Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 94


__ADS_3

Sepulang sekolah Bisma langsung mengurung diri dikamar,dia menangis,neneknya yang kawatir dan bingung akhirnya menghubungi Vera karena Bisma sama sekali tidak mau berbicara dan keluar kamar.


"Ver pulanglah dulu sebentar,Bisma mengurung diri dikamar semenjak pulang sekolah,"Ucap bu Karina diseberang tlf.


"Memangnya kenapa bu,apa dia sakit?"Tanya Vera kawatir


"Ibu gak tahu Ver,pulang langsung pintu dikunci ibu panggilin gak nyahut dan sepertinya dia menangis,"Jelas bu Karina.


"Baik bu,Vera akan segera pulang,tolong jaga Bisma dulu ya bu,"Panik Vera


"Iya nak,kamu hati hati ya,"Jawab Bu Karina.


Vera lalu pamit pada Caca agar urusan peruaahaan dia handel.Jodi yang kebetulan datang melihat Vera terburu buru lalu memghampirinya.


"Loh Ver,ada apa?kenapa kamu kelihatan panik begitu,"Tanya Jodi


"Bisma Jo,dia mengurung diri di kamar kata ibu nangis juga, tadi ibu tlf aku,"Jelas Vera sambil merapikan meja kerjanya


"Aku antar ya,jangan kamu menyetir dengan keadaan kaya gini kacau bisa bahaya,"Usul Jo


"Tapi apa gak ngrepotin kamu,"Tanya Vera


"Enggak kok santai saja,"Jawab Jo


"Ya sudah ayo Jo,cepetan takut Bisma kenapa napa,"Ucap Vera panik


"Iya,iya kamu tenang dulu ya,aku ambil mobil dulu kamu tunggu di lobi oke,"Jawab Jo lalu dia berjalan menuju parkiran sedangkan Vera menunggu di lobi.


Jodi yang tadinya ingin menyampaikan soal kontrak kerjasama perusahaan Wisnu justru beralih mengantar Vera pulang kerumah.Sesampainya dirumah dengan panik Vera turun lalu berlari masuk disana sudah ada bu Karina yang berusaha membujuk Bisma di depan pintu.


"Bu bagaimana?"Tanya Vera kawatir


"Akhirnya kamu sampai Ver,dia tetap tidak mau keluar kamar coba kamu bujuk siapa tahu jika kamu yang bicaraa dia mau membuka pintu,"Jelas bu Karina.

__ADS_1


"Sayang,Bisma ini bunda nak,Bisma baek baek saja kan,"Ucap Vera sambil mengetuk pintu


"Buka pintunya sayang,boleh bunda masuk dan bicara?"Ucap Vera lagi dan benar saja sesaat kemudian Bisma membuka pintu lalu memeluk bundanya dan terisak.


Semua yang ada disitu merasa lega terutama bu Karina,setelah memastikan cucunya baek baek saja dia lalu pergi meninggalkan mereka agar bisa berbicara secara pribadi.


"Hei sayang,ada apa nak?apa ada yang sakit sayang?"Tanya Vera kawatir .


"Cup sayang,masak jagoan bunda nangis seh,sini kita duduk dan Bisma cerita ada apa?"Ucap Vera lagi sambil mengelus kepala anaknya.


"Bun a apa benar jika ayah tidak sayang kita,ayah menikah lagi dan akan punya dedek bayi lagi bun,Bisma akan dibuang ayah ya bun,ayah tidak sayang kita ya bun,apa benar aku anak haram bun,anak yang dikandung sebelun bunda dan ayah menikah,"Ucap Bisma dengan terisak


Jduaarrr rasanya dunia berhenti ketika Vera mendengar aapa yang Bisma ucapkan.


"Sayang siapa yang bilang seperti itu?"Ucap Vera akhirnya ikut meneteskan aer mata.


"Ayah teman aku,katanya temanya ayah bun dan dia bilang ayah sudah menikah lagi dan akan segera punya anak,"Jawab Bisma menangis.


"Sayang dengar bunda ya nak,Bisma anak bunda dan ayah yang sah,Bisma bukan anak haram nak,Bisma bunda kandung selama 9bulan diperut bunda,kemanapun bunda pergi Bisma selalu ada diperut bunda,jangan dengarkan omongan mereka ya sayang,"Ucap Vera berlinang aer mata.


Vera terdiam tidak tahu mau menjawab apa tetapi tiba tiba Jodi muncul dan menjawab apa yang Bisma tanyakan.


"Ayah kamu tidak ninggalin kamu Bisma,ayah kamu sayang sama kamu,malah sayang banget sama kamu,ayah kamu dan bundamu tidak bersama karena Tuhan tidak menjadikan mereka berjodoh,hanya sampai disini jodoh ayah dan bundamu,jika kamu besar nanti kamu akan paham Bisma,"Jelas Jodi


"Dan Bisma masih bisa bertemu ayah kapanpun Bisma mau,hanya saja rumah kalian yang berbeda,"Jelas Jodi lagi


"Jadi ayah masih sayang aku kan om,"Tanya Bisma


"Iya dong,kan Bisma jagoanya ayah sama bunda,jadi Bisma gak boleh cengeng lagi,dan gak boleh membuat bunda menangis juga kawatir,justru yang sayang Bisma kan jadi banyak,ada ayah,ada bunda Vera juga ibu Nindi kan?"Tanya Jodi


"I iya Om,tante Nindi juga sayang Bisma,"Jawab Bisma


"Nah,jadi Bisma gak boleh nangis lagi ya,enggak usah didengerin apa kata temen Bisma,cuekin aja,"Jelas Jodi

__ADS_1


"Iya om,Bisma gak akan nangis lagi,"Ucap Bisma lalu beralih ke pangkuan Jodi dan menghapus aer matanya.Vera tersenyum melihat Bisma sudah nampak tenang.


"Bisma udah makan belum?"Tanya Jodi


"Belum om,"Jawab Bisma


"Gimana kalau kita makan bareng diluar,dan Bisma boleh milih makan apa aja yang Bisma suka,"Ucap Jodi


"Beneran om,Bisma boleh makan apa aja yang Bisma suka?"Tanya Bisma girang.


"Iya sayang boleh kok,om Jodi yang traktir,"Jawab Jodi.


"Horee ayo om aku mau,"Jawab Bisma sambil menarik tangan Jodi.


" Eeeiitttsss tunggu dulu,Bisma ganti baju dulu terus menemui nenek dan minta maaf ya,tadi udah buat nenek sedih dan kawatir oke,"Jelas Jodi.


"Oke om siap,Bunda maafin Bisma ya?Bisma enggak akan buat bunda dan nenek kawatir lagi,"Ucap Bisma lalu mencium bundanya.


"Iya sayang,bunda udah maafin Bisma jangan buat kita kawatir ya nak,"Jawab Vera dan Bisma pun mengangguk.


Sambil menunggu Bisma mandi Vera dan Jodi keluar Vera merasa gak enak sama Jodi,tetapi berkat Jodi Bisma menjadi ceria lagi.


"Eemm Jo,makasih ya udah bantu aku tadi,"Ucap Vera


"Bantu apa seh,tapi maaf ya kalau tadi aku langsung masuk aja,aku gak nguping ko tadi aku mau menyerahkan dokumen ini dan akan berpamitan pulang,lalu gak sengaja mendengar pembicaraan kalian,"Jawab Jodi merasa bersalah


"Enggak apa apa Jo,justru aku tenang ada kamu tadi coba kalau enggak gak tahu gimana aku tadi jawabnya,"Ucap Vera


"Ah kamu Ver,memangnya Wisnu tidak menemui Kalian emm maksudku Bisma?"Tanya Jo


"Enggak Jo,bahkan tlf saja tidak pernah,"Jawab Vera


"Bener bener keterlaluan Wisnu,"Ucap Jodi geram.

__ADS_1


Saat mereka tengah ngobrol Bisma keluar dan dia sudah nampak lebih segar juga rapi,sebelumnya Bisma juga sudah menemui neneknya di kamarnya,Bisma juga mengajak neneknya makan tetapi neneknya tidak mau,dia memilih dirumah saja.Mereka akhirnya berangkat ke mall untuk makan bersama.


__ADS_2