Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
Cinta seorang CEO 33


__ADS_3

Rara kemudian berjalan melihat perhiasan yang ada di toko itu dan jung won mengikutinya


"kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku dan malah menjauh dariku" ucap jung won yang mengekorinya tapi rara tidak merespon dia terus saja mengamati setiap perhiasan yang ada disana


"hey aku sedang bertanya padamu" ucap jung won yang langsung menarik tangan rara membuatnya dalam pelukan jung won dan membuat wajah mereka hanya berjarak beberapa centi saja, rara kaget dan mencoba melepaskan diri tapi tangan jung won yang melingkar di pinggangnya sangat kuat


"apa kau sedang menghindariku?"


"tii..tii..tidak aku hanya ingin melihat perhiasan ini" ucap rara gugup


"lepaskan aku, sekarang mereka mulai menatap kita" ucap rara


"aku tidak peduli"


di lain tempat pelayan toko yang melihat rara dan jung won hanya bisa berkata


"hmmm sangat manis sekali mereka, kelihatannya pria tampan itu sangat menyukai kekasihnya sampai-sampai menyiapkan hadiah cantik untuknya" ucap salah satu pelayan yang memposisikan tangannya di dada


"aku juga ingin memiliki kekasih seperti itu, dia tampan kaya dan juga romantis" lamunan mereka di sadarkan oleh managernya yang menepuk kedua bahu mereka


"aah bu maafkan saya, apa mereka sepasang kekasih?" ucap pelayan itu pada menagernya


"ya keliatannya begitu"


"siapa pria itu kenapa dia terlihat sangat tampan sekali"

__ADS_1


"setahuku pria itu yang muncul dalam majalah bisnis, karena dia presdir tampan yang berbakat tapi di kenal dengan sifat dinginnya dan juga majalah itu membahas bahwa presdir belum mempunyai pasangan, tapi kurasa majalah itu salah"


"apa itu benar? kenapa wanita itu beruntung sekali" ucap salah satu pelayan yang baru saja beres membungkus kalung yang di beli jung won


"sudahlah jangan terus membicarakannya jika dia tau kita sedang membicarakannya kita bisa mati, berikan itu padaku" ucap manager perhiasan itu menunjuk pada paper bag yang akan dia berikan pada jung won


di tempat jung won masih berdebat dengan rara yang masih dengan posisi sama


"kenapa kau menghindariku apa kau tidak mau menikah denganku?"


"sudahlah jangan membahas itu, bahkan kita baru saja bersama belum saling mengenal dan memahami satu sama lain, ku mohon lepaskan aku sekarang kita jadi pusat perhatian apa kau tidak lihat" ucap rara dan tiba-tiba


cupp


jung won mencium bibir rara di depan semua orang yang memperhatikan mereka dalam diam


tidak lama jung won melepaskan ciumannya


"apa kau sudah gila memciumku di depan umum seperti ini" ucap rara kesal


"memangnya kenapa kau kekasihku" ucap jung won tersenyum dan mengelus pipi rara dan kemudian mencium pucuk kepala rara.


mereka di kejutkan dengan suara manager toko itu


"maaf tuan pesanan anda sudah siap, ini silahkan" ucap manager itu yang kemudian menyodorkan paper bag yang di bawanya

__ADS_1


"baiklah terimakasih"


"maaf jika saya tidak sopan, tapi anda berdua kelihatan sangat cocok sekali" ucap manager itu sambil tersenyum


"baik terimakasih banyak doakan kami akan segera menikah" ucap jung won santai rara yang mendengarnya kaget dengan spontan menatap jung won kemudian mulai tersenyum pada manager toko itu jung won pun kemudian memegang tangan rara untuk berjalan bersamanya


"terimakasih" ucap rara dan memberi hormat di sertai senyuman manisnya


"baik selamat jalan" ucap menager toko itu yang kemudian memberi hormat kepada jung won dan rara yang mulai berjalan keluar


"apppa katanya tadi mereka akan segera menikah" ucap salah satu pelayan yang menghampiri manager toko itu


"ya kurasa begitu karena kelihatannya dia sangat menyukai kekasihnya" ucap manager toko perhiasan itu tersenyum dan meninggalkan anak buahnya


"sayang kita kemana lagi?" tanya jung won


"kita pulang saja aku lelah dan sekarang sudah siang, nanti malam kita harus menghadiri undangan makan malam bukan dengan tuan miyoto dan ayah ibumu juga akan menghadirinya"


"baiklah jika itu maumu kita pulang saja"


"tapi apa kau tidak mau makan siang dulu?"


"kau sedang ingin memakan apa hari ini aku akan masakan di rumah nanti"


"ingin memakanmu" bisik jung won di telinga rara

__ADS_1


"apa kau bilang?" ucap rara pada jung won


kemudian mereka sampai di tempat mereka memarkirkan mobilnya. mereka masuk dan mobilpun berjalan menuju apartemen sesampainya mereka di apartemen yang tidak jauh dari tempat mereka menyimpan mobilnya kemudian turun dari mobil dan berjalan menuju apartemen


__ADS_2