
sesampainya mereka di masion, Siska dibuat kagum dengan dekorasi yang ada pada mansion itu, Saat turun dari mobil dapat di lihat, gaya bangunan dan arsitektur yang sangat mengagumkan dan megah,
benar-benar mansion yang luar biasa, pikir Siska, cara menggenggam tangan Siska dengan lembut dan menariknya masuk ke dalam mansion, saat masuk ke dalam di ruang terdapat banyak sekali barang-barang mewah dan mahal,
para pelayan yang sedang berlalu-lalang tampak terkejut melihat kehadiran Siska benar-benar tidak percaya dengan apa yang mereka lihat melihat reaksi mereka pun dapat memaklumi dan tersenyum,
" perhatian semuanya, perkenalkan dia adalah Siska , atau... yang kita kenal sebagai Stella,"sontak saja perkataan sehingga membuat mereka semua terkejut mereka benar-benar tidak percaya bahwa wanita yang saat ini berada di depan mereka adalah nona mereka,
sedangkan mereka semua tahu bahwa Stella telah tiada beberapa tahun yang lalu jadi bagaimana mungkin wanita yang berada di hadapan mereka adalah Stella melihat keraguan di wajah mereka pun kembali meyakinkan mereka,
" jika kalian masih tidak percaya aku dapat membuktikan semua perkataan ku, seperti yang kita tahu bahwa setelan memiliki tanda lahir bukan," ucap Saga yang dibalas anggukan kepala oleh mereka,lalu Saga membuka anak rambut Stella yang berada di telinganya,
mereka langsung dapat melihat tanda lahir tersebut, mereka langsung membulatkan mata mereka, tangis haru para pelayan wanita,dan juga pelayan pria tidak dapat terelakkan,
mereka benar-benar tidak percaya, bahwa wanita yang saat ini berada di depan mereka adalah nona mereka,tak lama adik adik Saga datang, mereka sangat bahagia melihat keberadaan stella yang ada di mansion,
" kapan kamu datang," ucap Rayhan dengan berjalan mendekati Stella dan langsung memeluk Stella
" Belum lama, kalian sudah pulang kantor jam segini," tanya Stella, sambil melihat kearah jam tangan nya
__ADS_1
" Iya,kami harus pulang, karena adik kesayangan kami ada di mansion ini," ucap Michael
" kau akan menginap malam ini," tanya dion
" Tidak,aku hanya mampir sebentar, karena diajak oleh kak saga," jawab Stella hati hati,dia takut akan melukai hati kakak nya,
" oh begitu," jawab mereka berempat dengan lirih, ada sedikit rasa sedih, karena Stella tidak dapat bermalam di mansion ini,
mereka terpaksa harus mengatakan pada Stella bahwa dirinya dan Saga adalah sepasang kekasih, dan akhirnya mereka bertunangan belum lama ini,
Tapi mereka juga bahagia melihat dua orang yang mereka sayangi dapat bersatu, saga tahu reaksi mereka akan seperti ini,dan dia juga melihat Stella seperti merasa bersalah akan hal itu, diapun berkata,
" sudahlah, lagipula sebentar lagi,dia akan segera tinggal di sini bersama dengan kita lagi seperti dulu, jadi untuk apa bersedih," ucap Saga
" lalu bagaimana dengan persiapan nya kak, apakah sudah selesai," tanya Michael
__ADS_1
" sudah 85%, " ucap Saga, Michael langsung mengangguk
" lalu bagaimana dengan gaun pengantin nya, apakah sudah dicoba," tanya Dion
" sudah," ucap Saga
" Apakah ada yang kurang," tanya Rayhan
" aku rasa, itu sudah cukup, tidak ada yang kurang," ucap Saga
mereka langsung mengangguk
Bersambung......
__ADS_1