Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Cinta seorang CEO 54


__ADS_3

Rara bejalan menuju kantor meninggalkan jung won dia melihat kesegala arah untuk memastikan tidak ada yang melihatnya.


sesampainya rara di lobby kantor rara bertemu min ha yang sedang menunggu lift


"hey kim"


"eh... min ha"


"emm.. ada apa dengan matamu kenapa kelihatan bengkak seperti itu?"


"oh ini emm ini mataku" ucap rara gugup


"ada apa kim apa kau habis menangis?"


"ah.. tidak eh iya aku habis menangis semalam aku menonton drama aku sedih melihatnya dan mataku sampai bengkak seperti ini"


"apa sesedih itu sampai matamu seperti ini?" ucap min ha yang mendekatkan wajahnya pada wajah rara untuk melihat bengkak di matanya, rara gugup dia takut jika min ha tidak mempercayainya


jung won tiba dan keluar dari mobilnya seperti biasa semua karyawan menyapanya dia berjalan menuju lift di ikuti oleh kwon


"selamat pagi presdir" ucap rara dan min ha


jung won melihat ke arah mereka


"selamat pagi"


"apa kau pergi ke kantor jalan kaki? tadi aku melihatmu berjalan kaki kesini?" ucap jung won yang tersenyum jahil pada rara


"oh.. emm saya tidak jalan kaki, tapi saya menggunakan taxi"


"apa benar begitu tapi tadi aku tidak melihatmu keluar dari taxi tapi dari mobil pribadi"


wajah rara mulai memerah dengan perkataan jung won dia takut min ha curiga atas perkataan jung won


"kenapa dia berbicara seperti itu apa dia sedang mengerjaiku di depan min ha" batin rara


"saya tadi menggunakan taxi dan saya turun di dekat kantor karena taxinya mogok dan terpaksa saya berjalan kaki kesini mungkin presdir salah lihat itu bukan mobil pribadi tapi itu taxi" ucap rara dengan membulatkan matanya pada jung won


"ada apa dengan matamu kenapa kelihatan besar sekali? apa kau habis menangis?"


"oh ini.. mata saya bengkak karena kemarin malam saya menonton drama hingga saya menangis dan bengkak seperti ini"


"apa kau tidak sedang menangisi seseorang?"

__ADS_1


"oh.. tidak presdir kebetulan saya tidak punya kekasih" ucap rara membalas perkataan jung won dengan dingin


"kenapa kau berbicara seperti itu? apa kau tidak takut kekasihmu mendengarnya dan marah padamu karena kau tidak mengakuinya" ucap jung won tersenyum tipis


rara tidak menjawab perkataan jung won dia hanya bisa menarik nafas dalam dan membuangnya kasar jung won yang melihat ekpresi rara hanya tersenyum puas dan tidak lama pintu lift terbuka


jung won masuk kedalam lift dan saat pintu lift mulai tertutup dan menyisakan celah sedikit jung won mengedipkan matanya pada rara dan tersenyum bangga, rara yang melihat hanya mengerutkan wajahnya karena dia merasa kesal


"ada apa dengan presdir kenapa bertanya seperti itu padamu?" ucap min ha yang langsung menyadarkan rara dan melihat ke arahnya


"ah.. aku tidak tau ada apa dengan dia" ucap rara sambil tersenyum dengan keterpaksaan


"apa benar yang presdir katakan tadi, apa kau punya kekasih? dan kenapa kau tidak menelponku untuk pergi ke kantor bersama kan aku bisa menjemputmu dulu jadi kau tidak usah jalan kaki"


"oh itu.. emm aku tidak mau merepotkanmu aku juga tidak tahu jika taxinya akan mogok seperti itu"


"baiklah lain kali jika kau kesulitan telpon aku saja jangan sungkan seperti itu"


"emm baiklah min ha kau memang temanku" ucap rara mencubit pipi min ha


"tapi jika memang aku ini temanmu kenapa kau tidak memberitahuku jika kau punya kekasih?"


ucapan min ha membuat ekpresi rara berubah menjadi diam kaget


"hahahah maafkan aku nanti akan ku kenalkan padamu tapi tidak sekarang" ucap rara mencoba tertawa di saat menegangkan seperti itu


"tapi apa boleh aku tau namanya?" ucap min ha polos


"hah..." rara menoleh ke arah min ha dan tidak lama pintu lift terbuka rara kemudian mencoba mengalihkan pembicaraan mereka


"pintu lift sudah terbuka sebaiknya kita cepat masuk karena pekerjaanku sangat banyak sekali" ucap rara yang langsung menarik tangan min ha masuk


di dalam lift rara berdiri terpisah dari min ha dan terhalang oleh beberapa orang, dia sengaja menghindar dari min ha agar min ha tidak terus memberikan pertanyaan padanya


"aku harap min ha tidak menanyakan lagi hal itu padaku" batin rara yang kemudian keluar dan berjalan menuju meja kerjanya


"kim tunggu aku, aku belum selsai bicara padamu" ucap min ha yang berlari kecil menyusul rara


"aku mohon jangan menanyakan hal itu lagi padaku, nanti akan ku kenalkan padamu sekarang aku harus fokus dulu pada pekerjaanku" ucap rara meninggalkan min ha tanpa memberikan kesempatan min ha untuk bicara dan berjalan cepat min ha yang melihat tingkah rara bingung di buatnya


"ada apa dengannya kenapa dia bersikap seperti itu?"


min ha kemudian berjalan menuju meja kerjanya dan melirik ke arah rara dengan tatapan bingungnya, terlihat rara mencoba tenang dan tetap menatap ke arah layar komputer kerjanya

__ADS_1


"aku harus bersikap biasa agar tidak menimbulkam kecurigaan orang terhadapku, dan presdir, kau awas saja" ucap rara yang sadar sedang di perhatikan oleh min ha


pagi itu rara sibuk dengan pekerjaannya dan seperti biasa membacakan jadwal untuk jung won dia selalu ikut menemani jung won meeting dan bertemu dengan klien rara sangat profesional akan pekerjaannya dan mengesampingkan hubungannya dengan jung won tapi jung won tidak dia sesekali menggoda rara dan membuat beberapa orang memperhatikan mereka tidak lama mereka selsai meeting dan waktu sudah menunjukan jam makan siang


"baiklah meeting selsai sampai disini, dan sekarang sudah waktunya makan siang" ucap jung won bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruangan di ikuti rara dan kwon.


tiba tiba handphone rara berbunyi ada panggilan masuk dari min ha


"hallo min ha ada apa?"


"kim aku akan menunggumu di kantin untuk makan siang" mendengar ucapan min ha rara melihat ke arah jung won dia teringat janji makan siang bersama


"min ha sepertinya aku akan makan siang di luar karena masih ada pekerjaan yang harus ku kerjaan dengan presdir, kau makanlah sendiri"


"ada apa kenapa kau tiba-tiba makan siang di luar bersama presdir? apa sekarang ada jadwal makan siang bersama klien?"


"iya masih ada jadwal makan siang dengan klien aku tidak bisa meninggalkannya"


"baiklah kalau begitu aku akan pergi makan siang sekarang"


"baiklah"


kemudian telpon di tutup jung won yang mendengarkan rara sedari tadi tersenyum dan berjalan menuju mobil di ikuti oleh rara


"masuklah? apa perlu aku bukakan pintu untukmu" ucap jung won yang melihat ke arah rara yang berdiri mematung


"ah tidak tidak aku akan membukanya sendiri" kemudian rara masuk ke dalam mobil di ikuti oleh jung won yang tersenyum melihat tingkah rara


mobilpun melaju menuju restoran di dalam mobil jung won kembali memegang tangan rara dan menciumnya


rara hanya melihatnya dengan tatapan dingin


"kenapa kau melihatku seperti itu?"


"aku yang harusnya bertanya padamu, kenapa kau berbicara seperti itu di depan min ha?"


jung won tersenyum melihat ekspresi kesal rara


"harusnya aku yang marah padamu karena kau tidak mengakui jika kau memiliki kekasih" ucap jung won dengan senyum liciknya


"aku tidak mungkin memberitahu min ha bisa bisa semua orang tahu nanti" mendengar ucapan rara jung won tersenyum dan mengusap rambut rara


"sampai kapan kau akan menyembunyikan hubungan kita?"

__ADS_1


"aku tidak tahu, aku belum siap jika mereka tahu hubungan kita"


__ADS_2