
kedua kelompok tersebut sepertinya belum juga menunjukkan tanda-tanda untuk menghentikan serangannya,
dapat dilihat dari mereka yang masih semangat untuk melakukan serangan terhadap lawan mereka,
sementara didalam mobil, sepertinya mereka sudah tidak sabar untuk menunggu, karena sudah sangat lama , salah satu dari mereka berkata
" kenapa mereka belum juga selesai,"
" bersabarlah, itu karena mereka masih ingin bermain main,"
" tapi ini sudah sangat lama,aku....?
ucapnya terhenti karena dering telepon
" *bagaimana*," ucap seseorang dari sebrang telpon
" mereka sepertinya masih ingin bermain main,"
" *hentikan itu,lekas kembali ke markas,dan selesaikan*,"
" ok," setelah mengatakan itu, sambungan telepon terputus,lalu dia menghubungi seseorang
" selesaikan," sedangkan dua orang yang berada di belakang saling pandang,dan berkata
__ADS_1
" apa yang terjadi,kau menghubungi siapa,"
" sepertinya dia sudah bosan menunggu, kita harus segera kembali ke markas, itu sebabnya aku menghubungi mereka, kita tidak mungkin membiarkan dia menunggu terlalu lama kan,"
" benar, bisa habis kita kalau dia terlalu lama menunggu,"
mereka kembali melihat kearah orang orang mereka, pihak lawan sudah berkurang banyak, bahkan dapat dilihat pimpinan mereka juga sudah nampak kewalahan,
karena sudah tidak sabar, akhirnya salah satu orang yang berada di dalam mobil keluar dengan menggunakan topeng,dia berjalan mendekati mereka, tanpa aba-aba,dia langsung memukul tengkuk Jordan,
saat itu juga anak buah Jordan berhasil dikalahkan oleh mereka, mereka membawa orang orang tersebut masuk kedalam mobil yang telah disiapkan, sedangkan ketiga orang tersebut langsung masuk kembali ke dalam mobil,
" kenapa lama sekali," ujarnya saat sudah didalam mobil
" tapi dia sudah di markas,"
" hentikan itu, kita langsung pergi," ucapnya menengahi
mobil mereka terus melewati hutan, Hanya butuh waktu empat puluh lima menit, mobil yang mereka tumpangi sampai di markas besar mereka, mereka berlima langsung masuk ke dalam markas,
ternyata didalam memang ada seseorang,dia membelakangi pintu,dia menghadap tak buku yang ada di dalam ruangan tersebut,
" sudah datang," tanya orang tersebut
" kau sudah lama,"
__ADS_1
mereka berlima memasuki ruangan tersebut dan langsung duduk di sofa
kemudian orang tersebut membalikkan tubuhnya terlihat jelas sosok seorang pemuda yang sangat tampan,
"bagaimana, kalian sudah membawanya,"
"tentu ," ucap mereka serempak
pemuda tersebut tidak ingin membuang-buang waktu kembali dia langsung keluar dari ruangan tersebut dan menuju tempat di mana mereka biasanya eksekusi musuh-musuh mereka
saat mereka sudah berada di depan pintu kedua penjaga yang di depan pintu tersebut menunjukkan kepalanya memberi salam kemudian membuka pintu,
saat nanti ulangan tersebut terluka mereka berenam langsung berjalan memasuki ruangan tersebut terlihat dengan jelas beberapa orang yang telah tergeletak di lantai dan satu orang yang duduk di kursi dengan keadaan tangan dan kaki yang terikat
bahkan mata dan mulutnya pun ditutup mereka berenang berjalan mendekati orang tersebut terlihat orang tersebut belum sadarkan diri
beberapa bodygard berjalan mendekati mereka dengan meletakkan kursi untuk diduduki oleh mereka,
" siram," ucapnya salah satu anak buah yang membawa ember berisi air langsung mengangguk kemudian langsung menyiramkan air dalam ember tersebut ke wajah orang yang duduk di kursi
***byuuuur***.......
orang yang duduk di kursi tersebut langsung terlihat panik,karena tangan, kaki , bahkan mata dan mulutnya pun tertutup, dia langsung memberontak, sedangkan pemuda tersebut langsung memberi aba-aba kepada anak buahnya untuk membuka mata pemuda tersebut
dan.....
**halo kakak kakak semua, di sini outhoor cuma mau ngasih tahu, kalau novel ( cinta seorang CEO) udah mau tamat,
author juga mau ngucapin terima kasih,buat kakak kakak semua,yang udah kasih dukungan buat aku, selaku (author) disini,
jangan lupa untuk tinggalin like,komen,, kalian ya ,dan tetap jaga kesehatan ya kakak kakak semua**,
__ADS_1