari kantornya dia berjalan keluar untuk mencari taxi namun tiba-tiba sebuah mobil menepi tepat di depannya dan dia melihat jung won keluar dari mobil dan berjalan ke arahnya menarik tangan rara untuk masuk ke dalam mobil


"apa yang kau lakukan? kenapa kau selalu memaksaku seperti ini?"


"masuklah kita harus bicara"


rara hanya diam di dalam mobil tanpa bicara sepatah katapun


"kenapa kau menghindariku?"


"apa ini semua karena perlakuan luna tadi padaku?"


rara masih diam tidak menjawab setiap pertanyaan jung won sampai mereka tiba di apartemen rara. rara langsung keluar dari mobil tanpa melihat ke arah jung won


"apa kau tidak mendengarku? sayang tunggu"


jung won berjalan mengikuti rara masuk kedalam apartemennya


"kenapa kau mengikutiku? tidak ada hal yang harus di bicarakan lagi"


"kau salah paham, luna selalu menganggap aku kekasihnya dan aku tidak pernah menanggapinya, aku minta maaf atas perlakuannya padaku tadi yang membuatmu seperti ini aku berjanji kejadian itu tidak akan pernah terjadi lagi"

__ADS_1


"aku rasa dia sangat mencintaimu, aku tidak akan bersikap berlebihan lagi aku sadar akan hal itu, mungkin aku sudah mulai membuka hati untukmu makannya aku bersikap seperti itu, tapi sekarang aku mencoba untuk bersikap biasa atas apa yang terjadi sekarng bahkan nanti"


jung won kemudian memeluk rara dan mengusap kepalanya, tangisan rara pecah dalam pelukan jung won


"maafkan aku, aku tidak bermaksud membuatmu sedih seperti ini"


"apa kau tau hatiku sangat sakit melihat itu? aku tau dia tidak mengetahui hubungan kita bahkan semua orang tidak tau hubungan kita tapi aku tidak bisa menyembunyikan rasa sakit ini" ucap rara dengan suara tersedu


"maafkan aku, aku berjanji hal ini tidak akan terulang lagi kau cukup percaya padaku jika aku hanya menyukai dan mencintaimu saja aku tidak pernah tertarik dengan wanita manapun selain kau" ucap jung won kemudian menghapus air mata rara


"sudahlah berhenti menangis" ucap jung won menenangkan rara


tidak lama rara melepaskan pelukan jung won dan menatapnya tanpa berbicara apapun dia langsung berjalan menuju kamar dan meninggalkan jung won yang masih berdiri menatapnya pergi


"aku merasa bersalah padanya? kenapa aku membiarkan luna memperlakukanku seperti itu di hadapan kim, tapi sungguh aku sangat mencintainya aku tidak tega melihatnya seperti ini" batin jung won yang melihat rara pergi meninggalkannya


kemudian jung won masuk dan duduk di sofa menunggu rara keluar dari kamarnya


"apa dia akan memaafkanku?" ucap jung won menghela nafas panjang.


sudah lama jung won menunggu rara keluar dari kamarnya tapi dia tidak kunjung keluar jung pun berjalan menuju kamar rara


"sayang apa kau masih di dalam kenapa tidak kunjung keluar? apa aku boleh masuk?" jung won pun membuka pintu kamar rara karena tidak ada jawaban darinya


"kim kau dimana?" jung won mencari kesetiap sudut ruangan dan melihat rara tertidur di tempat tidur dengan mata sembab habis menangis


"ya tuhan dia sudah tertidur? matanya sangat sembab apa dari tadi dia menangis?" ucap jung won yang kemudian menyelimuti rara dan mencium pucuk kepalanya


"aku tidak bisa melihatnya seperti ini aku harus bicara pada luna agar dia menjaga prilakunya padaku" ucap jung won kemudian berlalu meninggalkan rara yang tertidur

__ADS_1


"kau dimana? kita harus bertemu" ucap jung won di telpon kemudian dia masuk ke dalam mobil dan mobil melaju meninggalkan apartemen rara


__ADS_2