
setelah mengatakan itu, Rayhan kembali fokus pada p*St*l, yang berada di tangannya, sedangkan orang yang baru tiba itu, langsung menyuruh anak buahnya yang ikut bersamanya, tadi, untuk masuk,
Saat melihat apa yang dia bawa, senyum terbit di wajah tampan Rayhan, walaupun hanya melihat sekilas, dengan mata tajamnya itu, sedangkan Bram,dia seperti tengah memikirkan sesuatu, dan itu tertangkap oleh saga,
Saga pun berdiri dari duduknya, dan berjalan mendekati mereka, dia memberi isyarat kepada anak buahnya, dan salah satu dari mereka keluar dari ruangan tersebut,
Saga memasukkan tangannya ke dalam saku celananya,dia mengambil satu pis*u dari anak buah nya,dan.
***Syuut ....***
***Jleeb*** ....
Pis*u, itu mendarat dengan sempurna diatas kepala orang tersebut, jika meleset sedikit saja, dapat dipastikan bahwa,pis*u itu, akan mengenai kepala orang tersebut, dan dapat dipastikan, bahwa orang tersebut akan langsung tewas,
Sedangkan orang yang menjadi objek dari lemparan saga tadi, langsung pucat,dan seluruh tubuhnya yang bergetar, meskipun tangan dan kaki mereka telah diikat, tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi, apalagi mata mereka dibiarkan terbuka, hanya mulut saja yang di lakban,
Sementara itu, anak buah saga dan yang lainnya, terlihat sangat menikmati hal itu, saga kembali mengambil satu pis*u, dan kembali melemparkannya,dan ,
__ADS_1
***Syuut .....***
***Jleeb*** ....
***Hahahaha***......
Mereka tertawa terbahak-bahak, melihat ekspresi wajah itu, apalagi,pis\* u itu, menancap persis di bawah se\*\*\*\*\*\*\*\*\*, orang itu, Bram yang sejak tadi, melamun pun, langsung melihat kearah mereka,dan dia cukup terkejut, dengan apa yang dia lihat,
Gila ....
setelah lemparan yang kedua, orang yang keluar, tadi telah kembali dengan membawa seember air, dan saat orang itu melewati bram,lagi lagi, pemuda tersebut dibuat terkejut, walaupun bukan pertama kalinya,dia mengikuti saga, dan bisa dikatakan bahwa dia juga sering melakukan hal ini kepada para musuhnya,tapi dia belum pernah, melakukan hal ini, kepada para musuhnya,
Dan saat ember itu ada ditangan saga, saga pun langsung menyiramkan air itu kepada orang yang baru saja tiba,itu namun dengan keadaan tidak sadarkan diri, dan bahkan saat ini, tangan dan kakinya sudah diikat, seperti orang orang tadi,
__ADS_1
***Byuuur*** ....
satu ember air, bahkan air itu sudah bercampur dengan es, mendarat sempurna diatas kepala orang tersebut,dan saat itu juga, orang tersebut langsung sadar,
Dia melihat sekeliling, dan nampak asing dengan ruangan tersebut, namun saat matanya melihat kearah saga dan adik adiknya, matanya langsung membola,
*" S\*\*\*, kenapa aku bisa ada disini, bukankah aku tadi berada di bangunan itu*," batin orang tersebut
Lalu, matanya menangkap sosok yang tadi sempat dia temui, sebelum tidak sadarkan diri, dan dia kembali terkejut saat melihat orang tersebut, yang tersenyum kearahnya,
Bukan senyum ramah, tapi lebih tepatnya senyum mengejek,
" *Bagaimana bisa orang itu ada, disini, bersama dengan dia, apakah mungkin dia adalah anak buah nya saga*," *batin orang tersebut*
Jelas orang yang dimaksud oleh orang itu adalah Dion, karena Dion yang menangkapnya, dan satu fakta menarik untuk disimak adalah,
Orang yang berada di ruangan itu, atau orang orang yang telah ditangkap oleh Rayhan dan yang lainnya, tidak, mengetahui, bahwa saga memiliki empat adik laki-laki,
Karena apa, saat anak buah orang tersebut, mencari informasi mengenai saga, orang suruhan itu, tidak mendapatkan apa-apa, selain saga yang berhasil mendirikan sebuah perusahaan, dengan usahanya sendiri, Dan tentu saja, karena nama belakang saga berbeda dengan nama belakang adik adiknya, jadi tidak ada yang mengetahui, bahwa saga dan adik adiknya, itu bersaudara,
__ADS_1
" ***Halo, Tuan Jhonatan Smith***," ucap saga penuh penekanan
Sedangkan orang itu, kembali terkejut, bagaimana mungkin saga mengetahui namanya, saga yang melihat reaksi yang ditunjukkan oleh orang tersebut, langsung tersenyum smirk,