
Pagi harinya Wisnu terbangun dengan keadaan telanjang dan disampingnya ada Nindi yang juga dalam keadaan polos.
"Ni,Nindi apa yang kita lakuin?"Tanya Wisnu terkejut melihat keadaan mereka yang masih diruang tamu.
"Eemmm,mas kamu sudah bangun badanku sakit semua,"Jawab Nindi yang mulai bangun.
"Nin kita sudah berbuat salah lagi,maafin aku Nin,"Ucap Wisnu menunduk.
"Sudahlah mas,semua sudah terjadi tapi,,"Nindi menghentikan ucapanya.
"Tapi apa Nin?"Tanya Wisnu.
"Semalam kamu keluarin di dalam mas kalau aku hamil gimana?"Jawab Nindi pura pura sedih.
"Gak mungkin Nin,selama ini bukanya kamu selalu pakai pil KB ya?"Jawab Wisnu.
"Itu kan dulu mas,dan semenjak putus dari kamu aku tidak pernah minum pil KB lagi,gimana kalau aku hamil?"Tanya Nindi.
"Aaaarrgghhhhh,sial,"Wisnu menyugar rambutnya kasar.
__ADS_1
"Tenang lah aku akan tanggung jawab jika kamu hamil,"Ucap Wisnu pada akhirnya.
"Makasih mas,"Jawab Nindi lalu memeluk Wisnu dengan senyum yang sulit diartikan.
Sedangkan Vera yang bangun dari tidurnya tidak mendapati Wisnu disampingnya dan sudah dipastikan pasti dia tidak pulang.Saat akan ke kamar mandi Ponsel Vera menyaka menandakan ada pesan masuk,Veera lalu mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirim,ternyata no baru mengirim sebuah Vidio perlahan Vera membukanya,dan betapa terkejutnya Vera yang melihat Vidio Wisnu bersama Vera sedang bercumbu,ponsel Vera terjatuh dan dia merosot jatuh ke bawah.
"Hiks hiks kamu benar benar bejat,jahat,penghianat mas aku sudah berharap kamu benar benar berubah tapi kenyataanya kamu tetap saja pembohong,"Tangis Vera pecah.
Sudah satu jam Vera tidak keluar kamar,Bisma juga sudah berangkat sekolah dan Bu Karina menyuruh Rafa membangunkan Vera,ibunya mengira Vera masih tidur.
"Mbak bangun,udah siang ini,ayo bangun,bangun mbak,"Teriak Rafa didepan pintu kamar
"Aku enggak boleh lemah,dia saja bisa kenapa aku enggak,lihat saja mas Wisnu aku juga bisa sepertimu,"Batin Vera.
Vera akhirnya keluar kamar,dia merahasiaka. semuanya daei adek juga ibunya.Vera lalu pergi ke dapur dan memeluk ibunya.
"Ada apa sayang?kenapa kamu yerlambat bangun apa sakit hem?"Tanya bu Karina.
"Enggak kok bu,Vera hanya kesiangan saja,"Jawab Vera bohong
__ADS_1
"Ya sudah kamu sarapan sana,nanti antar Rafa ke perusahaan ayah kamu ya?"Ucap Bu Karina.
"Iya bu,aku juga mau ke kantor bu,sudah lama aki tidak kesana kasihan Susan(Nama orang kepercayaannya Vera),"Jawab Vera.
"Bagus kalau begitu sekalian ajak Rafa jalan juga,"Jelas Bu Karina.
"Ibu enggak apa apa dirumah sendiri?"Tanya Vera.
"Loh memangnya kenapa nak,ini kan rumah ibu sendiri jadk tidak apa apa,"Jawab Bu Karina.
Setelah sarapan Vera lalu siap siap untuk berangkat ke perusahaan ayaahnya bersama Rafa,dia sangat antusias dengan perusahaan yang akan dia pimpin.Sampai disana ternyata mereka sudah disambut dengan karyawan ayahnya dulu,asisten pak Candra sudah menyambut kedatangan mereka,dan mereja ngobrol bersama lagi.
"Dek kamu serius mau nerusin perusahaan ayah?"Tanya Vera.
"Insaalh aku yakin mbak,kasihan ayah sudah mengembangkan perusahaanya jika dibiarkan bangkrut,"Jelas Rafa.
"Iya kamu benar dek,maafin mbak yang enggak bisa terusin perusahaan ayah,"Jawab Vera.
"Udah sih mbak tenang aja,"Jawab Rafa.
__ADS_1
Mereka saling bercerita,sampai pada akhirnya Rafa menanyanan Wisnu yang tidak pulang,Vera mengambil nafas dalam dalam sampaii pada akhirnya dia menceritakan semuanya pada Rafa.Rafa sangat terkejut dengan Cerita dia.