
"apa maksudmu? ini apartemenku, jadi aku bisa sesuka hatiku kapan aku ingin pergi kesini" ucap jung won santai melihat ke arah rara
"baiklah kalau begitu silahkan lanjutkan, aku akan pergi dari sini" ucap rara berjalan meninggalkan jung won, tapi jung won menarik tangan rara yang membuatnya menoleh ke arah jung won
"lepaskan, kenapa kau selalu menarik tanganku"
"hey, ada apa denganmu kenapa selalu berusaha menghindariku?"
"aku tidak menghindarimu aku hanya sedang tidak ingin bertemu denganmu"
"maafkan aku kim, aku tidak bermaksud menyakiti hatimu, aku dan dia tidak ada hubungan apapun aku hanya mencintaimu saja tidak yang lain percayalah"
rara tidak menjawab perkataan jung won dia hanya menatap jung won dengan nanar, jung won langsung memeluk rara dan mengusap rambutnya
"aku mohon maafkan aku, luna memang dia selalu bersikap berlebihan padaku aku sudah memintanya untuk tidak lagi menggangguku, aku ingin kau tidak menghindariku lagi karena aku tidak suka itu" ucap jung won yang langsung mencium pucuk kepala rara
"sekarang kita sarapan dulu aku sudah menyiapkan sarapan untukmu, aku membuat sandwich kesukaanmu dan orange juice" ucap jung won mengelus lembut pipi rara dan memegang tangannya agar dia ikut berjalan bersamanya menuju tempat makan
"kau duduklah disini aku akan membawakan sandwich untukmu"
rara tidak menjawab akan perkataan jung won dia hanya menatapnya dari tadi
"ini makanlah, nanti kita pergi ke kantor bersama"
"ah.. kita tidak usah pergi bersama aku tidak ingin semua mata melihatku dan membicarakanku lagi, aku akan pergi ke kantor menggunakan taxi" ucap rara menatap pada jung won
"tidak kita akan tetap pergi bersama"
"aku mohon padamu"
"tidak aku tidak akan membiarkanmu pergi menggunakan taxi, kenapa kau ingin menyembunyikan hubungan kita? jika mereka tau hubungan kita mereka tidak akan berani membicarakanmu lagi"
"tidak kau tidak akan mengerti maksudku, aku mohon padamu biarkan aku pergi sendiri"
"aku tidak akan mengerti jika kau tidak menjelaskannya padaku"
"jung won aku mohon padamu" ucap rara memegang tangan jung won
"baiklah kau akan pergi naik taxi jika kita sudah dekat dengan kantor, aku akan tetap mengantarmu"
"apaaa? itu sama saja"
"baiklah jika tidak mau aku akan mengantarmu sampai ke dalam kantor"
"tidak tidak, baiklah jika seperti itu aku akan turun dari mobilmu dan menaiki taxi jika sudah dekat dengan kantor" ucap rara lemas
"nah begitulah anak manis kau menurut padaku" ucap jung won mengelus pipi rara
__ADS_1
selsai mereka sarapan rara masih sibuk melihat ke arah cermin
"bagaimana aku berbicara pada min ha jika mataku masih bengkak seperti ini, pasti dia akan bertanya padaku"
jung won melangkah menghampiri rara
"ada apa? kenapa kau terus melihat wajahmu di cermin?"
"apa mataku terlihat aneh?"
"matamu tidak aneh, matamu bulat seperti buah ceri dan terlihat sangat cantik yang membuatku menyukaimu karena melihat sorotan mata coklat itu" ucap jung won tersenyum tapi rara memukul tangan jung won
"aku tidak sedang ingin bercanda denganmu, aku bertanya serius" ucap rara kesal jung won hanya tersenyum dan memegangi tangannya
"huuuhhh bagaimana aku menutupi mataku yang bengkak seperti ini dari orang-orang" ucap rara tertunduk
"apa perlu bantuanku untuk menjelaskan pada mereka?" ucap jung won berbisik pada telinga rara
"kau itu.. aku tidak butuh bantuan mu" ucap rara pergi meninggalkan jung won yang sedang tersenyum jahil padanya
"hey tunggu aku, aku ini kekasihmu kenapa kau selalu meninggalkanku dan berjalan sendiri seperti itu?"
rara tidak menghiraukan perkataan jung won dia tidak menoleh sedikitpun pada jung won dan terus berjalan keluar menuju lift, kemudian jung won menarik tangannya yang membuat tubuh rara dengan cepat mengahadap pada jung won yang langsung mencium bibirnya, rara terlihat kaget dengan perlakuan jung won yang mencium bibirnya di depan orang yang sedang menunggu lift, setelah orang itu masuk kedalam lift rara mendorong tubuh jung won dengan sangat kuat
"apa yang kau lakukan? apa kau lihat orang tadi melihat ke arah kita"
lift pun terbuka jung won menarik tangan rara dan memegangnya sangat erat
sesampainya mereka di lobby apartemen jung won dan rara berjalan menuju mobil yang telah menunggunya
"silahkan presdir mobil sudah siap" ucap kwon yang sudah menyiapkan mobil untuk jung won dan rara
"terimakasih" ucap jung won kemudian membuka pintu mobil untuk rara, rara masuk ke dalam mobil. didalam mobil jung won seperti biasa memakaikan sabuk pengaman dan tidak lupa mencium bibir rara
cuppp
jung won mencium bibir rara dan tersenyum padanya
"kenapa dia suka sekali menciumku? apa dia punya kelainan" batin rara
mobilpun meninggalkan apartemen rara dan melaju menuju kantor
"nanti kita makan siang bersama, aku ingin makan siang denganmu"
"appaa? aku tidak bisa" ucap rara
"kenapa tidak bisa? apa kau tidak mau makan siang bersamaku?"
__ADS_1
"tidak bukan begitu aku hanya tidak mau orang-orang kembali curiga padaku"
"baiklah kalau begitu aku akan memberitahu mereka hari ini agar mereka menjaga sikapnya padamu"
"hey jangan lakukan itu kau kan sudah berjanji padaku"
"ya aku tidak lupa janjiku tapi jika mereka seperti itu padamu aku tidak akan segan untuk memberikan pelajaran"
"sudahlah jangan seperti itu, kita makan siang bersama nanti" ucap rara yang langsung mengubah ekpresi wajah jung won menjadi tersenyum dan mengelus rambut rara
"baiklah tuan putri aku sangat senang sekali"
tidak lama mereka hampir sampai di kantor
"sudah berhenti disini saja, aku akan mencari taxi disini"
"tidak disini terlalu sepi"
"sepi bagaimana disini banyak orang yang sedang menuggu bus"
jung won tidak menghiraukan perkataan rara dia terus melajukan mobilnya
"sudah disini saja berhenti, sudah hampir sampai ke kantor"
"tidak disini tidak akan ada taxi" ucap jung won mencari alasan
"tidak ada taxi bagaimana disini begitu banyak taxi" jung won masih tidak menghiraukan perkataan rara yang melihat keluar mengarahkan pandangannya ke semua taxi yang ada
"disini saja, kau boleh turun disini" ucap jung won tersenyum dan memandang ke arah rara. rara menatap jung won tajam
"apa kau sengaja berbuat seperti ini padaku? aku harus turun disini dengan jarak ke kantor hanya tinggal jalan 200 meter lagi?"
jung won hanya tersenyum puas melihat ke arah rara
"jika kau tidak akan turun aku akan melajukan kembali mobilku menuju kantor"
"hey jangan, aku akan turun disini" ucap rara kesal
rara turun dari mobil jung won dengan sangat hati-hati dia melihat ke segala arah untuk memastikan tidak akan ada orang yang melihat dia keluar dari mobil jung won, jung won yang hanya memperhatikan rara tersenyum dengan mengusap bibirnya
"kau sebaiknya langsung malajukan mobilmu setelah aku keluar"
"tidak, aku harus memastikan kau sampai di kantor dengan selamat dan aman"
"kau.. lihat saja aku akan menbalasmu" ucap rara menatap kesal jung won dan kemudian keluar dari mobil jung won dan berjalan menuju kantor yang hanya berjarak 200 meter lagi
jung won hanya tersenyum penuh kepuasan melihat rara dari dalam mobil
__ADS_1