
Tiga puluh lima menit, jarak yang ditempuh oleh mereka berlima, mereka turun dari mobil mereka, dan berjalan memasuki gedung perusahaan besar tersebut,
Banyak para karyawan perusahaan yang langsung menunduk hormat kepada bos mereka, mereka dibuat kagum oleh para atasan mereka, apalagi, mereka semua, hadir dengan para asisten mereka masing-masing,
dua belas pemuda itu berhenti, karena sang pemimpin menghentikan langkahnya dan berbalik arah, kemudian berkata,
" Setiap kepala divisi, langsung keruang rapat, saya tunggu dalam waktu sepuluh menit," ucap Saga tegas, setelah mengatakan hal tersebut, dia kembali melanjutkan langkahnya dan mereka langsung menuju ke ruang rapat,
seluruh karyawan di perusahaan itu dibuat kalang kabut oleh pemimpin mereka, bagaimana tidak, karena mereka hanya diberikan waktu sepuluh menit untuk rapat dadakan itu,
Setiap kepala divisi mulai memasuki ruang rapat, setelah dirasa tidak ada lagi yang akan memasuki ruang rapat, Jimmy langsung menutup pintu ruangan tersebut,
" Baiklah,mari mulai rapat, hari ini," ucap Jimmy
" Baiklah, seperti yang kita ketahui bersama, bahwa beberapa waktu lalu, beberapa data perusahaan telah dicuri, dan ada kemungkinan besar bahwa ada penghianat dikantor ini," ucap Dion dengan nada suara yang dingin
Dan hal itu, cukup untuk membuat mereka yang berada di dalam ruangan tersebut, langsung diam seribu bahasa , mereka dibuat berkeringat dingin oleh pemimpin mereka sendiri,
" Jadi, tujuan rapat pada pagi ini adalah, kita harus menemukan siapa saja orang yang menjadi mata mata, yang berada di kantor ini, karena data yang telah berada di tangan mereka, perusahaan mengalami kerugian hingga mencapai delapan puluh miliar," lanjut Dion
__ADS_1
Rapat terus dilakukan, hingga dua jam lamanya karena mereka terus saja mengalami perdebatan yang sangat karena di setiap kepala divisi yang hadir dalam rapat tersebut,
mereka selalu mencoba meyakinkan kepada atasan mereka bahwa di dalam setiap divisi mereka tidak mungkin ada yang namanya penghianat apalagi orang yang mencoba untuk membocorkan data perusahaan hingga mengalami kerugian sebesar itu,
Hingga akhirnya, mereka diberi kesempatan untuk mencari tahu bagaimana caranya data perusahaan bisa bocor di tangan rival mereka akhirnya mereka semua keluar dari ruangan tersebut setelah mereka semua keluar tinggal 6 orang itu beserta asisten mereka masing-masing,
" Saga, bagaimana menurutmu tentang hal ini,"ucap Bram
" Entahlah, aku sendiri tidak yakin apakah ada penghianat di dalam perusahaan atau tidak," ucap Saga yang membuat mereka semua bingung
" Karena, tanpa mereka ketahui, bahwa aku telah meminta Tommy untuk, memberikan sebuah chip, yang dapat ditanam di ponsel mereka masing-masing, sehingga jika mereka melakukan sebuah kecurangan ataupun penghianatan maka akan langsung ketahuan,
" tapi , kamu bukan hanya tidak mendapatkan peringatan tentang adanya penghianat tersebut kami tidak mendapatkan informasi itu kami hanya menjelaskan bahwa mereka telah menyewa seorang ahli IT terbaik yang pernah ada," terang saga
__ADS_1
" jadi bagaimana," ucap Bram penasaran
" kita tidak ada pilihan lain selain menunggu," ucap Saga
" Kak, Apa kau yakin apa kita harus menunggu setelah kerugian kita alami begitu besar," ucap Dion
" kalian semua tenang saja memang besar, tapi keuntungan yang kita dapatkan nanti akan jauh lebih besar dan yang pasti dapat menutup kerugian itu," ucap Saga yakin
" apa maksudmu," ucap mereka serempak
" kita lihat saja nanti, akan ada sebuah tontonan yang sangat menarik nantinya," ucap Saga dengan seringai kecil diwajah tampannya, namun masih terlihat oleh mereka,
mereka Langsung saling pandang begitu melihat seringai di wajah Saga,
__ADS_1