Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Cinta seorang CEO 25


__ADS_3

Setelah rara beres mencuci piring dan merapihkan semuanya rara melihat jung won yang duduk di sofa menunggunya terlihat jung won tersenyum padanya dan kemudian rara menghampirinya


"apa presdir tidak akan pulang dulu mengemas pakaian dan keperluan lainnya untuk ke jepang?" tanya rara yang kemudian duduk tidak jauh dari jung won


"tidak aku akan mengemasnya denganmu nanti" ucap jung won santai


"aa..aappa? mengemasnya dengan saya?"


"ya apa kamu sudah siap?" tanya jung won sambil mendekatkan tubuhnya pada rara


"sa..saa..ya sudah berkemas presdir"


"baiklah kita pergi ke rumahku sekarang" ucapnya bangkit


"tapi saya harus ganti baju saya dulu tidak mungkin saya berpakaian seperti ini"


"baiklah sayang gantilah pakaianmu aku akan menunggu disini" ucap jung won yang langsung mencium pipi rara dengan lembut


rara yang kaget langsung berdiri dan berjalan menuju kamarnya untuk mengganti baju dan bersiap siap untuk berangkat


"kenapa dia selalu bersikap seperti itu, apa dia ingin membuatku mati berdiri?" gerutu rara sambil memegang dadanya merasakan detak jantungnya dan duduk di pinggir tempat tidurnya


jung won tersenyum setelah kepergian rara


"kenapa aku rasa aku sudah tergila gila padanya" ucap jung won sambil meletakan kepalanya di punggu sofa


setelah cukup lama rara bersiap dan mengemas sebagian pakaiannya lagi karena dia baru sempat mengemas sebagian pakaiannya


dia keluar dengan baju casualnya jung won pun melihatnya dan tersenyum


"apa kau sudah siap?" tanya jung won yang bangkit dari sofa dan mendekati rara


"iya saya sudah siap"


jung won memegang bahu rara dan mendekatkan wajahnya pada rara

__ADS_1


"berbicaralah biasa jika kita sedang berdua seperti ini, jangan mengucapkan kata saya anda dan presdir mengerti?"


"i..iiyya baiklah"


jung won tersenyum dengan jawaban rara dan kemudian memegang erat tangan rara merekapun berjalan menuju keluar apartmen jung won yang terlihat bahagia terus saja tersenyum manis melihat rara di sampingnya


"ada apa dengannya kenapa sekarang dia terlihat bahagia bahkan sekarang dia selalu tersenyum aku tidak lagi melihat sikap dinginnya" batin rara


merekapun memasuki mobil dan jung won membukakan pintu untuk rara dengan senyum manisnya rarapun masuk.


di dalam mobil jung won memasangkan sabuk pengaman pada rara yang jelas mendekatkan wajahnya pada rara


cupp


jung won mencium pucuk kepala rara


"kau sangat cantik" ucap lembut jung won


rara hanya terdiam mematung tanpa bisa menjawab


"ayo ikut denganku dan pilihkan pakaian untukku" ucap jung won sambil tersenyum


mereka sampai di tempat pakaian jung won yang terlihat tertata rapih dari mulai lemari untuk kemeja putih sampai jas dan juga dasi semua terlihat rapih.


rarapun langsung memilih baju dasi dan jas untuk jung won kenakan selama mereka di jepang karena cukup lama mereka berada di jepang nanti.


saat rara sedang memilih jam tangan jung won memeluknya dari belakang dan berkata


"apa kau mau jadi istriku?" tanyanya


sontak membuat rara dengan spontan membalik badannya menghadap pada jung won karena dia merasa kaget mendengar perkataan itu


"aa..aappa?" tanya rara kaget dan jung won hanya tersenyum melihatnya


"tenanglah sayang aku akan menunggu sampai kau siap" ucap jung won yang kemudian memeluk rara

__ADS_1


"aku sangat menyukaimu dan aku tidak mau terjadi apa-apa di antara kita" jung won pun membelai rambut rara


"tapi bahkan aku belum bilang ya akan menerima perasaanmu"


"tidak apa aku akan berusaha sebisaku agar kau mengatakan ya" jung won mengelus pipi rara


rara hanya tertegun tidak menjawab apa-apa


"tuhan apa perasaanku dengannya sekarang mulai tumbuh kenapa setiap dia berlaku seperti ini aku merasa tenang jika dekat dengannya" batin rara


"apa semua sudah siap? kita berangkat sekarang?" tanya jung won


"ya tentu"


jung won melangkah keluar dengan memegang tangan rara di depan rumah kwon sudah menunggu mereka


"silahkan tuan nona saya akan mengantar kalian menuju bandara"


rara hanya tersenyum pada kwon


merekapun masuk ke dalam mobil dan mobilpun melaju menuju bandara


sesampainya di bandara pegangan jung won tidak terlepas dari tangan rara merekapun berjalan melewati semua orang yang sedang mengantri masuk


"kenapa kita tidak ikut mengantri" batin rara


"silahkah tuan saya akan mengantar anda" ucap salahsatu karyawam disana


kemudian mereka berdua memasuki jet pribadi dengan bertuliskan won


"apa kita tidak menaiki pesawat komersil"


"untuk apa kita menaiki pesawat itu? apa pesawat ini tidak nyaman untukmu? kalu kau tidak merasa nyamam aku akan menggantinya"


"aappaa? ini bahkan lebih nyaman dari pesawat yang pernah aku naiki bagaimana bisa aku tidak nyaman berada disini" ucap rara, jung wom hanya tersenyum melihat rara

__ADS_1


tidak lama pesawatpun lepas landas menuju jepang


__ADS_2