
Baik Saga maupun keempat adiknya, sangat terkejut dengan kedatangan orang yang berada di depan pintu masuk mansion mereka, karena setahu mereka, orang tersebut sudah menetap di luar negeri,tapi mengapa sekarang dia ada di sini, itulah pertanyaan yang muncul di benak mereka,
sedangkan Stella, dia hanya diam dan menatap bingung wajah terkejut suami dan kakak kakaknya, ada apa dengan mereka, kenapa wajah mereka nampak sangat terkejut,
" Saga ," panggil orang tersebut sekali lagi, Stella yang melihat tingkah aneh suaminya langsung berjalan menuju kearah suaminya dan langsung menyentuh tangan saga,
" Kak," ucap Stella lembut, saga langsung tersentak kaget karena sentuhan lembut dari sang istri , dia mengalihkan pandangannya pada sang istri, dia kemudian tersenyum dan membalas genggaman tangan itu dengan lembut, lalu saga pun langsung berjalan beriringan dengan sang istri untuk menemui orang tersebut,
Michael dan yang lainnya yang melihat saga berjalan mendekati orang tersebut juga ikut mendekat, setelah berada di depan orang tersebut, mereka hanya melihat dengan tatapan bertanya, mengapa dia berada di sini, namun sesaat kemudian akhirnya pertanyaan tersebut
" Saga, dimana Clara," ucap orang tersebut, yang membuat alis pemuda itu naik,
" Apa maksudmu," ucap Saga
" aku tahu, kalau Clara berada di sini, sekarang katakan dimana Clara, dimana Clara saga," ucapnya menuntut jawaban saga
Stella semakin mengeratkan genggaman tangannya pada tangan sang suami, saga menoleh ke arah sang istri dengan tatapan lembut, seolah berkata " semua akan baik-baik saja, ada aku disini " Stella yang melihat tatapan sang suami langsung menganggukkan kepalanya,
" Dimana Clara, dimana putriku saga," ucapnya lagi, orang tersebut sangat geram karena merasa dirinya diabaikan oleh mereka semua, bagaimana tidak, dirinya menanyakan keberadaan sang putri tercinta pada mereka, namun, tidak ada satupun jawaban yang keluar dari m\*\*\*\* mereka, dan yang membuat nya semakin geram adalah, saat melihat saga menggenggam tangan wanita yang berada di sampingnya itu,
__ADS_1
***catatan author,:
( helo, siapa anda tuan,🤨🤨,main larang larang saga pegang tangan Stella lagi🤔🤔,huuu😜😜*** )
" Tuan Eric, tolong jaga nada bicara anda, disini,kami adalah tuan rumah, jadi, tolong jaga sopan santun anda disini, apalagi disini ada anak kecil, saya khawatir, ucapan anda akan berdampak negatif pada mereka berdua nanti," ucap Michael yang sedari tadi diam
Lalu pandangan mata tuan Eric beralih ke arah kedua anak kecil yang berada di atas sofa yang berada di dalam ruangan tersebut, terlihat ada dua anak laki-laki dengan wajah yang sangat tampan dan juga mirip ( kembar),
dan dia juga langsung melihat kearah saga dengan mengerutkan kening, karena dia melihat ada kemiripan antara saga dan kedua anak tersebut,
" Anak siapa mereka," Tanya tuan Eric
" Apa maksudmu saga," teriak tuan Eric
" mereka adalah anak-anak ku," jawab saga tegas
__ADS_1
" kau jangan main main dengan ku anak muda," ucap tuan Eric
" Apakah aku terlihat main main," jawab saga
" itu berarti,kau sudah menikahi putriku tanpa izin dariku, begitu maksudmu," ucap tuan Eric dengan percaya diri, Stella yang mendengar perkataan tuan Eric, langsung mencengkram erat tangan sang suami,dan saga, yang merasa genggaman tangan dari sang istri semakin kuat, dia langsung melihat kearah sang istri, dapat dilihat nya bahwa sang istri sedang menahan air matanya,dan itu membuat nya sangat marah, bahkan sekarang rahangnya mengeras, dan tangannya yang lain mengepal kuat, sedangkan keempat orang yang berada di dekat mereka langsung tertawa karena perkataan tuan Eric,
" pfffft, hahahaha", pecah sudah tawa keempat orang yang sedari tadi diam, tuan Eric melihat kearah mereka dengan heran, apakah ada yang salah dengan ucapannya
" apa yang kalian tertawakan," ucap tuan Eric
." KAU," jawab mereka serempak
" Apa maksud kalian," tanya tuan Eric
__ADS_1
." Apa anda pikir , bahwa keponakan kami ini, adalah anak dari putri anda yang tidak tahu malu itu,hah ,.." ucap Dion dengan nada meremehkan