
Dion pun langsung turun dari mobil, dan dibelakangnya disusul oleh Bram, mereka menggunakan topeng guna menyembunyikan identitas mereka, mereka berdua berjalan mendekati gerombolan orang yang sedang berkelahi,
sementara itu, Jordan yang melihat dua orang turun dari mobil tersebut langsung mengerutkan keningnya, karena dia melihat orang yang turun dari mobil tersebut menggunakan topeng,
kedua orang tersebut semakin dekat dengan mereka, salah satu dari mereka langsung menepuk pundak salah satu dari anak buah nya, sedangkan yang ditepuk pundaknya langsung mengalihkan pandangannya ke arah belakang, setelah memukul lawan nya hingga jatuh tersungkur,
dia melihat bosnya, langsung menundukkan kepalanya, lalu memberikan isyarat kepada yang lainnya untuk berhenti, mereka yang mendapat perintah dari ketua mereka langsung berhenti dan mereka semua melihat bos mereka langsung menundukkan kepala mereka,
anak buah Jordan juga langsung berjalan kebelakang Jordan, sedangkan kedua orang yang menggunakan topeng Langsung mendekat,
"Apa kau pemimpin mereka," tanya Jordan
" Bukan", jawab salah satu dari mereka
" kau jangan main denganku," ucap Jordan geram
" lalu,apa yang akan kau lakukan," balas yang satu
"Apa maksudmu menyerang anak buah," ucap Jordan
__ADS_1
" Bukan apa-apa, mereka memiliki urusan dengan kami," jawabnya santai
" urusan apa, bahkan kami tidak mengenal siapa kalian", ucap anak buah Jordan
" Benarkah," ujar pria bertopeng tersebut
" bukankah tujuan kalian adalah ke tempat acara pernikahan dari **saga Pratama Wijaya** bener bukan," ucap pria bertopeng itu dengan menekankan kata saat menyebutkan nama dari saga
Jordan yang mendengar akan hal itu pun langsung melihat ke arah kedua pemuda bertopeng tersebut dengan serius,
" kenapa," tanya salah satu dari mereka
"jangan berbelit-belit dengan, katakan saja apa kalian mengenal nya," bentak Jordan
terlihat sekali bahwa Jordan sepertinya sudah kehabisan kesabaran menghadapi kedua pria bertopeng itu,
sedangkan kedua pria bertopeng itu tersenyum meremehkan dibalik topeng mereka,
" kau bahkan tidak berhak mengetahui semua itu Tuan **Jordan Smith**," ucap salah satu dari keduanya
__ADS_1
Jordan langsung membulatkan matanya saat mendengar mereka menyebutkan nama lengkapnya dia berpikir bagaimana mungkin mereka mengetahui namanya sedangkan dia sendiri tidak tahu siapa mereka,
" kenapa, terkejut, bukankah kau adalah rekan bisnis dari Tuan Saga, tapi kenapa kau mengirimkan orang untuk merusak acara pernikahannya apakah dia ada permasalahan denganmu,"tanya salah satu dari mereka mencoba untuk mengorek informasi,
" itu bukan urusanmu," jawab Jordan sarkas
" baiklah, itu memang bukan urusan kamu tapi kalian akan menanggung akibatnya,"
" **Ha\*\*\*\* mereka**", teriaknya, lalu tak lama setelah itu, mereka kembali baku hantam, anak buah mereka kembali menyerang dan memberikan pukulan demi pukulan ke arah lawan mereka bahkan tidak banyak dari kedua belah pihak yang mulai jatuh ke tanah, namun hal itu tak menyurutkan niat mereka untuk memberikan pelajaran kepada mereka,yang ingin mengacaukan pesta pernikahan Saga,
sedangkan Jordan langsung memberikan pukulan kepada salah dari pemuda bertopeng itu, namun pukulannya berhasil dihindari oleh mereka,
Jordan yang melihat hal itu pun langsung menggeram marah, dia kembali memukul mereka nama hasilnya tetap sama, dia semakin geram, dan semakin membabi buta,
bahkan, dia juga langsung meminta anak buahnya yang berada di persembunyian sedari tadi untuk keluar, mereka langsung membantu bos mereka untuk menghajar kedua pemuda bertopeng tersebut,
sedangkan di dalam mobil, masih ada tiga orang lainnya, mereka masih memantau keadaan, mereka masih terlihat sangat santai, bahkan tidak sedikit pun terlihat khawatir diwajah mereka,
justru mereka semakin tersenyum sinis, karena melihat banyaknya orang yang keluar dari persembunyian mereka,
" **umpan tertangkap**," gumam salah satu dari mereka, namun masih dapat didengar oleh keduanya, lalu keduanya hanya mengangguk dan tersenyum smirk
bersambung......
__ADS_1