Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
S2


__ADS_3

mereka benar-benar tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, ternyata semua ini sudah direncanakan, bahkan sudah tiga tahun lamanya,


mereka kembali berpikir apakah ini semua ada hubungannya dengan Stella, mengingat, jika Jordan menaruh hati pada Stella, dan tiga tahun lalu, adalah hari dimana Stella dan saga melangsungkan pernikahan mereka,


" Menurut kalian, apa motif dia melakukan semua itu," tanya Dion


" Apa mungkin ada kaitannya dengan Stella," ucap Michael, saga yang mendengar hal itu pun langsung memberikan tatapan tajam kepada adiknya itu,


sedangkan Michael yang ditatap, langsung menjadi gugup, dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,


" Apa maksudmu Michael ," ucap Saga dingin


" kak, kita semua tahu, kalau b******, itu menyukai Stella dan bukan tidak mungkin, kalau dia melakukan semua ini, karena merasa sakit hati, karena kakak menikahi Stella," tambah Michael


" Apa itu semua mungkin," tanya Adrian


" mungkin saja," jawab Michael


" Baiklah, kita sekarang hanya perlu mencari tahu, siapa yang telah membobol sistem keamanan perusahaan dari pihak mereka,dan aku ingin informasinya secepatnya, apa kalian mengerti," ucap Saga

__ADS_1


" mengerti," jawab mereka serempak


mereka pun kembali ke ruangan mereka, sedangkan didalam ruang kerja saga, tinggal saga dan Tommy, saga kembali menatap layar laptopnya begitu juga dengan Tommy,,


waktu terus berjalan, hingga akhirnya saat jam pulang kantor, saga langsung merapikan meja kerjanya, begitu juga dengan Tommy, mereka berdua langsung keluar dari ruangan tersebut,


mereka bertemu dengan Adrian, Dion, Rayhan, dan Michael, mereka berjalan beriringan beserta dengan asisten mereka masing-masing, namun berbeda lift,


saat sampai di lobby kantor, mereka menjadi pusat perhatian , banyak sekali bisik bisik dari para karyawan kantor


"baik para pemimpin perusahaan maupun para asistennya sama sama tampan,"


" kau benar,andai salah satu dari mereka mau denganku,"


" tau Lo,"


" apaan sih ",


Dan masih banyak lagi, namun mereka sama sekali tidak memperdulikan apa yang mereka katakan, mereka semua langsung masuk ke dalam mobil mereka, dan meninggalkan perusahaan,

__ADS_1


saat mereka tiba di mansion, mereka langsung disambut oleh tiga orang yang berdiri di depan pintu masuk mansion, dengan senyum diwajah mereka bertiga


" papa," ucap anak kembar itu


" halo anak papa yang tampan," ucap Saga, lalu membawa mereka kegendongannya, lalu pandangan matanya tertuju pada wanita cantik di dekat mereka,


dia tersenyum lembut lalu menc**m kening Stella,


" wah, keponakan paman, tidak menyambut kedatangan paman ya," ucap Michael, dia mengambil salah satu dari mereka dari gendongan saga,dan membawanya masuk dengan gaya terbang membuat anak kecil tersebut tertawa riang


" paman,alkan juga mau telbang," ucap Arkan, membuat semua orang yang berada di sana tersenyum


" Arkan juga mau terbang," tanya Rayhan, yang dibalas anggukan kecil dari Arkan


" Baiklah,ayo Arkan terbang bersama paman," ucap Rayhan


lalu yang lain menyusul dari belakang, malam hari didalam kamar Saga dan Stella, mereka berdua tengah menidurkan kedua anak mereka yang Merengek untuk tidur bersama mereka,


awalnya Saga ingin menolak, namun saat melihat tatapan mata sang istri, dia pun mengurungkan niatnya untuk melarang kedua anaknya, jadi mau tidak mau, Saga mengizinkan kedua anaknya itu untuk tidur dengan mereka,

__ADS_1


Saga yang memilih untuk melanjutkan pekerjaannya, melihat ke arah tempat tidur di mana terdapat tiga orang yang tidur di atasnya,


dia tersenyum melihat pemandangan tersebut lalu dia meletakkan laptopnya dan berjalan menuju tempat tidur dia melihat ketiga orang yang sangat dia cintai tertidur dengan lelap lalu dia naik ke atas tempat tidur dengan perlahan-lahan dan mengangkat mereka berdua secara bergantian untuk dipindahkan ke kamar mereka,


__ADS_2