
Pagi-pagi sekali Dilan sudah bersiap-siap untuk berangkat ke rumahnya sebelum ia pergi ia akan mengatakan sesuatu pada Kisya
"Ada apa?"ucap Kisya yang menatap wajah Dilan dengan sangat dalam.
"Mulai detik ini juga kita tidak memiliki hubungan apapun, sekarang kamu aku talak!"
Deng!
"A-apa, kita sudah bercerai. Aku tidak ingin,"ucap Kisya yang memeluk Dilan dan menangis.
"Sebab kita adalah saudara, dan aku juga mencintai wanita lagi."jelas Dilan sambil melepaskan pelukannya.
"Saudara?"
"Iya, bukankah tante adalah sepupu mama?"ucap Dilan yang mulai bangun.
"Kita lihat saja, aku akan menghancurkan kehidupan kalian aku tidak terima. Apa yang kau buat untuk ku dulu mama mu yang merusak kehidupan ku!"
"Sebaiknya berbuat baik saja,"ucap Dilan yang berlalu pergi meninggalkan Kisya yang masih menangis dan bersedih.
"Kau lihat saja nanti! Tadi baru saja kau bercinta dengan ku dan sekarang kau menalak ku, dasar brengsek! "teriak Kisya yang melemparkan semua barang-barangnya yang berdekatan dengannya.
Dilan menaiki motor sport miliknya dengan kecepatan tinggi agar ia segera sampai di rumah, setelah sampai di rumah ia langsung masuk kedalam dan ia bertemu dengan Bastian lalu ia langsung mendekati Kakaknya tersebut.
"Kak, siapa Kisya dan anak laki-lakinya?"tanya Dilan sontak membuat Bastian membulatkan matanya.
"Dimana kau bertemu dengannya?"tanya Bastian balik.
"Dia istri siriku, dan kami juga sudah berpisah,"ungkap Dilan.
Bastian membuka mulutnya lebar-lebar lalu ia memegang pundak Dilan.
"Kau menikahinya, dan tolong jelaskan satu persatu padaku agar aku mengerti."pinta Bastian dan Dilan duduk lalu ia mulai menceritakan semuanya pada Bastian.
Bastian meneteskan air matanya sebab ia tidak pernah bertemu dengan anak-anak selama ini, terutama anaknya dan Kisya ia berniat akan menemui Kisya untuk menemui anaknya.
"Jadi, anaknya maksudnya anak kami sudah seperti mu?"tanya Bastian yang sangat penasaran akan wajah dan rupa anaknya.
"Benar, bahkan kami satu kelas."jawab Dilan.
"Kau sudah jatuh di jalan yang salah, dia itu wanita malam dari dalu dan mungkin sekarang juga sebab kami sudah dua puluh tahun tidak bertemu."ucap Bastian yang mencoba untuk mengingat-ingat kembali kenangannya bersama dengan Kisya.
"Sudahlah, aku juga sudah berpisah darinya,"sambung Dilan.
Aku akan menemui Kisya, dan aku akan membawa anakku lalu aku akan menikahi Dilara dan kami hidup bahagia selamanya, batin Bastian.
__ADS_1
....
Riska sudah pagi-pagi sekali pergi ke pengadilan agama untuk menggugat cerai suaminya, ia bersama dengan pengacara Kenan mereka langsung masuk kedalam ruangan sidang dan disana sudah ada Azi.
"Sekali lagi saya tanya kenapa Bapak dan Ibu, apa kalian sudah yakin akan bercerai?"tanya Hakim.
"Saya yakin."jawab Riska.
"Saya ... Saya ... "Azi tidak bisa meneruskan ucapannya lalu ia menatap kearah Riska.
"Kalau kalian masih kurang yakin, maka sidang pertema ini akan kita tunda sampai satu Minggu kedepannya, "Hakim memukul palu lalu mereka semua bubar.
"Om, kenapa tidak mengatakan apapun jadi sekarang kita harus menunggu satu Minggu lagi."ucap Riska dengan sangat kesal.
"Ris, aku sangat mencintaimu dan aku tidak bisa melupakan mu ..."ucap Azi yang mendekati Riska dan bersujud di kaki Riska sambil menangis.
"Cinta, apa buktinya dan buktinya adalah perselingkuhan dan penghianatan?"tanya Riska sambil terisak-isak.
"Ris, tolonglah aku akan berubah dan aku tidak akan membuatmu terluka lagi bukankah kita sudah tua, kasihan anak kita sayang."Azi memohon kepada Riska agar tidak bercerai darinya.
"Tidak, Om."ucap Riska yang menangisi sejadi-jadinya.
Azi bangun dan langsung memeluk Riska.
"Aku mohon, Ris. Kali ini saja maafkan kesalahan ku dan aku berjanji tidak akan menduakan cinta kita lagi ... "
Aku akan kembali kedalam rumah tangga ku, dan aku harap om Azi bisa berubah dari sikap bajingan nya itu, batin Riska.
"Baiklah, kita akan bersama dan aku akan menunggu janji mu Om."ucap Riska membuat Azi tersenyum bahagia.
"Terimakasih, sayang aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini."ucap Azi yang memeluk Riska dengan sangat lembut dan mesra.
..
Setelah puas berjalan-jalan dan berlibur di pantai Kenan dan anak-anaknya sudah berangkat pulang, sebab besok meraka sudah melakukan aktivitas masing-masing saat di perjalanan mereka sudah sibuk dalma pikiran masing-masing.
Ternyata aku salah, aku kira aku dapat bukti disini tapi nyatanya aku tidak dapat apa-apa sebab Aya tidak ikut, batin Bagas.
"Gas, coba lihat ini. Foto kita bagus bukan?"ucap Dilara yang memperlihatkan ponselnya pada Bagas.
Bagas langsung melihatnya ada beberapa Foto mereka yang sangat lucu sehingga ia tertawa.
"Kau ini ada saja, lihat foto jelek ini lucu bukan?"ucap Bagas sambil melihat fotonya bersama dengan Dilara yang sedang memakan jagung satu bua berdua.
"Sudahlah tidak apa-apa, lagian juga untuk kenang-kenangan kita, "tambah Dilara.
__ADS_1
"Ya, ya."
"Kalian ini, sebaiknya kalian tidur saja sebab perjalanan panjang kita ini akan membuat kalian telah. Seharusnya kita kembali malam nanti tetapi Papa harus pulang sebab ada masalah di Kantor,"ungkap Alice.
"Tidak apa, Ma. Bukankah kita sudah puas berlibur?"sambung Bagas.
"Iya, benar itu."tambah Dilara.
"Sudah, kalian tidur saja masih ada waktu enam jam lagi kita sampai."ucap Kenan.
Semuanya mengikuti ucapan Kenan mereka semua langsung tidur sedangkan Alice tidak, ia menemani suaminya yang mengemudikan mobilnya.
Kenan tidak ingin naik pesawat sebab Dilara tidak mau dan ia harus menyetir cukup lama, membuatnya sedikit lelah namun, ia tidak memperlihatkannya pada anak-anaknya.
Aku sudah lelah tapi, aku harus sampai di rumah sebab aku ada urusan yang sangat penting di Kantor, aku tidak boleh lemah sebab aku masih mudah walaupun umurku sudah enam bulu tahun, batin Kenan.
...
Kisya bersiap-siap untuk berangkat menuju rumah Kenan sebab ia akan mengacaukan kehidupan mereka.
"Don, Mama mohon kali ini saja ya?"pinta Kisya pada Doni agar mau mengikuti langkahnya.
"Tapi, itu semua salah bagaimana jika mereka tes DNA?"tanya Doni yang sangat cemas akan rencana dari Mamanya.
"Tenang saja, Mama tahu bagaimana mereka jadi tidak akan mungkin itu terjadi, "jelas Kisya.
"Baiklah. "ucap Doni pasrah.
Doni dan Kisya bergegas pergi menuju ke rumah Kenan dengan menggunakan Taksi sebab, mobil Kisya sedang rusak dan berada di bengkel membuat mereka harus menaiki Taksi.
.
.
.
...Bersambung....
Follow Ig Author: cinta_terindah217
Hay teman-teman, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya.
Liek, Vote, Favorit, komen.
Author sangat berterimakasih atas dukungan dari kalian semua.
__ADS_1
Salam manis untuk kalian semua.😘