Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 87


__ADS_3

"Mbak kamu yakin pergi sama Rendra itu?"Tanya Rafa saat sedang menonton tv.


"Jadi dek,memangnya kenapa?"Jawab Vera.


"Enggak apa apa mbak,sebenarnya aku kurang suka sama dia mbak,kayaknya dia punya niat gak baek deh,"Ucap Rafa


"Ah kamu itu dek,jangan sok tahu deh Rendra itu teman kakak waktu SMP dia anaknya baek kok,emang seh rada slengeaan tapi dia gak pernah jahatin mbak loh,"Jelas Vera


"Ya kan itu dulu mbak,orang bisa berubah lo seiring dengan waktu,"Jawab Rafa.


"Sudah dek,aku yakin Rendra baek kok kalau jahat sudah dari kemaren kemaren dia jahatin mbak dek,"Bela Vera.


"Yah semoga aja itu benar mbak,kapan mbak berangkat jalanya?"Tanya Rafa.


"Sebentar lagi dek,nunggu Bisma dulu masih ngerjain PR katanya,"Jawab Vera.


Sepuluh menit kemudian Bisma sudah siap dan Rendra juga sudah menjemput dan menunggu diluar,Vera berpamitan sama Ibunya juga Rafa.


"Lihat bu kalau orang baek kan menemui Ibu untuk berpamitan bukanya menunggu diluar,"Gerutu Rafa pada ibunya.


"Ya sudah nak biarkan saja selagi dia baek sama mbakmu,"Jawab Bu Karina.


"Aku enggak rela bu kalau sampai mbak Vera jatuh cinta sama dia,"Jawab Rafa.

__ADS_1


"Hus mbakmu itu gak semudah itu jatuh cinta Raf,doakan saja yang terbaek buat mbakmu juga Bisma,jangan berfikir macam macam mereka hanya sekedar makan,"Jawab Bu Karina.


"Yah semoga aja fikiranku tidak benar bu,"Ucap Rafa lalu meninggalkan ibunya.


Ditempat laen Wisnu dan Nindi sedang bertengkar gara gara Nindi meminta mangga tetapi Wisnu tidak mau memetiknya.


"Mas kamu itu sayang gak seh sama anak kamu,masak minta mangga aja gak kamu turutin,"Ucap Nindi.


"Aku itu capek Nin,baru pulang kerja kamu kan bisa beli,gak harus aku yang metikin mangga kan?"Jawab Wisnu.


"Tapi aku maunya kamu mas,ayolah mas,"Rengek Nindi dan mau tak mau Wisnu menuruti kemauan Nindi walau dengan memgomel ngomel.


"Dasar wanita manja,coba aja Vera dia tidak akan giniin aku,"Gumam Wisnu dan masih didengar oleh Nindi.


"Aduh salah bicara aku,"Ucap Wisnu lalu menyusul Nindi.


"Nin,maafin aku,aku enggak bandingin kamu ko,sayang maaf ya ini mangganya udah aku petik,Nin buka dong pintunya,"Rayu Wisnu didepan kamarnya.


"Makan aja sendiri sama Vera sana,"Teriak Nindi.


Wisnu hanya bisa pasrah dia menjadi teringat Vera,tidak pernah dia seperti ini justru Wisnu yang selalu marah dan bentak Vera tetapi Vera tetap menjalankan perintah Wisnu.Wisnu mulai merasa menyesal dengan keputusanya saat ini.


Wisnu pergi keluar untuk menenangkan fikiranya dan justru dia melihat Rendra pergi bersama Vera juga Bisma mereka tampak bahagia seperti pasangan suami Istri,Wisnu menghampiri dan meninju Rendra,dia cemburu melihat kedekatan mereka.

__ADS_1


"Dasar kamu sialan,"Ucap Wisnu sambil memukul Rendra.


"Aaaaa kamu apa apan mas,maen pukul orang sembarangan,"Jawab Vera sambil berteriak.


"Kamu ngapain pergi dengan dia hah,"Bentak Wisnu.


"Haha apa hak kamu melarang aku mas,kita sudah bukan suami istri lagi dan juga kamu sudah memiliki istri kan ngapain kamu ngurusin aku,aku mau pergi dengan siapa aja itu hak aku,"Jawab Vera yang membuat Wisnu terdiam.


"Ren kamu tidak apa apa kan?"Tanya Vera memegang Pipi Rendra yang lebam karena pukulan Wisnu.


"Aku enggak apa apa Ver,"Jawab Rendra.


"Kita pergi dari sini yuk,aku obatin luka kamu kita panggil Bisma dulu,"Ajak Vera menggandeng Rendra.


"Ver tunggu,aku minta maaf,"Ucap Wisnu.


"Maaf kamu itu hanya dimulut tidak dari hati,minta maaflah sama Rendra bukan aku,"Jawab Vera.


"Wis,jangan maruk jadi laki laki kamu sudah sama Nindi jadi Vera mau pergi sama siapa aja itu hak dia,satu hal lagi Bisma juga butuh sosok seorang ayah,"Ucap Rendra yang membuat Wisnu semakin memanas.


"Ren udah jangan ngaco,kita pergi dari sini,"Ajak Vera.


Vera lalu meninggalkan Wisnu dan pergi dari sana,sedangkan Wisnu menyugar rambutnya kasar dia sangat frustasi hari ini niatnya mau cari angin justru melihat mantan Istrinya yang bersama laki laki,Wisnu belum ikhlas melihat Vera dekat dengan laki laki.

__ADS_1


Vera mengajak Rendra pulang sejujurnya Rendra agak keberatan tapi Vera maksa karena akan mengobati pipi Rendra jadi terpaksa mereka pulang kerumah Vera.


__ADS_2