
"Halo bagaimana dengan pencarian kamu?"Rendra tengah menghubungi seseorang.
"Maaf bos kami belum mendapatkan informasi apa apa sepertinya data mereka ditutup oleh pihak berwenang,"Jawab anak buah Rendra.
"Aaahhh sial,sial,"Rendra membanting ponselnya dan marah marah.
"Dimana keberadaan kamu Ver,sampai kapanpun aku akan terus mencari kamu Vera tidak ada yang bisa miliki kamu kecuali aku,"Gumam Rendra dengan sorot mata tajam.
Jodi yang sudah menutup semua data data dan keberadaan Vera juga keluarganya,Jodi melakukan semua itu demi Vera dia tidak mau Vera kenapa napa karena dia tahu Vera sedang dalam incaran Rendra.
Dan sekarang dia terbaring koma entah apa yang akan terjadi jika sampai Rendra menemukan Vera.
Sudah seminggu Jodi dirawaat tetapi belum ada tanda tanda untuk Jodi bangun dari komanya,Vera tidak pernah meninggalkan Jodi dia selalu berada disampingnya,Vera benar benar telah jatuh hati pada Jodi.
"Tan,kok tante sudah disini apa terjadi sesuatu dengan Jodi Tan?"Tanya Vera saat melihat ibunya Jodi sudah berada dirumah sakit.
"Tadi dokter menghubungi tante nak,dokter bilang tadi Jodi sempat menggerakkan tanganya tetapi belum membuka matanya,"Jelas bu Siti.
__ADS_1
"Benarkah tan?Alhamdulilah semoga ini pertanda baek ya tan,"Jawab Vera senang.
"Ya nak,sana kamu masuk pasti Jodi berharap bisa mendengar kamu lagi,"Ucap Bu Siti.
"Baik tante,"Jawab Vera lalu dia masuk kedalam ruang perawatan Jodi.
Selama koma Vera selalu menceritaakan kegiatan dia dan juga selalu membacakan buku kesukaan Jodi,Vera berharap Jodi bisa mendengarkan dia berbicara.
"Pagi Jo,eemm kamu tau gak Jo hari ini aku sangat bahagia saat tiba disini mendapat kabar jika kamu menggerakkan tangan kamu,aku selalu berdoa semoga kamu cepat membuka mata kamu Jo,aku ingin menjawab apa yang pernah kamu tanyakan ke aku Jo,bangunlah Jo buka mata kamu?"Gumam Vera memegang tangan Jodi.
"Bisma selalu nanyain kamu Jo,dia kangen sama kamu,a aku juga kangen Jo apa kamu tahu aku sekarang sudah cinta sama kamu Jo ntah kapan rasa ini muncul,buka mata kamu Jo jangan tinggalin aku,"Vera kembali meneteskan air mata.
"Ve,Vera,"Lirih Jo nyaris tidak teedengar.
"Jo,Jodi alahamdulilah Jo kamu sudah sadar sebentar ya aku panggil dokter,"Vera sangat senang di berlari keluar dan memeberitahu dokter bahwa Jo sudah sadar.
Dokter telah selesai memeriksa Jodi,dokter itu tersenyum "Syukur alhamdulilah ini adalah ssbuah mukzizat pasien yang koma dan kritis kembali sadar dan kondisinya baik,"Ucap dokter tersebut.
__ADS_1
Semua nampak bahagia mendengar penjelasan dokter Vera dan bu Siti berpelukan saking bahagianya.Dokter tersebut lalu pamit dan meninggalkan ruangan Jo.
"Syukur alhamdulilah Nak kamu akhirnya bangun juga,"Ucap Bu Siti lalu memeluk Jodi
"Ibu,bapak kalian disini?"Ucap Jodi lirih.
"Ya Jo kamu itu koma sudah satu minggu,kami sudah sangat kawatir dengan keadaan kamu,terutama nak Vera dia setiap hari kesini menjaga dan menemani kamu Jo,"Jelas pak Agua.
Kedua orang tua itu saling melepas kangen juga bahagia karena anaknya baik baik saja dan bisa segera pulih.
"Nak ibu sama bapak mau mengurus data Jodi dulu beserta administrasinya kamu tunggu dan temani dia ya?"Ucap pak Agus dan diangguki oleh Vera.
"Jo,kamu butuh apa aku ambilkan ya?"Ucap Vera.
"Enggak Ver,kamu duduk sini,"Jo menepuk ranjang tempat dia terbaring.
Verapun menurut dia duduk disamping Jo tepatnya satu ranjang denganya,Jo meneteskan aer mata dia tak menyangka Vera akan peduli denganya.
__ADS_1
"Hei kok nangis Jo,apa ada yang sakit aku panggilkan dokter ya?"Ucap Jo tetapi dia langsung memegang tangan Vera bahwa dja baik baik saja,Jo merasa terharu atas apa yang dilakukan Vera.
"Tunggu,aku gak apa apa Ver duduklah,"Ucap Jo lalu menyuruh Vera duduk.