Cinta Seorang CEO

Cinta Seorang CEO
kembali ke rumah


__ADS_3

mereka berdua yang awalnya bingung karena mendapati bahwa ingatan gadis tersebut benar-benar hilang dan menanyakan kepada dokter tentang kondisi gadis itu dan dokter pun mengatakan bahwa ingatan gadis itu benar-benar telah hilang,


mendengar hal itu kedua pria beda usia tersebut nampak berpikir apakah mereka harus melakukan itu atau mencari tahu tentang keluarga gadis itu,


untuk beberapa saat mereka terdiam hingga terdengar suara lirih dari gadis tersebut,


" aku di mana, dan siapa kalian,"ucap gadis itu lirik seraya melihat kedua pria berbeda usia tersebut, sedangkan kedua pria itu hanya bisa saling pandang seperti sedang memikirkan sesuatu sehingga pada akhirnya mereka pun tersadar dan mengatakan,


" apakah kamu lupa kepada kami nak, kami adalah keluargamu, aku papamu ,dan dia kakak mu,"ucap pria paruh baya tersebut seraya menunjuk putranya,


sedangkan pemuda tersebut hanya tersenyum lalu tangannya kembali mengelus kepala gadis itu, sedangkan gadis itu masih menatap bingung ke arah kedua lelaki beda usia itu,

__ADS_1


dalam benaknya berfikir benarkah mereka adalah keluarganya atau hanya orang yang merasa iba kepadanya entahlah ia sendiri pun tidak tahu ,tentang identitas sebenarnya siapa dirinya,


pria paruh baya tersebut seperti mengerti sesuatu, akhirnya dia mengeluarkan dompetnya, dan mengambil sesuatu dari dalam dompet tersebut,


lalu dia menyerahkan kertas tersebut kepada gadis itu saat gadis itu menerimanya tangannya bergetar ternyata kertas tersebut adalah sebuah foto di mana dalam foto itu terdapat kedua pria beda usia tersebut dengan dirinya,


yang berarti mereka benar-benar adalah keluarga pandangannya beralih kepada mereka matanya yang sudah berkaca-kaca akhirnya menangis seraya meminta maaf karena tidak mengenali keluarganya sendiri,


walaupun ada sedikit rasa canggung, dia mencoba untuk bersikap layaknya seorang kakak kepada adiknya ,karena kalau boleh jujur, dia juga berharap, bahwa adiknya benar-benar masih hidup ,


dengan kehadiran gadis itu, dia berharap, dapat membuat kerinduannya kepada adiknya bisa sedikit berkurang ,atau mungkin benar-benar bisa menganggap gadis itu sebagai adiknya,

__ADS_1


satu minggu ,setelah gadis itu siuman dari komanya ,akhirnya gadis itu diperbolehkan pulang oleh dokter ,dan saat ini mereka tengah berada di sebuah kamar yang cukup luas, kamar anak gadis pria paruh baya yang sebelumnya ,


yang di mana ,wajahnya sangat mirip dengan gadis itu, pria paruh baya tersebut cukup senang dengan kehadiran gadis itu, wajahnya yang mirip dengan putrinya yang telah tiada, ia berharap dapat mengurangi kerinduannya kepada putrinya tersebut ,


harapan itu sama dengan putranya, pria paruh baya itu tidak menampik bahwasanya dia benar-benar berharap ,gadis itu bisa menjadi anaknya ,namun bagaimana nanti saat gadis itu kembali mengingat masa lalunya ,


apakah gadis itu masih bersedia untuk tinggal bersama dengannya ,namun disisi lain pria paruh baya tersebut mengarahkan orang-orangnya untuk mencari tahu tentang kabarnya menghilang seorang gadis muda dari kota tempat dia bertemu dengan gadis itu,


" Siska sebaiknya kamu istirahat saja dulu , papa dan kakak mu akan kembali ke kantor, karena kami hari ini ada meeting dengan klien, jika kau butuh sesuatu kau bisa meminta pelayan untuk mengambilkan nya," ucap pria paruh baya tersebut


"baik pa," ucap Siska, ya sejak dirinya mengetahui bahwa dia adalah bagian keluarga dari mereka, dan mereka pun mengatakan bahwa namanya adalah Siska ,

__ADS_1


selama di rumah sakit hubungan dia bersama dengan kedua pria berbeda usia tersebut semakin dekat terutama kepada bram yang notabenenya adalah kakaknya yang terkenal dingin, namun saat bersama dengannya ia akan mulai bersikap hangat , layaknya seorang kakak yang melindungi adiknya,


__ADS_2