
Di dalam kamar rara masih sibuk dengan laptopnya tiba tiba suara ketukan pintu tanda ada seseorang
Tok Tok Tok
"sayang apa boleh aku masuk?"
"ya masuklah"
jung won masuk dan langsung melihat rara duduk di sofa dengan laptop di depannya
"apa laporannya belum selesai?"
"belum sebentar lagi aku akan menyelsaikannya"
jung won kemudian duduk di sebelah rara dan mencium pipi rara, rara hanya terdiam dan melihat ke arah jung won
"kenapa kau menciumku?"
"karena kau sangat cantik" jung won tersenyum rara langsung melihat ke arah laptopnya lagi
"apa kau sangat lelah?"
"ya aku merasa lelah tapi aku harus membereskan ini sebentar lagi"
"baiklah aku akan menunggumu"
"kenapa menungguku?"
"aku hanya ingin bersamamu saja" jung won tersenyum
"kau seharusnya istirahat di kamarmu karena nanti malam kan jadwalmu sangat banyak"
"aku ingin di sini bersamamu"
"kau ini, tidurlah di tempat tidur jangan disini"
"kenapa tidak boleh? aku nyaman disini di sampingmu" ucap jung won yang berusaha untuk tidur di pangkuan rara
"presssssdddiiirrr" ucap rara meninggikan suaranya, tapi jung won mengabaikan rara
__ADS_1
"aku sudah hampir selsai ini bangunlah" ucap rara mencoba menarik tangan jung won
"sayang hanya sebentar saja"
"hey bangunlah aku akan mengambil air, aku merasa sangat haus" rara bangkit dari duduknya dengan sangat memaksa pada jung won
"kenapa kau masih saja bersikap seperti ini?" ucap jung won memegang tangan rara
"aku hanya belum merasa terbiasa saja? aku hanya masih menganggapmu atasanku" ucap rara pelan. jung won bangkit dari sofa dan memegang bahu rara
"jangan terus bersikap seperti itu, mulailah mencoba menerimaku jangan melihat aku dari kedudukanku, aku sangat menyukaimu" ucap jung won kemudian memeluk erat tubuh rara, rara kemudian mulai membalas memeluk jung won
"kenapa hatiku selalu seperti ini, aku merasa takut dia mempermainkanku" batin rara
kemudian jung won melepaskan pelukannya dan mengusap pipi rara
"jangan terus menghindariku" ucap jung won rara hanya tersenyum tanpa menjawab
"baiklah bukankah kau merasa haus?"
"ya aku merasa haus aku akan ke dapur untuk mengambil minum"
"kenapa kau menarikku? aku bisa mengambilnya sendiri"
"aku akan mengantarmu"
"apa dia pikir aku ini anak kecil?" batin rara
sampailah mereka di dapur rara mengambil minuman dari kulkas dan meminumnya, jung won yang berada tepat di depan rara hanya menatapnya sambil tersenyum
"kenapa menatapku seperti itu?"
"kenapa aku merasa kau begitu cantik"
"sudahlah jangan bicara seperti itu"
"kenapa apa kau malu?"
"tidak aku tidak malu, kau istirahatlah sana" rara kemudian berjalan meninggalkan jung won berjalan menuju ruang tengah dan menyalakan tv
__ADS_1
"kenapa kau mengikutiku?"
"apa tidak boleh?" jung won yang langsung memposisikan tubuhnya tidur di pangkuan rara
"hey kenapa seperti ini? bagaimana jika nyonya park dan tuan melihatnya?"
"aku tidak peduli, bahkan mereka menyuruhku cepat membuatkan cucu untuknya" ucap jung won polos dan meenutup matanya
"aappppaaaa? apa maksdmu apa kau tidak salah bicara?" ucap rara kaget dan tiba tiba
cuuppp
jung won mencium bibir rara tidak lama melepaskannya lagi
"sudahlah jangan terlalu banyak bicara, bukankah kau menyuruhku untuk tidur?"
"taaa...taaapi" jung won kembali mendekatkan wajahnya pada rara berniat untuk menciumnya kembali
"hey apa yang akan kau lakukan, menjauhlah"
"salahmu kenapa selalu berbicara dan tidak membiarkanku tidur"
"bbaaa...baaiklah tidurlah cepat tidur" ucap rara gugup yang membuat jung won menghentikan aksinya
"baiklah aku akan tidur sekarang" ucap jung won kemudian memposisikan kepalanya pada panggkuan rara dan menarik tangan rara dan memciumnya kemudian memposisikan tangan rara pada dadanya
"kenapa dia selalu bersikap manis padaku, tapi aku selalu saja mengacuhkannya dan mencoba menjauhkan diri darinya" batin rara yang menatap jung won tertidur di pangkuannya.
kemudian rara kembali menatap layar tv mencoba menahan rasa kantuknya
"ada apa denganku kenapa sekarang aku merasa ngantuk seperti ini" tidak lama rara menutup matanya dan mulai tertidur dengan posisi jung won tidur di pangkuannya. jung won yang sebenarnya belum tertidur membuka matanya kemudian melihat rara tertidur jung won tersenyum dan kembali menutup matanya merekapun tertidur di sofa cukup lama
tuan park dan nyonya park keluar dari kamar mereka melihat jung won dan rara tertidur seperti itu
"sayang apa menurutmu mereka kalihatan sangat cocok bukan?"
"ya aku merasa seperti itu, sudah lama aku tidak melihat jung won seceria ini, aku kira dia tidak akan kembali seperti dulu setelah" ucapan tuan park tepotong oleh istrinya
"sudahlah sayang jangan membahas itu lagi, jung won sekarang sudah memulai hidupnya kembali, aku harap mereka selalu bersama seperti ini" ucap nyonya park dan kemudian mereka meninggalkan jung won dan rara
__ADS_1