
"tunggulah di sana aku akan mamasak makan siang untukmu" ucap rara yang langsung menunjuk meja makan ketika baru saja sampai di apartemen
"apa kau tidak merasa lelah?"
"tidak" rarapun berjalan menuju dapur dan mulai mengambil bahan makanan di kulkas
"apa tidak sebaiknya kita memesan makanan dari luar jadi kau bisa istirahat?"
"tidak usah aku akan membuatkanmu sup ayam karena cuaca mulai dingin sekarang, tunggulah dan jangan banyak bicara"
"hmm baiklah nyonya park" ucap jung won yang kemudian duduk di kursi makan yang tidak jauh dari tempat rara sedang memasak jung won hanya memandangi rara dan melihat setiap geral gerik rara
"kenapa aku sangat mencintainya, aku bahkan takut jika dia akan meninggalkanku nanti" batin jung won
ting tong
bel apartemen berbunyi
"siapa yang datang apa itu kwon?"
"bukalah cepat" ucap rara pada jung won
"aku tidak mau aku masih ingin melihatmu sekarang"
"hey cepatlah sana buka"
dengan terpaksa jung won berjalan menuju pintu dan membukanya
"ayah ibu kalian sudah disini?" ucap jung won yang ternyata yang datang adalah tuan park in jug dan park bo young
__ADS_1
"kau ini orangtua mu datang dan kau lama sekali membukakan pintu, bagaimana jika kita mati kedinginan di depan pintu" ucap tuan park
"sudahlah sayang jangan seperti itu pada jung won. anakku tampan sekali" ucap nyonya park yang mengelus pipi jung won.
sementara tuan park masuk ke dalam apartemen dan berjalan menuju ruang tengah
"apa semua orang menginap disini kenapa kelihatan sepi?" ucap tuan park
"tidak mereka menginap di hotel aku disini hanya berdua dengan nona kim" ucap jung won polos.
kedua orang tuanya pun berbarengan menatap jung won dengan tatapan kagetnya
"apa kau bilang? hanya berdua dengan nona kim?" ucap tuan park
"wah wah anak ibu ternyata dengan kekasihnya disini, kenapa tidak bilang pada ibu jika tau nona kim ada disini denganmu ibu akan lebih awal kesini" ucap nyonya park senang
memang nyonya park sudah mengetahui jika jung won menyukai rara dia bahkan sudah pernah melihat rara karena dia secara diam-diam mengikutinya dan menyuruh orang untuk mencari tau tentang rara.
"ayahmu hanya bilang dia wanita cantik pintar dan telaten tapi ibu ingin melihatnya sendiri" ucap nyonya park dengan tersenyum senang
"dia ada di dapur sedang memasak makan siang"
"apa? apa dia bisa memasak? aku akan melihatnya" nyonya park berjalan menuju dapur yang di ikuti oleh jung won dan tuan park.
mereka melihat rara yang masih sibuk menyiapkan makan siang sup ayam ginseng dan beberapa makanan lain karena cuaca sangat dingin, rara tidak menyadari jika dia sedang di perhatikan oleh nyonya park dan tuan park. sampai dia hampir menyelsaikan semuanya
"kenapa si bodoh itu tidak kembali lagi setelah membuka pintu" gerutu rara pelan tapi terdengar oleh tuan park jan nyonya park yang langsung menahan tawa mereka, tapi lain dengan jung won yang terlihat kesal
"hey kau kenapa kau memanggilku bodoh?" ucap jung won. rara tidak memperdulikan ucapan jung won dia hanya fokus pada masakannya yang hampir selesai
__ADS_1
"huh akhirnya selesai juga" ucap rara yang masih belum menyadari keberadaan tuan dan nyonya park
"kenapa kau lama sekali membuka pintu dan baru kem....." ucapan rara tertahan saat membalikan badannya dan melihat tuan dan nyonya park di belakangnya yang mungkin dari tadi memperhatikannya
"se..se..selamat siang tuan park dan nyonya park" ucap rara membungkukan badannya
"wah wah wah aromanya menggoda sekali" ucap nyonya park yang berjalan menuju makanan yang di siapkan rara
"si..sii..silahkan duduk nyonya dan tuan saya akan menyiapkan makan siangnya untuk kalian" ucap rara gugup
"kebetulan sekali ayah dan ibu belum makan siang" ucap tuan park pada rara yang kemudian tersenyum, rarapun tersenyum dan mengambil beberapa makanan yang tersisa untuk dia siapkan di meja makan. dan ketika rara hendak pergi menuju dapur
"hey ini sudah cukup kau duduk saja disini" ucap nyonya park yang kemudian menarik tangan rara dan menyuruhnya duduk di sampingnya berhadapan dengan jung won
"ba..ba..baiklah" ucap rara yang kemudian duduk di samping nyonya park
"kau sangat cantik dan pintar, pantas saja jung won menyukaimu" ucap nyonya park yang menatap rara dan menyentuh tangannya kemudian tersenyum jung won hanya tersenyum mendengar apa yang ibunya katakan
"mari silahkan" ucap rara menyuruh mereka makan
"apa rasanya enak atau tidak ya, kenapa aku jadi merasa gugup seperti ini" batin rara
merekapun makan
"wow ini enak sekali, ini seperti masakan yang ibu buat bahkan sangat mirip" ucap tuan park yang mencicipi sup ayam
"ya kau benar sayang, dia begitu pintar memasak masakan korea" nyonya park kemudian tersenyum melihat rara
rara hanya tersenyum mendengar pujian tuan dan nyonya park karena dia merasa sangat gugup sekali. kemudian mereka melanjutkan makan sampai makanan yang rara buat habis tidak tersisa
__ADS_1