
"baiklah aku akan menunggu sampai kau siap" ucap jung won tersenyum
"terimakasih" ucap rara tersenyum
tidak lama mereka tiba di restoran dan duduk saling berhadapan kemudian memesan makanan
jung won yang sedari tadi menatap rara dan tidak memalingkan pandangannya ke hal lain, rara yang sadar akan hal itu terlihat gugup
"kenapa kau menatapku seperti itu?"
jung won kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah rara yang berada di depannya
"kenapa kau cantik sekali, aku bahkan sangat menyukaimu" goda jung won
"hey apa yang kau lakukan jauhkan wajahmu dariku disini banyak orang aku tidak mau jadi pusat perhatian orang"
"aku tidak masalah jika aku jadi pusat perhatian karena aku sedang bersama kekasihku" ucap jung won dingin
"kau ini" tidak lama pelayan datang membawa makanan pesanan mereka
"terima kasih" ucap rara pada pelayan pria itu tersenyum manis
"apa kau menyukai pelayan itu? kenapa kau tersenyum seperti itu?" ucap jung won yang memperhatikan rara
"kenapa dia menjadi pelayan padahal dia tampan, harusnya dia jadi boy grup" ucap rara melihat kepergian pelayan itu
"apa kau lupa sekarang kau sedang bersama siapa?"
"eh.. maafkan aku aku hampir saja lupa" ucap rara tersenyum
"tapi dia benar benar tampan"
"apa aku tidak setampan dia?" ucap jung won kesal
"tidak kau tampan tapi kau menyebalkan dan terlalu kaku aku tidak pernah melihatmu bersikap romantis padaku, kau hanya bisa menarik tanganku saja"
"apa itu benar?"
"ya itu benar apa kau tidak merasakannya?"
jung won hanya diam melihat ke arah rara yang sibuk mengambil makanan dalam piringnya
"apa benar aku terlalu kaku hingga dia berkata seperti itu dan melihat pria lain" batin jung won
__ADS_1
"ada apa denganmu kenapa kau melamun"
"ah tidak aku hanya sedang berfikir"
"berfikir tentang apa"
"apa kau sungguh ingin tau?" ucap jung won yang mendekatkan wajahnya pada wajah rara
"emm.. tidak tidak aku tidak ingin tau, kau makanlah makananmu cepat masih banyak pekerjaan yang harus ku kerjakan di kantor" ucap rara memundurkan tubuhnya.
jung won tersenyum melihat tingkah rara dan kembali ke posisi duduknya
"baiklah aku akan makan dan menghabiskannya"
"ya itu lebih baik" ucap rara membuang kasar nafasnya
selesai mereka makan siang mereka berjalan menuju mobil dan meninggalkan restoran untuk menuju kantor dan sepanjang perjalanan menuju kantor jung won seperti biasa memengang tangan rara dan sesekali menciuminya
"apa kau tidak bosan seperti ini setiap di dalam mobil?"
"hmm apa? oh ini tidak aku tidak pernah bosan aku sangat menyukainya" ucap jung won tersenyum melihat ke arah tangannya yang sedang memegang tangan rara
tidak lama mereka tiba rara kemudian turun di ikuti oleh jung won mereka berjalan masuk ke dalam kantor rara mengikuti jung won dari belakang
"selamat siang" ucap jung won yang kemudian masuk ke ruangannya sementara rara berjalan menuju meja kerjanya
"kim aku sudah menyelsaikan laporan keuangan perusahaan tapi sekarang aku harus pergi untuk mencetak ulang laporannya, apa aku bisa minta tolong padamu untuk menberikan ini pada presdir" ucap min ha yang kemudian menyerahkan beberapa dokumen pada rara
"emm baiklah aku akan memberikannya pada presdir kau selsaikan saja itu" ucap rara kemudian bangkit dari duduknya
"terima kasih sayang kau memang terbaik" ucap min ha yang mencubit kecil pipi rara kemudian pergi meninggalkannya
rara kemudian berjalan menuju ruangan jung won
Tok tok tok
"masuk"
rara membuka pintu dan terlihat jung won duduk di meja kerjanya melihat ke arah jendela seperti sedang memikirkan sesuatu
"maaf presdir saya ingin mengantarkan ini" ucap rara tapi tidak ada respon apapun dari jung won
"presdir?"
__ADS_1
"presdir?"
kemudian rara berjalan menghampiri jung won tak lama jung won menarik tangan rara yang kemudian terjatuh di pelukannya
"hey apa yang kau lakukan ini kantor bagaimana jika ada yang melihat kita seperti ini?"
"tidak akan ada yang berani masuk tanpa seijinku" ucap jung won menatap rara
"tapi kan" tidak sempat rara melanjutkan ucapannya jung won langsung melahap bibirnya dengan mesra
"kenapa dia tiba tiba menciumku seperti ini bagaimana jika ada orang yang melihatnya" batin rara yang tanpa sadar dia mulai menikmati ciuman jung won cukup lama mereka berciuman dari yang awalnya ciuman lembut berubah menjadi lebih bergairah dan rara sadar akan hal itu mencoba menyudahinya
"hey sudahlah ini kantor bagimana jika ada yang melihatnya" ucap rara mencoba bangkit dari pangkuan jung won tapi di tahan oleh jung won
"aku sangat menyukainya aku sudah tidak tahan dengan ini, ayo kita lakukan atau kita menikah saja" ucap jung won
"aku belum siap menikah untuk saat ini, aku masih ingin menikmati masa pacaran denganmu" ucap rara lembut dengan merapihkan rambut jung won
"baiklah jika begitu aku akan menunggu sampai kau siap" ucap jung won lemas
rara kemudian bangkit dan merapihkan rambut serta bajunya
"aku kesini mengantarkan laporan yang kau butuhkan dari min ha, sekarang aku akan kembali ke mejaku" ucap rara tersenyum dan melangkah meninggalkan jung won
jung won hanya bisa menatap kepergian rara
"kenapa rasanya aku tergila gila padanya aku bahkan belum pernah merasakan hal ini sebelumnya" ucap jung won mengusap ngusap wajahnya
tidak terasa jam pulang kantor tiba min ha pamit akan pulang duluan pada rara karena dia memiliki janji, sementara rara masih sibuk menyelsaikan laporan hasil meetingnya hari ini
"huh akhirnya selsai juga" rara kemudian bangkit dan membereskan semua barangnya dan berjalan untuk pulang tapi tiba tiba jung won memegang tangannya dan mereka berjalan bersama
"presdir.. kenapa belum pulang? aku kira kau sudah pulang"
"aku menunggu kekasihku menyelsaikan pekerjaannya" ucap jung won dingin
"tolong lepaskan tanganku, ini masih di dalam kantor bagaimana jika ada yang melihatnya"
"tidak akan ada yang melihat kita karena mereka semua sudah pulang"
"apa itu benar? tapi aku"
"sudahlah jangan pikirkan itu, kita pulang sekarang tapi antar aku ke supermarket untuk membeli keperluan"
__ADS_1
"baiklah" rara hanya bisa pasrah dengan perlakuan jung won dan mengikuti langkah jung won keluar kantor menuju mobil