Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 10


__ADS_3

Keesokan paginya Wisnu sudah bangun dia sudah tampak lebih fres,dia menghampiri Vera yang sedang sibuk di dapur.


"Sayang kamu masak apa?"Tanya Wisnu lalu memeluk Vera dari belakang menciumi tengkuk Vera yang membuat istrinya merinding karena sentuhan Wisnu.


"Mas,ihh geli aku lagi masak ini,"Jawab Vera lalu menghadap ke arah suaminya.


"Aku kangen sayang,"Bisik Wisnu ditelinga Vera,lalu Wisnu mematikan kompor dan mulai mencium bibir Vera,memagut dengan mesra,Wisnu tak tinggal diam karena istrinya menurut saja tangan dia sudah menjelajah ke bukit kembar Vera,lalu mengecup dan menyusu seperti bayi.Akhirnya pagi itu sepasang suami istri melakukan kewajibanya setelah berbulan bulan berpisah.


"Kamu mas,jadi kesiangan kan aku masaknya,"Vera turun dari ranjang lalu beranjak ke kamar mandi sambil menggerutu.


"Maaf Ver,jangan menggerutu begitu mau aku nyusul ke kamar mandi lagi hem,"Jawab Wisnu sambil terus menatap inten istrinya.


"Aahh gak mas,aku mau masak,"Vera lalu mengunci pintu kamar mandi yang membuat Wisnu tertawa melihat tingkah istrinya.


Saat istrinya tengah mandi,ponsel Wisnu berdering menandakan ada panggilan masuk,Wisnu nampak tersenyum melihat siapa yang menghubunginya.Sampai istrinya keluar dari kamar mandi dia tidak menyadarinya.


"Mas chat sama siapa seh,kok senyum senyum gitu,"Tanya Vera curiga.


"Eh sayang,kapan kamu keluarnya?"Wisnu nampak kaget dengan kedatangan Vera.


"Dari tadi mas,kamu serius banget lihat ponsel kamu, sampai aku keluar kamu enggak sadar,"Jawab Vera.


"Hehe maaf Ver,tadi chat sama Gio,dia ngajak bertemu gitu,aku mandi dulu ya mau bertemu Gio,"Wisnu langsung beranjak ke kamar mandi tanpa melihat istrinya yang tengah curiga.


Diam diam Vera melihat ponsel Wisnu,dia sangat penasaran apakah benar dia chat sama Gio,dia mengambil ponsel suaminya tapi sayang ponselnya dikunci yang membuat Vera bertambah curiga.


"Sejak kapan mas Wisnu memberi sandi pada ponselnya,"Tanya Vera dalam hati.


Vera sudah mencoba beberapa kali tetapi gagal akhirnya dia meletakkan ponsel suaminya kembali,saat akan berbalik ponsel suaminya menyala menandakan ada pesan masuk,Vera sempat melihat nama Gio disana dan Vera tak jadi curiga.Vera lalu mengeringkan rambutnya setelah itu bergegas melanjutkan masaknya kembali untungnya Bisma bersama neneknya,jika tidak bisa kelaparan karena ditinggal *** *** dengan suaminya.


"Mas,makan dulu yuk aku sudah selesai masak ini,"Ajak Vera melihat suaminya keluar dari kamar dengan penampilan yang sudah rapi.


"Iya Ver,Bisma masih sama ibu,"Tanya Wisnu lalu duduk di meja makan.


"Iya mas,nanti rencananya aku ajak pulang dia,"Mengambilkan makanan untuk suaminya.

__ADS_1


"Makasih,nanti aku pulang sore ya Ver,"Wisnu menerima piring dadi Vera.


"Yah,kok lama banget seh mas emang mau kemana sama Gio,kasihan Bisma mas dia kangen banget sama kamu,"Vera cemberut.


"Ada urusan sebentar Ver,enggak malam kok kan besak besak bisa maen bareng,"Jawab Wisnu.


Mereka lalu mulai makan,hanya suara denting sendok yang terdengar.Setelah selesai Wisnu lalu pamit pada istrinya Vera kalau akan keluar,Vera juga bergegas mencuci piring bekas mereka makan dan bersiap siap akan kerumah ibunya.


"Loh Ver,Wisnu mana kenapa kamu kesini sendiri,"Tanya ibu Karina saat Vera sudah tiba dirumahnya.


"Keluar bu bersama Gio,"Jawab Vera.


"Suami kamu itu gimana seh Ver,baru pulang kerja jauh jauh tidak bertemu anak istri kok pulang pulang malah pergi bersama temanya,bukanya mengajak kamu dan Bisma jalan jalan,"Omel bu Karina.


"Aku sudah menegur mas Wisnu bu,tapi dia bilang masih ada hari esok,"Jawab Vera lesu.


"Kamu itu yang tegas dong Ver,jangan apa apa diam kasihan Bisma,"Bu Karina nampak kesal dengan menantunya.


"Ayah enggak sayang Bisma nek,Bisma lebih suka jalan jalan bersama om Satria,"Jawab polos Bisma lalu duduk dipangkuan Vera.


"Husst sayang enggak boleh bicara gitu,"Vera menutup bibir anaknya dengan telunjuk.


"Dia teman Vera di pasar bu,"Jawab Vera nampak gugup.


"Kamu tidak ada hubungan apa apa sama dia kan Ver?"Bu Karina mengintrogasi anaknya.


"Ya enggak lah bu,Satria juga tahu Vera udah punya suami,dia dekatnya sama Bisma bu,"Jawab Vera.


"Syukurlah kalau begitu,Ibu mau arisan dulu ya,kalian baek baek dirumah tunggu ibu dulu baru pulang,"Pamit Bu Karina lalu beranjak pergi.


"Iya bu hati hati!Hufftt untung ibu percaya,"Vera merasa lega ibunya tidak banyak bertanya lagi tentang Satria.


"Bisma sayang,jangan cerita apa apa sama ayah,dan nenek tentang om Satria ya,"Vera memberitahu anaknya.


"Memangnya kenapa bun,om Satria baik enggak kayak ayah,"Jawab Bisma.

__ADS_1


"Nanti kalau Satria bilang bilang,Bisma enggak diajak maen lagi sama Om Satri,Bisma mau Om Satria pergi,"Vera memangku anaknya.


"Enggak mau Bun,"Bisma menggeleng.


"Kalau begitu Bisma nurut Bunda ya,"Vera mengelus kepala anaknya dan menciuminya,ada rasa bersalah dalam dirinya telah membohongi anaknya dan ibunya.


Karena bosan dirumah Vera mengajak anaknya jalan jalan ke taman kota,dia tiba tiba ingin kesana,dia berangkat bersama anaknya dengan memesan taksi.Sekitar tiga puluh menit mereka sampai ditaman,Bisma kelihatan sangat bahagia dia berlari larian di taman,saat melihat penjual es krim Bisma ingin membeli dan Vera pun mengajaknya membeli.


Saat Vera tengah membelikan es krim untuk Bisma,pandanganya tertuju pada pasangan yang sedang bermesraan di salah satu taman tersebut,Vera nampak terkejut ternyata dia adalah Wisnu dan Nindi,lagi dan lagi Wisnu membohongi dirinya.Dia cepat cepat mengajak Bisma Pergi tetapi sudah terlanjur Bisma melihat ayahnya.


"Bun,Bun itu ayah sama siapa?"Tanya Bisma polos,Vera hanya diam matanya sudah berkaca kaca tidak mendapat jawaban dari ibunya,Bisma berlari mendekati ayahnya.


"Ayaaahh,kok ayah disini,"Tanya Bisma menghampiri ayahnya.


"Bis ma,kamu bersama siapa disini nak?"Tanya Wisnu gugup sekaligus terkejut.


"Sama Bunda yah,itu Bunda disana,"Wisnu menunjuk arah dimana bundanya berdiri tetapi sudah tidak ada.


"Loh Bunda mana yah,"Bisma tidak melihat keberadaan bundanya.


"Emm Bisma sama ayah saja ya,kita pulang,"Ajak Wisnu pada anaknya dan Nindi nampak kesal dengan kehadiran anak Wisnu.


"Yah tante ini siapa?"Tanya Bisma.


"Dia,dia teman ayah nak,namanya tante Nindi,"Wisnu memperkenalkan pada Bisma.


"Hae sayang,kamu ganteng sekali kaya ayahmu,"Nindi mencubit pipi Bisma.


"Benarkah tante?Tante juga cantik,"Puji Bisma.


"Anak pintar,makasih sayang,"Jawab Nindi dengan mengganti menggendong Bisma,walau kesal sebenarnya Nindi sangat menyukai anak anak.


Wisnu mengajak Bisma kerumah Nindi,niat hati hanya ingin mengantar Nindi justru Bisma pengen bermain dengan Nindi,Bisma memang anaknya mudah akrab dengan siapapun.


Sedangkan Vera setelah memastikan Bisma ikut ayahnya dia berlari dan langsung menyetop taksi,hatinya hancur untuk kesekian kalinya suaminya jalan dengan mantan kekasihnya,walau kenyataanya dia juga berselingkuh.Dia menuju ke tempat kerja Satria.Satria yang kedatangan Vera tiba tiba juga terkejut,dia melihat Vera tidak baek baek saja dia bergegas ijin dengan bosnya untuk keluar sebentar.Dia lalu menyuruh Vera mengikutinya.

__ADS_1


"Ver,kamu kenapa?"Tanya Satria mereka sedang berada dirumah Satria.


"Mas,hik hiks,"Vera menghambur memeluk Satria dia menumpahkan segala perasaanya dengan menangis sejadi jadinya.Satria hanya diam membiarkan Vera menangis.


__ADS_2