Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 93


__ADS_3

Mereka selesai makan malam bersama dan saatnya Rendra menyatakan cinta pada Vera,Rendra nampak grogi dan gugup dan itu semua disadari oleh Vera.


"Ren,kamu kenapa kok gelisah begitu?"Tanya Vera


"Enggak apa apa Ver,aku,aku hanya gugup,"Jawab Rendra


"Gugup?gugup kenapa Ren?"Tanya Vera heran pasalnya tidak ada siapa siapa diasana selaen mereka.


"Eemm Ver,aku mau ngomong,"Ucap Rendra


"Ya sudah ngomong aja Ren,memangnya mau ngomong apa?"Tanya Vera


"Vera,maaf jika aku harus bicara ini karena rasa ini semakin dalam untuk kamu,aku sudah tidak bisa menahan perasaan ini lagi,Vera aku mencintai kamu dan ini bukan sekedar cinta monyet seperti dulu aku sungguh mencintai kamu Ver,maukah kamu jadi kekasihku Vera?"Ucap Rendra dengan menggenggam tangan Vera,Vera amat terkejut dengan ungkapan cinta dari Rendra.


"Eemmm Maaf Ren,terimakasih kamu sudah menyatakan perasaan kamu sama aku,tapi maaf sekali lagi,aku tidak bisa membalas cinta kamu,aku,aku enggak bisa,"Ucap Vera merasa gak enak pada Rendra


"Kenapa Ver?kamu single aku akan mencintai kamu dengan sungguh aku akan membahagiakan kamu,aku juga akan menerima Bisma sebagai anakku kok,aku akan menyayangi dia juga,"Ucap Rendra yang belum mau melepaskan tanganya.


"Maaf Ren,aku belum siap untuk menjalin hubungan serius lagi,aku harap kamu paham dan mengerti ya Ren,dan kamu jangan keecewa sama aku masih banyak yang lebih dari aku Ren,"Jawab Vera dan melepaskan genggaman tanganya dari Rendra.


"Tapi aku cintanya sama kamu Ver,aku mohon Ver beri aku kesempatan,"Rendra belum menyerah dia masih saja meminta Vera menerima pernyataan cintanya.


"Maafkan aku Ren,kita berteman aja ya,aku tidak punya perasaan apa apa sama kamu,jika aku menerima kamu sama aja aku membohongi kamu,sebuah hubungan itu harus didasari suka sama suka dan bisa saling jujur Ren,saling setia,saling pengertian juga,makasih ya Ren atas semua ini kamu udah susah payah melakukan semua ini untuk aku,tapi sekali lagi maaf aku enggak bisa terima kamu,aku harap kamu ngerti,aku permisi ya sudah malam,"Ucap Vera lalu berdiri meninggalkan Rendra.


"Vera tunggu,"Ucap Rendra tetapi Vera tetap berjalan meninggalkan Rendra.


"Aarrgghhhhhh siaaaaaalllll,awas kamu Vera,aku akan pastikan kamu bertekuk lutut dihadapan aku,"Teriak Rendra dengan frustasi dia tidak terima ditolak oleh Vera.


"Kalau aku tidak bisa mendapatkan kamu,tidak ada yang bisa miliki kamu,"Gumam Rendra dengan tatapan yang tajam.


Vera yang merasa sudah tidak nyaman memutuskan pergi meninggalkan Rendra,Vera merasa Rendra memaksa keinginanya,benar yang dibilang adeknya Rendra yang sekarang beda,apa lagi dia belum bisa memecahkan misteri yang Rendra memanggil Nindi dengan Bos.


Vera mengendarai mobil sendiri sampai pada akhirnya Vera merasa ada yang mengikutinya,Vera panik karena jalan yang di lalui semakin sepi,kalau dia nekat melaju maka takut orang itu akan mencelakainyaa hingga dia melihat penjual sate keliling dan Vera memutuskan untuk berhenti dan membeli sate tersebut.

__ADS_1


"Pak satenya 3porsi dibungkus ya,"Ucap Vera


"Iya neng,neng sendirian aja,"Tanya pak pk. jual Sate.


"Iya pak,saya sendiri,"Jawab Vera


"Nengnya ini mau kemana?kok arahnya kesana,disana jalanya sepi neng rawan begal,kenapa neng gak lewat jalan besar saja,"Saran bapak penjual sate


"Iya pak,saya juga baru sadar jika saya lewat sini,eemm saya akan menghubungi adek saya dulu baapak bisa temenin saya dulu gak nanti saya kasih bonus pak,sebentar saja,"Ucap Vera sedikit takut karena orang yang mengikutinya tadi juga berhenti diseberang.


"Baiklah neng tapi jangan lama lama ya neng saya harus keliling,masih banyak dagangan saya,"Ucap Pak penjual Sate.


"Iya pak,"Jawab Vera sambil terus menghubungi Rafa tapi tidak bisa juga,jika dia menghubungi Rendra dia takut Rendra berfikir Vera menerima cintanya Vera dilanda kebingungan hingga ada sebuah mobil yang berhenti di depan Vera sepertinya juga pembeli yang mau beli Sate.


Keluar seorang laki laki tampan dari dalam mobil tersebut dia memang membeli sate dengan jumlah porsi yang lumayan banyak sehingga Vera sedikit tenang sambil berusaha menghubungi Rafa,laki laki tersebut lalu mengenali Vera.


"Vera,kamu Vera Asika Wijaya kan,"Sapa orang itu.


"Ya Ampun masak kamu lupa seh,ini aku Farel temen Wisnu dulu,"Ucap Farel


"Fa,Farel Nugroho bukan?"Tanya Vera masih tak percaya


"Iya ini aku Ver,apa aku tambah jelek ya sampai kamu gak ngenalin aku,"Ucap Farel dengan pura pura sedih.


"Eh sori,gak gitu kamu benar benar beda sekarang Rel,makin cakep,"Jawab Vera malu malu


"Hahha masak seh,oh ya kamu ngapain disini beli sate juga,"Tanya Farel


"Iya Rel,tapi sudah ko,"Jawab Vera gugup.


"Ini mas,satenya semuanya seratus ribu,"Ucap pak penjual sate kepada Farel.


"Oh iya pak ini uangnya,"Jawab Farel lalu menyerahkan uang kepada Bapak penjual sate.

__ADS_1


"Neng saya pergi keliling ya,neng kan sudah ada temanya kalau enggak suruh antar masnya ini dulu,"Ucap pak penjual sate


"I iya pak terimakasih ya sudah menemani saya,ini pak aggep bonus dari saya,"Jawab Vera.


"Enggak usah neng,saya ikhlas,saya permisi ya neng,"Jawab pak penjual sate lalu pergi Farel yang mendengarkan pembicaraan Vera pada penjual sate tadi langsung bertanya.


Vera kemudian menceritakan semuanya kepada Farel termasuk hubunganya dengan Wisnu,Farel terlihat menahan amarah jika tahu Wisnu hanya menyakitinya dia tidak akan melepaskan Vera untuk Wisnu.Tapi sekarang keadaan sudah berbeda Farelpun juga sudah bertunangan dan rasa untuk Vera juga sudah dia kubur dalam dalam dan dihatinya sudah ada wanita yang dia cintai.


"Makasih ya Rel sudah antar aku,jangan lupa kalau nikah undang aku ya pasti datang,"Ucap Vera


"Iya siap,aku balik ya,kamu juga cepet sana cari pengganti Wisnu masak kalah sama Wisnu seh,"Ledek Farel sambil tertawa.


Farel meninggalkan rumah Vera,dan Verapun masuk dia melihat rumahnya sudah nampak sepi mungkin sudah pada tidur karena sudah pukul sebelas malam.


"Vera kamu darimana saja baru pulang,"Tanya bu Karina yang keluar kamar mendengar Vera pulang.


"Maafin Vera bu tadi ads sedikit masalah sama mobil aku,tadi aku udah hubungi Rafa untuk jemput tapi gak bisa bisa,"Jawab Vera


"Rafa pergi sama temenya dia menginap disana,"Ucap bu Karina


"Oh,,Bisma nyari aku gak bu,"Tanya Vera


"Enggak,dia tidur dari sore kayaknya Bisma ada sesuatu yang disembunyiin Ver,coba besak tanyain,"Ucap Bu Karina


"Memangnya kenapa dengan Bisma bu?"Tanya Vera heran


"Ibu gak tahu nak,tapi Sepertinya Bisma butuh kamu,coba kamu tanya ada apa kelihatan sedang memikirkan sesuatu tadi,"Jelas bu Karina


"Iya bu,besak aku tanya dia,aku istirahat ya bu,"Ucap Vera


"Iya nak,bersihkan diri dulu sebelum tidur,"Ucap Bu Karina


Vera lalu masuk ke kamarnya dan membersihakn diri,setelah selesai dia langsung tidur karena sangat lelah walau fikiranya kacau dia tetap bisa tidur nyenyak jika terlalu dipaksakan maka Vera sendiri yang akan sakit.

__ADS_1


__ADS_2