
"apa yang harus aku lakukan semua orang mulai menatapku seperti ini" batin rara yang baru keluar dari toilet kemudian berjalan menuju meja kerjanya kembal
"nona kim sudah waktunya makan siang ayo kita makan siang dulu dari tadi aku mecarimu, aku sudah sangat lapar"
"tidak tidak aku tidak akan makan siang kau saja sana aku disini saja" ucap rara dengan muka kusutnya
"apa kau tidak merasa lapar?"
"tidak aku tidak merasa lapar kau pergi saja sana aku tidak akan pergi karena mereka terus saja menatapku seperti itu, itu mengerikan" ucap rara sambil menenggelamkan wajahnya di kedua tanggannya di atas meja
"baiklah aku akan membelikan makanan untukmu, kau tunggu saja disini nanti aku belikan makan siang"
"eeemmm"
min ha pun pergi tanpa mereka sadari dari tadi jung won mendengarkan percakapan mereka di balik pintu yang setengah terbuka
"apa dia tidak pergi makan siang? kenapa ada apa?" jung won mengambil handphone dan menelpon kwon.
"apa kau tau sesuatu?"
"ya tuan tentu, karyawan perusahaan berfikir anda dan nona kim memiliki hubungan karena tadi pagi mereka melihat anda pergi ke kantor bersama dengan nona kim, dan mereka berfikir anda dan nona kim telah bermalam bersama" ucap kwon dalam telpon
"apa seperti itu?"
"ya tentu tuan"
"baiklah sekarang kau belikan aku makan siang, dan antarkan kesini dengan cepat"
"baik tuan"
"apa gara-gara ini kau tidak pergi makan siang, baiklah aku akan perjelas semua ini" ucap jung won sambil mengepalkan tangannya
kriiinggg
"hallo presdir apa anda menbutuhkan sesuatu?"
"kamu keruanganku sekarang"
"baiklah"
Tok Tok Tok
"masuk"
rara masuk dan mendekati jung won di meja kerjanya
"apa anda membutuh kan sesuatu?"
__ADS_1
"kenapa kau tidak pergi makan siang?"
"eemm, saya masih merasa kenyang"
"apa kau sedang berbohong padaku? duduklah"
"apa anda mau saya pesankan makan siang?"
"tidak duduklah"
"baiklah" rara kemudian duduk tidak lama jung won menghampirinya
Tok Tok Tok
"masuk"
"maaf tuan saya akan mengantarkan makan siang anda"
"masuklah"
"permisi, silahkan" kwon meletakan kantong makanan di meja
"baiklah terimakasih"
"baik tuan saya permisi" ucap jung won berlalu
jung won kemudian membuka isi kantong itu
rara langsung mencegah jung won dan kantong makananpun di ambil alih olehnya.
di bukanya satu persatu makanan yang ada dalam kantong, dan tak lama semua sudah siap
"makanlah" ucap jung won pada rara
"apa? maaf presdir tapi saya" belum selsai rara bicara kemudian di potong oleh jung won
"saya tidak menerima alasan apapun, dan sekarang makanlah" ucap jung won dingin
"tapi presdir" rara melihat tatapan jung won yang begitu tajam
"baiklah saya akan makan" rara pun mulai memakan makanan itu dan jung won hanya menatapnya dan terlihat dia tersenyum melihat rara yang begitu lahap memakan makanan itu.
rara yang sadar sedang di perhatikan lalu menoleh menatap jung won
"apa yang presdir lihat ayo makanlah, aku tidak akan sanggup bila memakan makanan ini sendirian"
"baiklah" jung won pun makan bersama dengan rara
__ADS_1
"lihatlah dia, dia bahkan begitu cantik ketika dia sedang makan seperti ini" batin jung won yang terus menperhatikan rara.
tidak lama rara pun berhenti karena dia merasa kenyang
"apa sekarang kau sudah merasa kenyang?"
"ya tentu saya merasa kenyang, terimakasih"
"saya akan membereskan ini semua, apa presdir memerlukan sesuatu lagi?"
"tidak sudah cukup" ucap jung won yang tidak pernah melewatkan tatapannya terhadap rara.
"baiklah kalau begitu saya permisi, terimakasih atas makan siangnya" ucap rara sembari membungkuk
"oh iya hampir saya lupa, setelah ini presdir ada jadwal meeting dengan klien saya akan mempersiapkan dokumennya" ucap rara
"baiklah kalau begitu"
rara pun berjalan keluar menuju meja kerjanya mempersiapkan dokumen yang akan jadi bahan untuk meeting sekarang
Duuukk
suara kotak yang di simpan di atas meja rara
"apa ini?" tanya rara pada min ha
"aku membelikanmu bento, kau makanlah kim bagaimana jika kau sakit"
"tapi aku sangat kenyang min ha"
"bagaimana bisa kau kenyang padahal tidak makan apa-apa"
"aku sudah makan siang bersama presdir tapi aku tidak bisa memberitahu min ha aku tidak mau dia curiga tentang kami" batin rara
"heh kim malah melamun"
"emm iya iya terimakasih nanti aku akan makan tapi aku harus meeting dulu bersama presdir" ucap rara dan bangkit dari duduknya membawa dokumen di tangannya dan berlalu menuju ruangan jung won
"ya baiklah kalau begitu"
Tok Tok Tok
"masuk"
"maaf presdir ini dokumen yang akan di gunakan meeting nanti"
"baiklah kita berangkat sekarang"
__ADS_1
"baik"
jung won berjalan menuju ruang meeting di ikuti rara di belakang, semua mata memandang ke arah mereka seakan mereka merasa curiga dengan hubungan jung won dan rara