Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
S2


__ADS_3

Sedangkan ditempat yang berbeda, lebih tepatnya di tempat adanya pesta, saat ini Rayhan, Dion, Michael, Adrian dan Bram, mereka saat ini tengah mempersiapkan diri untuk pertunjukan yang menarik, mereka melihat sekeliling,


mereka semua terus melihat situasi,tak lama terdengar suara dari alat yang mereka gunakan di telinga mereka, itu dari anak buah Michael, mereka memberikan informasi tentang kelompok orang yang ingin menghancurkan perusahaan mereka telah berkumpul di satu titik,


mereka pun akhirnya langsung meninggalkan area pesta, dan menuju titik dimana keberadaan mereka semua, mobil yang mereka tumpangi terus membelah jalanan, hingga akhirnya, mereka telah sampai di tempat tujuan,


mereka berjalan kearah yang telah ditunjukkan oleh anak buahnya, sementara itu, di titik dimana keberadaan mereka, terlihat anak buah Michael tengah mengawasi pergerakan mereka,


mereka melihat kedatangan bos mereka pun langsung memberikan informasi tentang orang orang tersebut,


." Bagaimana, apa sudah ada pergerakan," tanya Michael


" belum ada, tuan, mereka sepertinya tengah menunggu seseorang," ucap salah satu dari mereka di


" mereka tengah menunggu siapa," tanya Michael


" Entahlah tuan,kami belum dapat memastikan, siapa yang mereka tunggu," ucapnya


." lalu , apakah sudah ada kabar dari anak buahmu mengenai situasinya," tanya Michael, yang saat ini juga tengah melihat kearah bangunan yang berada di depan mereka,


terlihat di pintu masuk, terlihat beberapa orang, yang saat ini tengah berjaga, juga terlihat,di halaman depan bangunan tersebut ,


" mereka sudah menginformasikan bahwa, ada lebih dari dua puluh orang yang berjaga di luar bangunan tersebut tuan," ucapnya

__ADS_1


" lalu apakah yang lainnya sudah siap," tanya Michael


" sudah tuan, semua sudah diposisi masing-masing," ucapnya


Sedangkan Michael hanya mengangguk saja, lalu dia berjalan kearah yang lainnya,


" Bagaimana situasinya," Tanya Dion


" Johan bilang, mereka semua ada di dalam bangunan itu,tapi belum melakukan pergerakan," ucap Michael


" Apa maksudmu," ucap Dion bingung


" menurut Johan, mereka sepertinya sedang menunggu seseorang,tapi tidak tahu siapa yang mereka tunggu," jelas Michael


" seseorang," ucap Dion, sedangkan Michael hanya menganggukkan kepalanya


." Entahlah," ucap Michael, saat mereka tengah membahas masalah ini, dari arah belakang, terlihat seseorang yang berjalan mendekati mereka,


" Tuan,anak buah yang kita tempatkan di luar, memberikan kabar, bahwa ada beberapa mobil yang memasuki area ini," ucap Johan



" beberapa mobil," tanya Michael

__ADS_1



" benar tuan," ucap Johan



" Baiklah,mari kita lihat," ucap Michael,


mereka pun langsung menuju tempat persembunyian anak buah Michael, saat sampai di tempat tersebut, mereka langsung melihat kearah bangunan yang berada di dalam kedalaman hutan tersebut,


mereka melihat ada sekitar lima mobil, yang masuk ke dalam halaman bangunan tersebut, Tak lama kemudian keluarlah beberapa orang,


namun orang-orang tersebut hanyalah bodyguard saja, salah satu dari mereka, membuka pintu mobil, dan keluarlah seorang pemuda yang keluar dari mobil tersebut,


walaupun jarak mereka cukup jauh, namun, cukup jelas untuk Adrian dan Bram, mereka saling pandang, tanpa mengucapkan sepatah katapun, mereka berdua menyunggingkan senyum,


Bram pun langsung menelpon asisten pribadinya,


" Batalkan kerjasama kita dengan perusahaan **HM group**,"


setelah mengatakan itu, Bram pun langsung mematikan panggilan tersebut secara sepihak tanpa menunggu jawaban dari orang yang berada di sebrang telpon,


sedangkan orang yang tadi di telpon oleh Bram, hanya bisa menghela nafas panjang,

__ADS_1


." Begini amat jadi bawahan," ucap pemuda tersebut, dan langsung menjalankan tugas yang diberikan oleh bosnya itu


"


__ADS_2