CINTA UNTUK IZZA

CINTA UNTUK IZZA
Play Girl


__ADS_3

Whani tahu hari ini Aldi pulang, tapi justru dia tengah antusias menyambut kedatangan Reihan sabtu ini.


"Nad.. nanti kalau ada orang nyari aku. Bilang aku keluar ada urussn ya.. " Pesannya pada rekan sekaligus pekerjanya.


"ok.. emang mau kemana sih.. ?"


"Ada aja.. " Whani menenteng tasnya berjalan menuju mobil.


.


Sebuah restoran pizza di Nagoya Hill Mall menjadi tujuanya saat ini. Berjalan anggun dengan memainkan ponselnya seolah menjadi Triknya.


"Awww... maaf mbak saya ga sengaja.. " Dia menyenggol pramusaji yang sedang menyajikan makanan di meja itu.


"ga papa mbak.. " Pramusaji itu tersenyum ramah. Tapi tidak dengan sejoli yang duduk berdempeten saling memeluk pinggang di sofa itu. Mereka nampak panik, si Pria langsung berdiri melihat Whani berada di situ.


"Kevin.. !!!" Serunya seolah terkejut.


"Whani.. " Lirih sang pria saat merasa ke tangkap basah.


"Ohhh... Elyana.. ??" Dia mengalihkan tatapannya pada wanita di samping Kevin.


"Whani.. ini ga seperti yang kamu liat.. " Kevin nampak panik,berjalan mendekati Whani.


"Stoopp.. !!"


Sang Pramusaji langsung pergi setelah menyadari sesuatu akan terjadi.


"Kamu sama Elyana.. kalian.. pelukan gitu.. ??!"


"Whani aku cuma makan siang bareng dia.. " Kevin meraih tangan Whani.


"Bullshitttt... kamu kira aku buta tadi hah.. ??" Dia berteriak tak terima.


"Mulai sekarang kita putus... !!"


"Whani.. Whani.. tunggu.. " Kevin berusaha mengejar tapi tangan Elyana menahannya.


"Udah lah.. " Bujuk Elyana.


"Ohhh Shiit... !!" Kevin menjambak rambutnya Frustasi.


"Ini semua gara-gara kamu.. !!"


"Kok aku, aku salah apa.. ??"


Elyana merasa tidak terima di salahkan.


"Kamu yang ngajak kita makan di tempat terbuka seperti ini kan tadi.. !!" Kevin langsung melenggang pergi.


"Kevin... kevinn.. !!" Teriakan Elyana sudah tidak dia hiraukan .


.


Whani mengusap air mata palsunya setelah masuk mobil. Lalu memakai kaca mata hitamnya .


"Ok.. I'm free... good bye Kevin .. " Dia tersenyum sinis.


Dia sengaja datang ke Mall itu. Karna tahu Kevin berada di sana bersana Elyana. Dan dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mengahiri hubungan dengan kevin .


Dia membelokan mobilnya di sebuah Food Court. Hari ini dia ingin merayakan putusnya dia dengan Kevin sambil menikmati sate kambing dan supnya.


Whani menatap layar ponselnya yang tetap menyala karna panggilan dari Kevin. Dia mengabaikannya, memilih menikmati makan siangnya.


Ohhh shittt...

__ADS_1


Dia justru melihat Aldi masuk ke area Food Court dengan mama papanya. Dia pura-pura sedikit menunduk. Takut ketahuan .


Untung Aldi duduk di meja hujung depan. Dan Whani segera keluar dari pintu samping di sela-sela pedagang.


"Apes banget sih.. pengen makan sate nikmat aja malah ga sempet kekunyah habis.. " Gerutunya di dalam mobil.


Dia memilih kembali ke rukonya. Dan saat jam pulang, dia di kejutkan dengan kehadiran Aldi di pintu luar Rukonya.


"Aldi.. " Lirihnya.


Aldi langsung memeluknya erat,


"Aku kangen banget sama kamu Whani.. "


Whani akhirnya membalas pelukan Aldi, menepuk-nepuk punggung lelaki itu.


"Aku juga.. "


Aldi mengurai pelukannya menatap manik hitam yang dia rindukan selama di jogja.


"Ayuk.. "


"Aku bawa mobil Al.. "


"Mobilmu biar di bawa Nadia.. "


Whani memutar badannya masuk kembali ke ruko.


"Nad.. bawain pulang mobil gue.. " di lemparnya kunci mobil pada Nadia.


Dan Nadia sigap menangkap.


"Ok say... "


Aldi mengajaknya jalan-jalan di Grand Batam Mall. Sebenarnya Whani sangat malas, tapi tidak enak menolak keinginan Aldi.


"Kamu sibuk banget ya di ruko.. ??" Tanya Aldi saat mereka sedang makan di restoran jepang.


"Lumayan.. " Whani mulai menikmati makannya.


"Pantesan.. kamu kurusan.. tapi tambah sexi.. " Bisik Aldi.


Whani hanya tersenyum tipis mendengar kata-kata Aldi.


"Kamu cuti berapa lama.. ??"


"2 minggu.. tadinya 1 minggu tapi karna kakak aku mau nikahan minggu depan, jadi aku tambah lagi seminggu".


Whani mengangguk sambil menikmati makananya.


"Kamu mau kan.. nemenin aku di nikahannya kakak aku nanti.. "


"Tentu.. " Whani tersenyum lebar dan Aldi pun membalasnya.


"Tapi mungkin aku gabisa slalu nemenin kamu jalan-jalan.. "


"Kenapa.. ?"


"Sodara mama ada yang mau dateng, aku akan sedikit sibuk bantuin dia di sini.. " Padahal itu hanya alasan Whani, karna tidak mau waktunya dengan Reihan terganggu nantinya.


"ohhh.. ga papa.. yang penting sempetin aja pas weekand.. " Ujar Aldi.


"Ok.. aku usahain.. "


"Ohh iya... Kita sekeluarga akan pake baju warna merah maroon, kamu punya ga.. ? "

__ADS_1


"punya kok.. yang ga ada tu warna pelangi.. " kelakarnya.


Aldi tertawa terbahak-bahak.


"Aku mbayangin kayaknya lucu gitu kamu pake baju pelangi.. "


Whani melirik ponselnya yang kembali berdering dalam mode Silence. Kevin masih menghunginya.


"jangan mbayangin.. karna aku ga akan pernah make.. " Whani pura-pura melotot galak.


Dan Aldi semakin terpingkal-pingkal. sampai sebagian orang menatap tajam mereka .


.


30 menit kemudian,


"Al.. aku ke toilet dulu ya.. " Pamitnya


"Ok... "


Dan dia segera bangun menuju toilet. Sesampainya di toilet, Whani membasuh mukanya yang nampak lelah. Lalu mengoleskan bedak tipis. Dan setelah siap kembali menghampiri Aldi.


"Yuk.. " Dia menarik tangan Aldi.


Mereka memasuki beberapa toko baju dan membeli beberapa potong. Whani tentu saja menolak setiap kali Aldi ingin membayar belanjaanya.


"Udah.. bayar sendiri-sendiri aja.. '' Tegasnya.


.


Pukul 9 Aldi menghantar Whani pulang. Dia tidak turun, karna whani selalu melarangnya untuk turun. Dengan alasan papanya galak.


"Aku pulang ya.. " Pamit Whani tapi Aldi menahannya.


Aldi mencium bibir Whani detik itu juga, ******* habis bibir sensual itu. Whani yang semula diam terpancing ikut membalas. Mereka saling membelit dan tangan Aldi meremas 2 barang antik milik Whani.


Whani langsung mendorong dada Aldi. Nafas mereka sama -sama terengah engah.


"Aku kangen banget sama kamu Sayang.. " suara Aldi terdengar berat. Lalu kembali mengecup bibir whani.


Setelah di rasa cukup. Whani menyapu bibirnya dengan Tisu lalu membuka pintu.


"Aku pulang.. "


Aldi menyerahkan paper bag kecil untuk Whani.


"Apa ini. ??"


"Buka aja di rumah.. " Aldi tersenyum mencium pipi whani.


Whani pun tersenyum lalu turun. Mobil Aldi langsung melesat jauh dan Whani segera masuk.


"Baru pulang nak.. ??" tegur mama.


"Iya ma.. " Whani mulai menaiki tangga.


"Sanpai bile lah nak macam tu Whani.. " Mama menggelngkan kepalanya. Merasa pusing dengan tingkah anak sulungnya.


Selesai mandi Whani membuka paper bag pemberian Aldi. Dan di dalamya terdapat kotak perhiaasan.


Whani membukanya, dan ternyata ada cincin emas yang cukup cantik si dalamnya. Dia segera mencobanya di jari tangannya, Dan pas. Sangat cantik.


"Apa maksut Aldi ngasih kayak gini ?" Whani melepas kembali cincin itu dan menyimpannya.


Ponselnya kembali berdering, Kevin tak putus asa menghubunginya . Dan Whani mengabaikannya, memilih tidur istirahat.

__ADS_1


__ADS_2