Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 92


__ADS_3

Vera pulang kerumahnya dengan wajah yang lesu banyak beban fikiran yang dia alami,biasanya jika Vera sedang sedih dan banyak masalah ayahnya lah yang menjadi tempat curhat sekarang ayahnya sudah tidak ada sudah damai disurga.


"Ver,kenapa pulang pulang wajah kamu kelihatan lelah sekali,"Tanya bu Karina


"Iya bu,banyak kerjaan Vera aja bu,"Jawab Vera lalu duduk disofa


"Yakin hanya lelah nak,sepertinya ada sesuatu yang kamu fikirkan,"Tanya Bu Karina ikut duduk disamping Vera.


"Enggak kok bu,Vera hanya lelah saja,Bisma mana bu?"Tanya Vera mengalihkan pembicaraan ibunya.


"Ada itu dikamar bersama Rafa,lagi maen PS,"Jawab Bu Karina.


"Ya sudah bu,Vera bersih bersih dulu ya,"Pamit Vera lalu beranjak pergi.


Bu Karina memandang sendu anaknya,dia paham kenapa anaknya seperti ini,seandainya saja suaminya masih ada,batin Bu Karina sedih mengingat almarhum suaminya.


Rendra berusaha menghubungi Vera dia ingin mengajak Vera makan malam kembali,Rendra benar benar ingin mendapatkan Vera kali ini dia tidak akan melepaskan Vera begitu saja.


"Ver,besak kan wekend,kita jalan yuk makan malam berdua kamu mau gak?"Tanya Rendra di tlf.


"Eemm boleh juga seh Ren,tapi aku gak janji ya takutnya Bisma mau ajak aku keluar gitu,"Jawab Vera.


"Yah aku berharap kamu bisa datang ya soalnya ada yang mau aku omongin,"Ucap Rendra.


"Emang mau ngomong apa seh Ren,kenapa gak sekarang aja aku lagi gabut neh,"Jawab Vera.


"Gak kejutan dong kalau ngomongnya sekarang,pokoknya besak malam kamu harus mau,"Ucap Rendra lagi


"Yee kok maksa seh,ogah kalau gitu haha,"Jawab Vera dengan tawa.


"Yah jangan gitu dong Ver,sori,sori,"Ucap Rendra.


Mereka asik ngobrol hingga malam,dengan Rendra menghubunginya beban Vera sedikit berkurang,sejujurnya dia sangat merindukan Satria ingin sekali dia melupakan Satria tetapi sampai sekarang dia tidak bisa melupakan Satria.Ditempat laen Wisnu dan Nindi tengah makan malam bersama direstoran favorit mereka,perut Nindi juga sudah terlihat membuncit,karena usia kandunganya sudah hampir lima bulan.


"Sayang kamu udah makan banyak loh,masak mau nambah lagi,"Ucap Wisnu yang melihat Nindi makan,dan selalu nambah


"Tapi aku masih pengen yang,anak kamu ini yang mau,"Jawab Nindi cemberut.

__ADS_1


"Tapi Nin kamu sudah nambah dua kali loh,"Jawab Wisnu


"Bodo biarin aja,"Ucap Nindi dan Wisnu hanya bisa pasrah melihat istrinya menjadi rakus seperti itu.


Hingga tiba tiba ada seorang laki laki menghampiri Wisnu,dia adalah sahabat Wisnu dari jaman kuliah dulu sahabat yang tahu kisah cinta Wisnu juga Vera.


"Halo brow apa kabar,lama kita tidak jumpa,"Sapa laki laki itu sebut saja Farel.


"Kamu,kamu Farel?"Tanya Wisnu sedikit terkejut melihat Farel sahabatnya dulu yang kini telah berubah


"Iya ini aku Farel,masak kamu lupa,"Jawab Farel lalu mereka berpelukan.


"Yaa ampun Farell berapa tahun kita tidak jumpa,gimana aku gak lupa sekarang kamu keren begini gila,sukses ya lo,"Ucap Wisnu


"Haha bisa aja brow,kamu sapa siapa Wis,dia?"Ucap Farel sambil melihat ke arah Nindi.


"Oh dia istri aku Rel,kenalin ini Nindi,Nin kenalin dia Farel sahabat kuliah aku dulu,"Ucap Wisnu memperkenalkan Nindi,Nindi pun berdiri dan bersalaman dengan Farel


"Aku Nindi,"Ucap Nindi sambil berjabat tangan


"Aku Farel sahabat Wisnu,"Ucap Farel sedikit risih di pandang Nindi


"Wisnu sudah gila apa ya,kenapa istrinya jadi kayak begini,"Batin Farel begidik ngeri.


"Rel kok bengong,"Tanya Wisnu mengagetkan Farel


"Eh apa,emm sori ne Wis,lalu Vera gimana?"Tanya Farel


"Aku sudah bercerai dengan Vera Rel,"Jawab Wisnu.


"Ohh sori,laen kali kitaa ngobrol ya,aku lagi ada urusan,"Pamit Farel


"Oh oke ,temui aku dikantor ayah dulu maasih sama ko,"Ucap Wisnu lalu dianggukui oleh Farel.


"Mas kok Farel kenal Vera juga,"Tanya Nindi


"Ya kenal lah Nin,kita saatu fakultas dulu dan yang tahu hubunganku dan mendukungku ya Farel itu,"Jelas Wisnu

__ADS_1


"Ohh pantes,"Jawab Nindi dan mereka melanjutkan makan kembali.


Farel masih tak menyangka jika Wisnu benar benar menceraikan Vera,padahal Vera adalah wanita baek dan hebat menurut Farel semoat Farel menaruh hati pada Vera tetapi dia tahu Wisnu lebih dulu jatuh cinta pada Vera makanya Farel mengalah dan mengubur dalam dalam perasaan cinta itu.


Saat yang dinanti Rendra pun tiba malam itu dia sudah rapi dengan stelan baju dia dan juga sudah Wangi rencananya Rendra akan menyatakan perasaannya kembali kepada Vera,dia sangat berharap Vera mau menerima cintanya saat ini.


"Semoga Vera mau menerima cintaku,"Ucap Rendra lalu dia pergi menuju taman yang sudah dia hias sebelumnya.Rendra sudah menyiapka semuanya sejak pagi dia ingin malam ini menjadi malam yang berkesan bagi dirinya.


"Mbak mau pergi kemana cantik banget,"Tanya Rafa


"Mbak mau makan malam sama Rendra Dek,"Jawab Vera


"Makan malam kok hanya berdua aja mbak gak ngajak kita,"Tanya Rafa


"Katanya ada yang mau dia omongin gitu dek,udah ah mbak mau berangkat dulu ya nittip Bisma ya,"Ucap Vera lalu meninggalkan Rafa yang mencebik kesal.


Sekitar setengah jam Vera sampai di taman,nampak Taman yang begitu sepi awalnya Vera ragu untuk masuk tetapi Rendra menghubunginya untuk terus masuk kedalam taman dan Vera pun menuruti omongan Rendra hingga sampai ditengah tengah semua lampu menyala dan Vera dibuat terkejut dengan semua itu,banyak lilin menyala dan bunga bunga,juga hiasan laenya,di pojok terdapat meja yang sudah dihindangkan berbagai makanan,dan Vera dibuat takjub oleh semuanya.


"Waaaahhh indah banget,"Ucap Vera


"Apa kamu suka Ver?"Tanya Rendra


"I iya sangat suka malah,ini semua kamu yang nyiapin Ren?"Tanya Vera yang masih kagum


"Iya Ver,semua ini buat kamu,"Jawab Rendra tersenyum senang kejutanya berhasil.


"Aaahh makasih banyak ya Ren,"Ucap Vera yang tanpa sengaja memegang tangan Rendra.


"Iya sama sama,kita duduk disana yuk,"Ajak Rendra


"Ya boleh ayuk,"Tanpa mereka sadari mereka masih bergandengan tangan.


"Aku enggak tahu apakah makanan favorit kamu masih sama atau enggak,jadi aku siapin semuanya spesial untuk kamu,"Ucap Rendra


"Masih saja sama ko Ren,segini banyak mana habis Ren,"Tanya Vera


"Kamu makan yang suka aja ya,yang gak suka g ssah dimakan kita kasih anak anak diluar tadi ya,"Ucap Rendra

__ADS_1


"Iya Ren,makasih banyak ya Ren udah siapin semua ini buat aku,"Ucap Vera tulus


Akhirnya mereka makan bersama nanti setelah selesai makan baru Rendra akan menyatakan cinta pada Vera.


__ADS_2