Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 46


__ADS_3

Wisnu pamit pulang karena hari sudah sore,dia menjadi semangat untuk bertemu Bisma dan Vera lagi setelah pertemuanya tadi Wisnu menjadi kepikiran Vera.


"Darimana kamu mas?"Tanya Nindi yang menghampiri Wisnu pulang.


"Kerja emang darimana lagi,"Jawan Wisnu.


"Bohong,kamu habis dari rumah Vera kan mas,"Jawab Nindi marah.


"Kalau iya kenapa?dia masih sah istriku dan Bisma anakku,"Jawab Wisnu lalu meninggalkan Nindi yang masih mematung didepan pintu.


"Mas tunggu aku belum selesai bicara,mas,"Teriak Nindi tetapi diabaikan Wisnu.


Wisnu lalu bebersih dan merebahkan tubunya diatas kasur dia mengingat pertemuanya dengan Vera yang membuat dia berdebar dan terbayang wajah Vera.


"Ver,Ver kenapa aku baru sadar sekarang jika kamu sangat cantik,"Batin Wisnu.


"Seandainya dulu aku tidak menduakan kamu,apakah kamu mau ya Ver balikan sama aku lagi dan tidak ada perceraian lagi,"Gumam Wisnu yang menyesali perbuattanya.


"Bicara apa kamu mas,jadi kamu berencana akan balikan lagi begitu,"Tanya Nindi yang tiba tiba masuk.

__ADS_1


"Kenapa memang?"Jawab Wisnu.


"Aku enggak rela ya mas,kamu balikan dengan Vera lagj,"Nindi berdiri didepan Wisnu.


"Apaan seh kamu Nin,sudahlah aku capek mau tidur jika kamu mau tidur silahkan joka enggak keluar sana,"Usir Vera secara halus.


Nindi tidak lagi berbicara dia menghentakkan kakinya lagu pergi,Wisnu kembali dalam lamunanya.


"Aku tidak boleh diam saja,aku harus berbuat sesuatu ,aku enggak rela kalian balikan lagi,"Gumam Nindi.


Keesokan paginya seperti biasa Vera sudah siap siap akan ke kantornya dan Bisma sekolah dengan diantar Vera terlebih dahulu.Jo sudah menunggu dikantor, Vera terkejut melihat Jo sudah menunggunya.


"Iya Ver,kita ada meting pagi hari ini makanya aku mengingatkan kamu,"Jawab Jo.


"Iya benarkah Jo,kok aku enggak tahu,"Tanya Vera.


"Maaf Ver,kemaren aku lupa bilang sama kamu sekarang kamu siap siap kita akan meting pagi ini,ini materi kita silahkan kamu pahami dan pelajari dulu,"Jawab Jo lalu menyerahkan sebuah map kepada Vera dan Vera menerimanya.


"Terimakasih Jo,saya akan siap siap dan pelajari dulu,"Jawab vera.

__ADS_1


Jo mengangguk dia akan menunggu saja diruang meting,setelah sepuluh menit Vera masuk keruang meting dan tak berapa lama tamu ysng ditunggu tunggu datang juga dan mereka meting bersama.


Sudah sebulan Vera bekerja sebagai pemimpin perusahaannya dan mulai berkembang karena kegigihan Vera,dia juga kembali dekat dengan Satria karena mereka memang menjalin kerjasama.Wisnu hampir tiap jari datang dan selalu mencuri curi pandang pada Vera,dia juga ingin dekat dengan Vera tetapi Vera selalu menjaga jarak dengan Wisnu.


"Nak,apa kamu benar benar akan bercerai dengan Wisnu,"Tanya Bu Karina saat mereka sedang makan bersama.


"Kenapa ibu tiba tiba berbicara seperti itu?"Tanya Vera.


"Enggak apa apa nak,ibu hanya bertanya saja?"Jawab Bu Karina.


"Pasti ada yang ibu fikirkan kan?"Tanya Vera.


"Enggak ada nak,ibu hanya kasihan melihat kamu sekarang banting tulang menghidupi Bisma,"Jawab Bu Karina


"Itu sudah kewajiban aku bu untuk mencari nafkah buat anakku,"Jawab Vera.


"Terserah kamu saja nak,apapun keputusann kamu ayah dan ibu akan selalu mendukung kamu asal itu terbaek untuk kalian,jangan sampai perpisahan kalian menjadi bomerang untuk Bisma dan dia merasa tersakiti,"Nasehay Bu Karina.


"Iya ibu,doakan Vera agar mendapat petunjuk dan jalan yang benar ya bu,"Jawab Vera.

__ADS_1


Mereka akhirnya melanjutkan makan dan setelah itu beristirahat,Vera menjadi pempimpin yang sangat disukai para karyawan dikantor karena sikapnya yang ramah dan juga humble.


__ADS_2