Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Cinta seorang CEO 31


__ADS_3

Di dapur rara terdiam dia memikirkan kenapa tadi dia membalas ciuman jung won


"aaaarrrggghhh kenapa aku bodoh sekali, apa yang tadi aku lakukan apa aku mulai terhanyut dengannya?"


"oh tuhan ada apa denganku" ucap rara yang kemudian menutup mukanya dengan kedua tangannya


tiba-tiba terasa ada sesuatu yang menyentuh pinggang rara dari belakang, rara membuka matanya dan melihat tangan jung won sudah melingkar di pinggangnya seketika rara menengok ke belakang terlihat jung won tersenyum padanya


"ka..kaa..kau, jangan seperti ini"


"kenapa kenapa aku tidak boleh memelukmu seperti ini?"


"aku tidak terbiasa" ucap rara sambil membalikan lagi kepalanya dan melihat ke arah depan


"nanti juga akan terbiasa" ucap jung won yang langsung mencium kepala belakang rara


"duduklah aku akan membuatkanmu sarapan"


jung won menarik punggung rara agar dia menghadap padanya


"sudahlah kita sarapan di luar saja, kau tidak usah memasak kita akan cari sarapan di luar dan berjalan-jalan" ucap jung won sambil mengusap lembut pipi rara


"ta..taa..tapi"


"tidak ada penolakan lagi, sekarang gantilah bajumu kita akan segera berangkat, aku juga akan mengganti bajuku sekarang" jung won kemudian mencium pucuk kepala rara dan tersenyum berjalan menuju kamarnya


"apa yang dia lakukan kenapa dia selalu saja membuatku merasa tersudut seperti ini" ucap rara yang memandang kepergian jung won


rara pun berjalan menuju kamarnya untuk mengganti pakaiannya


"aku harus memakai baju apa? aku sangat bingung" ucap rara sambil menundukan kepalanya dan berjalan menuju lemari pakaian tempat dia menyimpan pakaian yang dia bawa, dia memilih baju itu satu persatu dan berhenti di salah satu baju dress santai yang cantik dengan motif bunga kecil berwarna pink muda


"aku rasa aku pakai baju ini saja" kemudian rara mengambil baju itu dan memakainya dia mulai merapihkan rambutnya dia mengepang rambutnya dengan kepangan longgar yang terkesan sedikit acak-acakan dengan poni depan yang sedikit tidak beraturan kemudian rara menggunakan lipstick warna pink muda yang membuat wajahnya terlihar segar, dan dia berjalan keluar kamar menggunakan sneakers putih


jung won yang telah selesai terlebih dahulu duduk menunggu rara di ruang tengah


"apa kita akan berangkat sekarang?" ucap rara kemudian membuat jung won membalik badannya, jung won menatap rara yang terlihat sangat cantik menggunakan dress bermotif bunga di atas lutut yang membuat kaki jenjangnya terlihat. kemudian jung won bangkit dan berjalan mendekati rara


"tentu, tapi kenapa kau sangat cantik" ucap jung won dengan mengusap pipi rara, rara yang mendengarnya tersipu malu membuat wajahnya sedikit memerah

__ADS_1


kemudian jung won memegang tangan rara dan berjalan keluar apartemen menuju mobil yang akan mereka naiki.


sekarang jung won yang menyetirnya sendiri tanpa di antar oleh supir yang biasanya mengantar mereka. seperti biasa jung won memakaikan sabuk pengaman yang otomatis mendekatkan wajahnya pada rara dan


cupp


jung won mencium bibir rara, rara hanya diam dan jung won pun tersenyum


"apa kau sudah siap?"


"ya"


mobilpun berjalan menuju kopi shop yang ada di kota tokyo tidak lama mereka sampai dan kemasuki kopi shop itu


"selamat pagi, mari silahkan" sapa pelayan kopi shop tersebut. kemudian mereka berjalan menuju tempat kosong yang ada disana, rara duduk berhadapan dengan jung won. pelayanpun memberi mereka daftar menu


"silahkan"


"terimakasih" ucap jung won


"kau ingin memesan apa? apa kau mau kopi latte?"


"baiklah kalau begitu kita akan memesan kopi latte dan sandwich daging asap, apa ada lagi yang lain yang kau mau?" ucap jung won sambil melihat rara


"apa aku boleh meminta telur mata sapi sosis panggang dan orange jus" ucap rara sedikit pelan karena dia malu jung won yang melihatnya hanya tersenyum dan berkata


"apa kau akan meminum latte dan juga orange jus?"


"tidak tidak aku tidak ingin latte aku hanya ingin orange jus" ucap rara yang kemudian menundukan kepalanya


"baiklah kalau begitu aku akan pesankan untukmu" ucap jung won yang langsung mengusap kepala rara dengan tersenyum padanya


pelayan yang sedari tadi menunggu mereka kemudian pergi untuk membuatkan pesanan


"kenapa kau terlihat malu?" tanya jung won


"aku malu karena aku memesan banyak makanan" ucap rara sambil terus menundukan kepalanya


"hey apa yang kau katakan aku mencintaimu, dan kita sepasang kekasih bukankah sepasang kekasih harus menerima kekurangan dan kelebihan pasangannya" ucapan jung won kemudian membuat rara menganggat kepalanya dan melihat pada jung won dengan tatapan nanar

__ADS_1


kemudian jung won mengambil tangan rara dan mencium punggung tangan rara


"saranghae" ucapnya sambil tersenyum


tidak lama pelayan datang membawa pesanan mereka rara antusias melihatnya


"kelihatannya mereka sangat menggoda selera makanku" ucap rara melihat makanan yang di pesannya, jung won hanya tersenyum mendengar rara berkata seperti itu


"silahkan dan selamat menikmati" ucap pelayan dengan ramah


"terimakasih" ucap rara


pelayanpun berlalu meninggalkan mereka


"makanlah dan habiskan semuanya" ucap jung won


"apa kau pikir aku ini gozilla bisa menghabiskan makanan sebanyak ini sendiri, kau harus membatuku menghabiskannya" ucap rara memandang sinis jung won


"iya iya baiklah aku akan membantumu menghabiskannya"


merekapun mulai menyantap makanan itu dan tidak lama rara sudah merasa sangat kenyang tapi makanannya masih tersisa


"aku rasa aku sudah kenyang tapi makanan ini masih tersisa, aku kira porsinya sedikit tapi ternyata aku salah"


"ya sudah tidak usah di habiskan" ucap jung won santai. rara yang menatapnya kemudian berkata


"kau hanya memakan sandwichmu dan lattemu saja sementara aku memakan sandwich sosis panggang dan telur ini? jadi sekarang kau yang harus menghabiskannya" ucap rara yang kemudian mendekat pada jung won dengan mengerutkan dahinya


"hey apa yang akan kau lakukan padaku?"


rara tidak menggubris pertanyaan jung won dia lalu menyuruh jung won membuka mulutnya


"aaaaaa aaaaaa cepat buka mulutmu aaaaa"


"aku tidak mau aku sudah kenyang"


"tadi kau bilang akan membantuku menghabiskannya"


kemudian rara mencubit tangan jung won yang membuat jung won kesakitan dan reflek membuka mulutnya dan hap rara memasukan sosis ke dalam mulut jung won

__ADS_1


"makanlah dan habiskan" ucap rara tertawa puas


__ADS_2