
keesokan harinya, di sebuah gedung di pusat perkotaan, tempat dimana pertemuan tersebut dilaksanakan terlihat telah berjejer banyak sekali mobil-mobil mewah,
dan jangan lupakan juga red carpet yang membentang di sepanjang pintu masuk gedung tersebut, dan banyak sekali orang yang masuk ke dalam gedung tersebut menggunakan pakaian pakaian yang mewah dan mahal , dapat terlihat bahwa , orang-orang yang dapat memasuki gedung tersebut adalah orang-orang kaya,
banyak sekali jajaran pengusaha muda dari perusahaan perusahaan terkenal yang bekerjasama dengan P group dan Wijaya group, dua perusahaan besar yang menjadi ujung tombak kekuasaan bagi seluruh perusahaan yang bekerjasama dengan kedua perusahaan ini,
Diantaranya adalah Dirgantara group, Aditama group, Smith corporation, Alexander group, Abimana group Bagaskara group, xiever group, dan masih banyak lagi perusahaan-perusahaan besar yang dinaungi oleh keduanya,
seluruh perwakilan dari perusahaan-perusahaan tersebut telah hadir di dalam ruangan besar tersebut dan diantara rombongan orang-orang besar itu ada seorang pemuda yang tampak tengah mengawasi gerak-gerik seseorang,
" Aku ingin melihat apakah benar dia sudah bersama denganmu lagi jika itu benar maka, aku akan segera mengambilnya kembali dari sisimu seperti yang pernah aku lakukan dulu,"gumam orang tersebut dengan menunjukkan smirknya bahkan orang lain pun tidak dapat menyadarinya,
Disisi lain, juga terlihat seseorang tengah memperhatikan orang tersebut, sejak lama dia mengetahui semua yang orang tersebut lakukan, bahkan obsesinya terhadap seorang gadis,
__ADS_1
yang menurutnya itu sangat gila, bahkan beberapa kali orang tersebut melakukan tindakan nekat, walaupun akhirnya gadis tersebut selalu selamat, tapi kabar terakhir yang dia terima, gadis itu meninggal karena tertabrak sebuah mobil, dan terbakar,
dan dia yakin bahwa, itu semua pasti karena nya, dia langsung menghela nafas, entah sampai kapan dia akan sadar, lalu pandangan matanya tertuju pada pintu masuk gedung tersebut,
terlihat tiga orang baru memasuki area gedung, matanya melebar tidak percaya, bagaimana mungkin ini bisa terjadi, dia mencoba meyakinkan penglihatannya,
tapi semuanya sama sekali tidak merubah penglihatannya, lalu pandangan matanya tertuju pada orang tersebut, dia juga melihat bahwa orang tersebut pun nampak tidak percaya dengan apa yang dia lihat,
lalu dia melihat orang itu mengalihkan pandangannya mengalihkan pandangannya kepada Saga dan adik-adiknya dia melihat tangannya terkepal kuat, entah apa yang akan direncanakan kembali, mungkin kali ini dia akan memperingatkan kepada mereka untuk menjaganya lebih ketat lagi,
" Halo tuan, bagaimana kabar anda," tanya Saga, sembari mengulurkan tangannya,tuan Aditama menyambut uluran tangan dari Saga sembari tersenyum
__ADS_1
" kabar saya baik tuan, anda sendiri bagaimana," jawab tuan Aditama
" saya juga baik tuan," ucap Saga, Saga lalu beralih ke arah Bram, putra tuan Aditama,dia juga menjabat tangan bram, namun pandangan matanya tak pernah lepas dari sosok gadis cantik disamping Bram,
Saga lalu membawa mereka bertiga menuju ke tempat acara diadakan, mereka berjalan bersisian,siska yang merasa seperti diperhatikan langsung melihat kearah belakang, namun tidak melihat siapapun, Saga langsung berhenti dan menepuk pundak siska hingga terlonjak kaget,
" kamu sedang apa disini, mereka sudah ada didalam," tanya Saga bingung
" ah, ba baiklah,aku akan kesana," jawab siska tergagap,dia lalu melanjutkan langkahnya masuk ke dalam ruangan pertemuan tersebut, sedangkan Saga langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang,
__ADS_1
setelah selesai,dia juga masuk ke dalam ruangan tersebut, setelah Saga pergi ada sosok yang muncul dari kegelapan,dia menunjukkan smirknya, lalu berjalan memutar arah,
bersambung.....