Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Tuan Aditama dan Bram


__ADS_3

di sebuah lorong rumah sakit terlihat ada dua orang lelaki yang berbeda usia tengah berjalan menyusuri lorong tersebut menuju ke sebuah ruangan,


mereka berdua terlihat sangat khawatir, bagaimana tidak, saat mereka tengah menuju ke kantor mereka, mereka mendapatkan telepon dari pihak rumah sakit ,


dan mengatakan bahwa anggota keluarga mereka yang bernama Fransiska Aditama masuk rumah sakit, lalu mereka pun melajukan mobil mereka menuju rumah sakit dan di sinilah mereka sekarang salah satu rumah sakit terbesar yang berada di kota tersebut,


saat mereka hampir sampai di ruangan tersebut mereka dapat melihat seorang pemuda yang terlihat khawatir menunggu di ruang tunggu, mereka pun berjalan dan menghampiri pemuda tersebut,


"apa yang terjadi pada putri saya,"ucap pria paruh baya tersebut, saldo yang mendengar ucapan pria tersebut berkhasiat dia sangat terkejut dengan datangnya dua lelaki beda usia itu,


"katakan apa yang terjadi pada adikku," tanya pemuda tersebut, Saga semakin mengerutkan keningnya, mereka bilang Putri dan adik apa yang terjadi


Saga hendak membuka suaranya terdengar dari arah belakang beberapa langkah kaki yang terdengar sangat tergesa-gesa,


" kakak," ucap mereka serempak, mereka bertiga pun melihat ke arah belakang dan nampak 4 orang pemuda dengan wajah khawatir dan sedikit berlari,

__ADS_1


Dua pria berbeda usia tersebut mengerutkan keningnya ,karena melihat 4 orang itu karena 2 di antara mereka mereka mengenalnya, ya mereka adalah tuan Aditama dan juga putranya yang yang tadi bertemu dengan mereka berdua untuk menyelesaikan kontrak kerjasama mereka,


" Tuan Aditama, Tuan Bram, kalian ada di sini,"tanya Adrian heran


" iya ,kami mendapat kabar bahwa anggota keluarga kami masuk rumah sakit, makanya kami langsung datang kemari," jawab Bram


Adrian Dan Rayhan pun hanya menganggukkan kepalanya, lalu mereka pun juga mendapatkan pertanyaan dari kedua orang tersebut,


"kalian sendiri ,sedang apa disini,"tanya Bram


kedua pria beda usia tersebut pun hanya mengangguk dan saat hendak melanjutkan pertanyaan tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka mereka pun melihat kearah pintu tersebut dan tampak seorang dokter yang keluar kemudian mendekat kearah dokter


"keluarga pasien,"ucap dokter tersebut


"saya dok,"ucap mereka serempak, tidak hanya dokter dan perawat yang ada di sana, mereka bertujuh pun sama-sama kagetnya dan terkejut, bagaimana bisa mereka menjawab serempak seperti itu apa yang terjadi di sini

__ADS_1


"maaf yang mana keluarga pasien yang sebenarnya,"tanya dokter tersebut dengan kebingungan,


merekapun saling pandang dan masih dalam keheranan tapi akhirnya tuan Aditama menjawab,


"kami semua adalah keluarganya,"jawab tuan Aditama, sontak saja jawaban dari tuan Aditama membuat mereka Langsung melihat ke arah tuan Aditama, dokter tersebut mengangguk paham dan mulai menjelaskan keadaan pasien


saat dokter tengah menerangkan keadaan pasien Tuan Aditama melihat ke arah mereka berenam karena tuan Aditama yakin mereka semua pasti masih bingung dengan jawaban dari tuan Aditama yang diberikan kepada dokter,


mengapa tuan Aditama bisa berkata seperti itu karena Tuan Aditama sendiri yakin ini pasti ada hubungannya dengan masa lalu dari putrinya tersebut, karena biar bagaimanapun putrinya saat ini adalah anak angkat darinya karena putrinya mengalami amnesia,


walaupun diakui dia dan putranya Bram sudah sangat menyayangi keluarga angkat mereka itu, tapi biar bagaimanapun gadis itu tetap memiliki keluarga yang sesungguhnya keluarga kandungnya,


Tuan Aditama melihat ke arah putrannya yang tengah fokus mendengarkan penjelasan dari dokter, dia sendiri juga tidak yakin dengan keputusan yang diambil karena melihat kedekatan Bram dan juga Siska Putri angkatnya dia seperti melihat putrinya hidup kembali karena dengan kehadiran Putri angkat yaitu putranya Bram kembali seperti dulu,


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2