Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 35


__ADS_3

Wisnu datang kerumah Nindi dengan acak acakan dia kurang tidur,makan tidak teratur karena tidak ada yang menyediakan makanan juga pakaian.Apa apa harus dua kerjakan sendiri.


"Mas,kamu kenapa kusut begitu,"Tanya Nindi memghampiri Wisnu yang langsung duduk di sofa.


"Nin,aku lapar kamu masak apa haari ini,"Tanya Wisnu tanpa menjawab oertanyaan Nindi.


"Ada mas,makan saja itu masih ada sisa lauk tadi,"Jawab Nindi sambil menunjuk meja makan.


Wisnu lalu berjalan menuju meja makan dan makan dengan lahap seperti orang kelaparan saja.Nindi heran melihat Wisnu makan seperti orang kelaparan.


"Mas kamu ini enggak makan berapa hari seh sampe kayak gitu makanya,"Tanya Nindi heran.


"Aku lapar Nin,semenjak enggak ada Vera aku enggak bisa makan enak,kamu juga enggak mau masakin aku,"Protes Wisnu.


"Loh kok aku seh,makanya cepat nikahin aku biar aku masakin lagian kan bisa beli mas tinggal pesen aja,pelit amat jadi laki,"Jawab Nindi ketus.


"Kamu lupa semua ATM aku dibawa Vera,uang aku habis aku enggak bisa sembarangan ambil uang kantor Nin,"Wisnu masih fokus makan tanpa melihat Nindi.

__ADS_1


"Hahah seorang direktur peruasahaan besar kok kere enggak punya uang,kasihan banget seh mas mas hidup kamu,makanya cepat temukan Vera dan ambil semua hak kamu mas agar kamu bebas menggunakan uang kamu sendiri,jangan mau sembunyi diketek istri kamu terus,"Ledek Nindi.


"Diam kamu,"Bentak Wisnu.


"Kan benar mas yang aku bilang,lagian kamu punya mertua dan anak kamu tinggal disana kenapa kamu enggak minta makan sama dia,"Jawab Nindi.


"Ibu tahunya Vera sama aku Nin,masak aku minta makan seh kalau ibu tahu Nindi hilang bisa gawat dong"Protes Wisnu.


"Dasar oon kamu mas,kan kamu bisa alesan kangen anak kamu,atau kamu mampir habis dari metting atau gimana tanpa ibu mertua kamu tanya tanya soal Vera,"Nindi geleng geleng kepala.


"Benar juga ya kata kamu,sekalian aku cari informasi sama ibu,"Jawab Wisnu lalu beranjak memghampiri Nindi dan duduk disampingnya.


Waktu sudah menunjukan senja,Vera dan Jo sudah selesai belajar lalu Vera mengajak Jo makan di salah satu restoran ternama di kota itu.Tanpa Vera tahu bahwa restoran itu milik Bonita istri Satria dan mereka juga sedang berada di restoran itu sedang meninjau tempatnya dan akan memberi kabar bahagia.


"Jo,Terima kasih ya sudah mau mengajari aku dengan sabar,"Ucap Vera dia senang bisa kenal dengan Jo.


"Iya sama sama Ver,kamu pinter juga looh dalam waktu singkat sudah paham,"Puji Jo.

__ADS_1


"Aah kamu Jo jangan terlalu berlebihan memuji nanti aku jadi sombong gimana?"Jawab Vera diselingi candaan.


"Haha mana bisa kamu sombong Ver,orang yang sudah nyakitin kamu saja masih kamu maafin,"Jawab Jo


Vera hanya senyum hambar tanpa berniat menjawab apa yang Jo bicarakan.Saat mereka tengah makan,mereka dikejutkan dengan manajer restoran yang bilang bahwa pemilik Restoran akan datang dan para pengunjung di mohon berdiri karena pemilik restoran akan mengumumkan berita bahagia.


Vera dan Jo juga ikut berdiri dan menghentikan makan mereka,pemilik restoran keluar dari ruangan mereka seorang wanita cantik dengan kulit putih,hidung mancung,dan memakai hijab menambah kesan wibawa dan anggun,dan dibelakangnya berjalan seorang laki laki dengan tubuh atletis dan sangat tampan,Vera mematung melihat siapa pemilik Restoraan tersebut rasanya dia ingin lari saja tetapi tidak mungkin karena banyak pengunjung yang nantinya akan melihatnya.


"Selamat sore para pengunjung restoran Laras,saya dan suami saya mengucapkan banyak terimakasih karena kehadiran kalian disini,kusus hari ini yang sudah makan disini akan saya gratiskan sebagai tanda rasa syukur kami karena sekarang saya telah mengandung,doakan saya dan janin saya selalu sehat sampai nanti lahir ya,"Ucap Bonita kepada para pengunjung.


Vera mematung,baru kemaren Satria bilang bahwa dia tidak pernah menyentuh istrinya dan sekarang didepan banyak orang istrinya mengumumkan berita tersebut.


"Di dia hamil,kamu pembohong mas,kamu sama saja dengan mas Wisnu bahkan kamu bilang tidak pernah menyenttuhnya,"Batin Vera menangis.


Satria belum menyadari jika ada Vera di dalam restoran tersebut,semua pengunjung bersorak gembira dan mereka satu persatu memberikan selamat kepada Bonita dan Satria hingga tiba saatnya Jo maju bersama Vera,dengan perasaan kacau Vera maju dan memberi selamat yang membuat Satria amat terkejut,ingin sekali dia bicara pada Vera,tetapi itu tidak mungkin karena Bonita sedang bersamanya.


Dengan menahan tangis Vera memberi ucapan selamat kepada pasangan tersebut setelah itu dia berlari keluaar yang membuat Jo heran dan bertanya tanya.Jo menyusul Vera ke depan tetapi dia sudah tidak ada Jo lalu mencari Vera.

__ADS_1


"Hiks hiks kenapa semuanya jahat sama aku,kenapa semua laki laki itu sama saja mereka hanya bisa memberi janji janji palsu,aaaaarrrrrrkkkhhhhhh,Teriak Vera dengan berlinang aer mata,Vera berada ditaman sendiriaan.


Jo mencari cari keberadaan Vera,entah apa yang terjadi hingga tiba tiba Vera pergi meninggalkan Jo.


__ADS_2