Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 8


__ADS_3

Vera dan teman temannya sedang berkumpul di sekolahan Bisma,mereka saling berbagi cerita ternyata kisah kedua sahabatnya tak jauh berbeda dengan Vera,ternyata mereka tak sebahagia yang dipandang Vera.


"Ver,gimana ini jadi pergi gak kita,"Tanya Nur.


"Iya Ver,mumpung ada kesempatan Lo,"Lia ikut menyahut.


"Iya baiklah aku ikut aja,memangnya kita mau kemana seh?Tanyaku pada teman temanku.


"Ke Restoran aja gimana?"Usul Lia.


"Ya sudah kita berangkat aja sekarang,"Ajak Nur dan kami bertiga pun berangkat ke Restoran yang ditunjuk Lia.Sekitar dua puluh menit kita sudah sampai disana dan kita langsung memesan makanan kesukaan kita masing masing.


Saat tengah asik makan,tiba tiba ada segerombol laki laki menghampiri kami,dia mengajak berkenalan,setelah itu mereka memilih tempat duduk sendiri,tapi ada satu laki laki yang tetap bersama kami dan sepetinya dia tertarik pada Lia.


Aku dan Nur pergi kebelakang bareng,memberi ruang untuk Lia berbicara,entahlah mereka kelihatan sangat akrab sekali padahal baru bertemu.


Karena kelamaan menunggu Lia,Vera dan Nur memtuskan untuk kembali kesekolahan terlebih dahulu takut anak anak sudah pulang bersekolah.


"Ver,gila itu si Lia kenal cowok baru saja udah langsung embat,"Kata Nur.

__ADS_1


"Aku juga heran Nur,apa sebelumya mereka sudah saling kenal ya?"Tanyaku pada Nur.


"Entahlah Ver,biarin aja mereka kita enggak usah ikut ikutan,"Jawab Nur.


Bisma pun sudah pulang sekolah dan kita berpisah dengan teman temanku,aku dan Bisma mengendarai sepeda mas Wisnu yang ditinggal dirumah,ditengah jalan tiba tiba Bisma minta berhenti dan dia langsung turun menghampiri Satria.


"Sayang,tunggu jangan lari nak,kamu mau kemana?"Teriakku pada Bisma yang tak menghiraukan panggilan aku.


"Om Satria,aku kangen,"Teriak Bisma lalu mendekat dan memeluk Satria.


"Bisma,kok kamu disini?sama siapa sayang?"Satria kaget melihat tiba tiba ada Bisma.


"Sama Bunda om,itu disana aku tinggal kesini,"Jawab Bisma sambil tertawa.


Vera yang melihat kedekatan Bisma juga Satria,meneteskan aer mata,bersama ayah ya Bisma tidak sebahagia itu,sedangkan bersama Satria Bisma bisa tertawa dan selalu tersenyum.


Hari hari dilalui Vera dengan bahagia,sekarang dia sudah banyak tersenyum lagi,semua itu berkat Satria,mereka nekat menjalani hubungan terlarang ini,tanpa suami Vera tahu.Vera sudah terlanjur nyaman dan sayang sama Satria,dia laki laki idamannya.


"Mas kita jalan yuk,bosen dirumah,"Ajak manja Vera pada Satria mereka tengah berdua di rumah Satria.

__ADS_1


"Kemana sayang,"Mencubit manja pipi Vera.


"Ya kemana aja lah mas,yang penting enggak disini,"Jawab Vera masih bergelayut manja dipelukan Satria.


"Ya sudah ayo,"Ajak Satria lalu mencium bibir Vera sebentar.


"Iihh mass iseng banget seh,"Gerutu Vera lalu mengikuti Satria.


Untuk pertama kalinya mereka pergi berdua tanpa Bisma,Vera sudah terlanjur nyaman bersama Satria,dia juga menaruh hati pada Satria,bahkan mereka sudah melakukan hubungan layaknya suami istri.Mereka tampak bahagia jika orang laen memandang pasti mereka dikira pasangan yang romantis.


"Mas terimakasih ya,udah bawa aku kesini,"Mereka duduk berdua di taman.


"Iya sayang,sama sama apa kamu bahagia Ver,"Tanya Satria pada Vera.


"Iya mas,aku sangat bahagia,"Bersandar pada bahu Satria.


"Syukurlah,maafin aku ya tidak bisa mengajak kamu ketempat yang lebih bagus lagi,"Jawab Satria.


"Enggak apa apa mas,kesini aja aku sangat bahagia lagian kalau jauh jauh kasihan Bisma ditinggal sendiri,"Menatap Satria.

__ADS_1


"Makasih sayang,"Mereka kembali berpelukan.


Dirasa cukup melepas kangen mereka pulang kerumah masing masing,Vera mengendarai sepeda motornya menuju rumah ibunya,karena Bisma dititipin disana.Selama Wisnu pergi Vera semakin inten bersama Satria,Wisnu juga nampak cuek cuek saja,tlfn pun jarang,Vera yang tak pernah mendapat perhatian dari Wisnu seketika ada orang laen yang begitu pengertian dan perhatian yang membuat dia berselingkuh dari Wisnu.


__ADS_2