
Saat ini, keluarga besar saga tengah berada di ruang keluarga, mereka baru menyelesaikan makan malam mereka, tidak lama kemudian, Stella meminta izin kepada mereka untuk kembali ke kamar, karena sikembar sudah mengantuk,
" kak, aku kembali ke kamar dulu ya, sepertinya anak anak, sudah mulai mengantuk," ucap Stella
" baiklah sayang," ucap Saga lembut, dan tersenyum manis kepada sang istri, dia kemudian mencium pipi kedua anaknya,
Stella langsung menggandeng tangan kedua anaknya untuk memasuki kamar mereka, setelah kepergian sang istri,raut wajah Saga dan yang lainnya langsung berubah menjadi dingin, begitu pun dengan keempat saudaranya yang lain,
" Bagaimana, apakah sudah ada rencana, untuk memberikan mereka pelajaran," ucap Saga datar
" sudah , tinggal menunggu waktu yang tepat untuk memberi mereka pelajaran," ucap Michael, dengan seringai di wajah tampannya,
" Apakah sudah di pikirkan konsekuensi nya," ucap Saga
" sudah ," jawab mereka serempak
" Baiklah, sekarang, yang harus kita lakukan adalah, mengikuti permainan mereka, jangan sampai melakukan kesalahan, apa lagi, sampai membuat mereka curiga, kalian mengerti," ucap Saga
__ADS_1
" mengerti kak ," ucap mereka
" kak, tadi Rio memberikan kabar, bahwa mereka mulai melakukan pergerakan," ucap Dion
" katakan padanya, untuk terus mengawasi pergerakan mereka," ucap Saga
setelah selesai, mereka kembali ke kamar mereka masing-masing, waktu terus berjalan hingga tiba saatnya hari di mana mereka akan menghadiri sebuah acara pertemuan yang akan dihadiri oleh para pebisnis besar,
dan bisa juga dikatakan bahwa saat inilah saat-saat yang ditunggu oleh Saga dan adik-adiknya, saat ini Saga dan adik-adiknya terlihat tengah berkumpul di ruang keluarga mereka telah terlihat rapi dengan pakaian masing-masing,
" Sudah siap," tanya Saga
" Apakah Bram jadi pergi dengan kita kak," tanya Michael
" ya, tadi dia mengatakan akan datang jam tujuh, sekarang...... ," ucapan Saga terhenti saat mendengar suara deru mobil, lalu mereka langsung berjalan keluar,dan benar saja, terlihat mobil Bram telah terparkir tepat disebelah mobil milik Michael,
Bram turun dari mobil yang diikuti sang asisten, mereka berjalan mendekat kearah saga dan adik adiknya,
__ADS_1
" Bagaimana," ucap Bram
" sudah siap," ucap Saga, saga melihat kearah Rayhan, dan Rayhan langsung memberikan alat untuk Bram, dan Bram dan asistennya langsung menerima dan memakainya,
" ingat, untuk terus berkomunikasi," ucap Saga yang dibalas anggukan kepala dari mereka
" Dimana Stella dan anak anak," tanya bram
" ada, mereka sedang bermain di dalam Apa kau ingin melihat mereka dulu," tanya Saga kepada Bram, dan bram mengangguk kan kepalanya, kemudian dia berjalan memasuki mansion itu,
sedangkan Saga dan yang lainnya menunggu Bram di luar, tak butuh waktu lama bram pun keluar dari dalam, dan mereka langsung berangkat menuju ke acara tersebut,
setelah menempuh perjalanan,Sekitar empat puluh lima menit, mereka akhirnya sampai di gedung tersebut, mereka keluar dari mobil dan berjalan beriringan masuk ke dalam gedung tersebut setelah mereka melewati pemeriksaan mereka Langsung masuk ke dalam gedung itu,
saat mereka memasuki awal pertemuan mereka dapat melihat begitu banyak orang di dalamnya
__ADS_1
mereka pun langsung memilih tempat duduk yang menurut mereka nyaman, saat mereka tengah membicarakan tentang beberapa tender proyek yang tengah mereka kerjakan, tiba-tiba datang seseorang,
" Selamat malam tuan tuan," ucap orang tersebut, saga dan yang lainnya Langsung melihat ke arah orang yang memanggil mereka, orang tersebut langsung mengulurkan tangannya untuk menyalami saga dan yang lainnya,