Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
S2


__ADS_3

mendengar hal itu, tentu saja, membuat mereka semua menjadi naik darah, tentu saja hal itu langsung dimanfaatkan oleh mereka, untuk kembali menyerang,


sedangkan di tempat yang gelap, terlihat seseorang yang telah memperhatikan jalannya pertarungan antar kelompok ( mafia ),


orang tersebut terlihat menyunggingkan senyum devilnya,


" kali ini, kalian tidak akan pernah bisa lepas dari genggaman tanganku,akan aku balas, setiap waktu yang dulu pernah hilang, karena perbuatan kalian," ucap orang tersebut,


Orang tersebut, masih berada di dalam gelapnya malam, sepertinya enggan untuk keluar dan membantu salah satu dari mereka,


Sedangkan di tempat lain, Stella terlihat membuka matanya, dan tidak melihat sang suami berada di sampingnya,


" kemana kak saga," ucap Stella,dia lalu meraih ponselnya, dan langsung menghubungi sang suami,


^^^" halo ", terdengar suara dari seberang telepon,^^^


" kak, kakak dimana," tanya Stella


^^^" maaf sayang,aku tadi dapat panggilan dari Adrian, katanya mendesak, jadi aku keluar, maaf, karena tidak memberitahukan mu," bohong Saga^^^


" haa, baiklah kak, kakak juga jangan terlalu larut,ini sudah lewat tengah malam," ucap Stella

__ADS_1


lalu saga melihat kearah jam yang melingkar di tangannya, ternyata memang benar,ini sudah lewat tengah malam,lalu dia melihat kearah depan, dia kembali tersenyum kecil


" baiklah sayang, aku janji, setelah masalah disini selesai, aku akan langsung pulang," ucap saga


" Baiklah, sampai nanti kak,"


" iya sayang,"


Sementara itu, di tempat Dion dan yang lainnya, mereka masih terlihat, saling menyerang, bahkan jika dilihat dari jumlah, jelas jumlah orang yang dibawa oleh Adrian lebih sedikit, dibandingkan dengan lawan mereka,


namun, jika dibandingkan dengan kemampuan, tentu saja, kelompok Adrian, jauh diatas mereka, terbukti dengan banyaknya jumlah korban dari musuh mereka,


" halo," ucap Adrian, namun karena kurangnya waspada, akhirnya pipi kiri Adrian terkena pukulan dari lawan


" S**t ",umpat Adrian,dan langsung men*****k k****a, orang yang telah berani memukul wajah tampannya


sedangkan orang yang menghubungi Adrian hanya tersenyum , jelas sekali bahwa orang tersebut seperti sengaja,


^^^" Bagaimana rasanya,hmm," ucap orang tersebut, dengan nada yang mengejek^^^


" Sangat menyebalkan, apa kakak tau, bagaimana reaksi Stella besok setelah melihat wajahku yang memar ini," ucap Adrian

__ADS_1


sontak saja, apa yang baru saja dikatakan oleh Adrian langsung membuat senyum diwajah saga langsung menghilang,


Berbeda dengan Adrian yang kini berganti dengan senyum diwajahnya,


^^^" hmm, dasar kau dengar, lakukan dengan cepat, istriku sudah menunggu ku dirumah," ucap saga^^^


Adrian yang mendengar hal itu pun langsung mengerutkan keningnya, bingung, bukankah kakaknya itu, saat ini, tengah berada di rumah,


Namun Adrian langsung melihat sekeliling, hingga tiba di satu titik, dia langsung mendengus sebal,


" Kenapa hanya menonton saja," ucap Adrian kesal


^^^" Kalian harus cepat menyelesaikan nya, dengan cepat,aku beri kalian waktu dua puluh menit, jika dalam waktu tersebut, ternyata kalian tidak mampu, untuk menyelesaikan nya,maka, kalian akan Aku suruh untuk turun ke lapangan secara langsung, apa kau dengar," ucap saga,^^^


Dan saga langsung menutup panggilan telepon tersebut, tentu saja, hal tersebut membuat Adrian langsung mengutuk kakaknya itu,


" lihat saja, apa yang akan aku lakukan besok,hmm," ucap Adrian kesal,


Adrian langsung mendekat ke arah Rayhan, dan membisikkan sesuatu, anehnya, posisi mereka berdua saat ini, masih dalam posisi bertarung,


namun mereka tidak terlihat kesulitan sedikitpun,maka jawabannya adalah itu semua karena bimbingan dari saga,

__ADS_1


__ADS_2