
Cukup lama mereka meeting di restoran tersebut, hingga waktu jam makan siang, setelah selesai makan siang, mereka melanjutkan kembali meeting mereka, hingga pukul setengah dua siang,
Lalu mereka kembali ke perusahaan masing-masing, saat memasuki lobby kantor, seorang wanita menghampiri keduanya,
" maaf pak, ada yang menunggu di ruang rapat," ucap sang wanita, dengan hormat
" Siapa," ucap tuan Pratama
" perusahaan dari Jerman pak,"
" Baiklah, saya akan segera kesana," ucap tuan Pratama, lalu dia langsung menuju tempat rapat, setelah memasuki ruangan tersebut, mereka melihat kearah orang yang sudah menunggu,
" Selamat siang tuan, ada yang bisa kami bantu, sampai anda sendiri yang harus datang kemari," ucap tuan Pratama
" langsung saja pada intinya, begini tuan, kami ingin mengajukan kontrak kerjasama dengan perusahaan Anda, dan ini proposal dan file, dari perusahaan kami, mohon diperiksa," ucap orang tersebut
Tuan Pratama langsung membuka dan mempelajari proposal dan file dari perusahaan Jerman tersebut, setelah beberapa saat kemudian, dia menutup file tersebut dan menatap mereka,
__ADS_1
" Baiklah tuan, saya perlu mempelajari proposal dan file ini, karena kami tidak bisa langsung membuat keputusan sendiri, karena seperti yang kalian ketahui, bahwa perusahaan kami memiliki prinsip dasar sendiri, jadi, kami harus melakukan rapat dengan beberapa dewan direksi dan komisaris utama perusahaan," ucap tuan Pratama
" Baiklah, saya mengerti tuan, baiklah kalau begitu kami permisi tuan," yang dibalas anggukan oleh tuan Pratama,
setelah itu, tuan Pratama memutuskan untuk pulang, karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah lima sore,dan hanya butuh waktu sekitar empat puluh lima menit, mobil yang dikendarai oleh tuan Pratama, sampai di mansion miliknya,
Dia berjalan masuk kedalam mansion, begitu memasuki rumah, dia langsung disambut oleh sang istri tercinta, yang tengah mengandung, dan usia kandungan sang istri sudah memasuki bulan kesembilan, dan itu artinya, tidak lama lagi, anak mereka akan lahir,
" kenapa kau berada di sini sayang," ucapnya
" aku sengaja menunggu mu pulang," jawabnya sambil tersenyum manis, lalu tuan Pratama menuntun sang istri untuk duduk di sofa panjang,
" hah, sebenarnya tadi perusahaan mendapat proyek kerjasama dengan perusahaan Jerman,"
" lalu, apa ada masalah,"
" masalahnya adalah, mereka ingin membeli 20% saham perusahaan,"
__ADS_1
" kenapa bisa begitu,".
" entahlah,"
" sebaiknya kamu segera mandi, karena sebentar lagi waktunya makan malam,"
" Baiklah,oh ya, dimana saga,aku tidak melihatnya dari tadi,"
" kau seperti tidak mengenal putramu saja, dia kalau jam segini, pasti ribut untuk pergi les,"
" baiklah kalau begitu,aku mandi dulu,"
Pagi hari di kediaman keluarga Pratama, mereka kedatangan tamu tak diundang , yang membuat tuan putra meradang, bagaimana tidak,yang datang ke mansion miliknya adalah adik sepupu dari tuan putra itu sendiri,
Adik sepupu tuan putra yang bernama arkan Pratama, walaupun dari keluarga Pratama,tapi sifat dan perilaku nya berbanding terbalik dengan keluarga Pratama,dia adalah seorang pemuda yang berusia 31 tahun,tapi belum menikah,
Karena arkan mencintai istri tuan putra yang bernama seila Ningrum,seila Ningrum sendiri, adalah sosok wanita yang sederhana,tapi kesederhanaan yang dia tampilkan, mampu membuat seorang putra Pratama jatuh cinta,
__ADS_1
bahkan arkan sepupu tuan putra pun juga mencintai seila, namun, hati kecil seila sudah terpaut untuk tuan putra, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah,dan hal itu membuat arkan bersumpah untuk merebut seila dari sepupunya itu,
bersambung.....