
Bonita juga sudah sampai dirumah tetapi dia tidak pulang kerumah Satria melainkan pulang keerumah orang tuanya,dia ingin ayahnya membatalkan surat perjanjian pernikahan dulu pada Satria karena Bonita telah jatuh hati dengan Satria.
"Sayang,ya ampun mami kangen banget sama kamu,kapan kamu datang Nit,terus Suami kamu mana?"Cerocos ibunya Bonita.
"Papi mana mi,aku ingin bertemu papi dulu tanpa menjawab pertanyaan ibunya,"Jawab Bonita setelah berpelukan dengan ibunya.
"Ada papi kamu diruang kerjanya pasti senang melihat kamu datang,"Ucap bu Ami,ibunya Bonita.
"Nita kesana dulu ya mi,"Pamit Bonita lalu menuju ruang kerja ayahnya.
"Tok tok,pi ini Nita,boleh Nita masuk,"Sapa Bonita didepan ruang kerja ayahnya.
"Masuk Nit,"Perintah ayahnya.
"Sayang,tumben kesini ada apa hem?"Tanya Ayah Nita yang menyambut anaknya.
"Aku ada perlu sama papi,lalu Bonitta menceritakan semuanya kepada ayahnya,dan ayahnya juga mendukung rencana Bonita,dia sangat senang orang tuanya mendukungnya.
Ditempat laen Nindi sangat bahagia karena rencananya berjalan mulus,dia sudah mendapatkan saham separo dari perusahaan Wisnu,dan sudah dipastikan jika perusahaan Wisnu akan segera bangkrut jika tidak mendapat suntikan dana.
"Wis ada masalah diperusahaan kita,coba kamu lihat ini,"Ucap Jodi menyerahkan sebuah map merah.
Wisnu membuka dan membacanya dia sangat shock dan terkejut melihat saham perusahaanya anjlok separo.
__ADS_1
"Jo,ini kenapa bisa kayak gini,bukanya kemaren kita baru saja mendapatkan tander besar,"Jawab Wisnu dengan lunglai.
"Sepertinya ada yang curang diperusahaan ini Wis,ada yang sengaja mencuri data data perusahaan dan diambil orang itu,jika kita tidak segera mengetahuinya perusahaan ini bisa bangkrut Wis,"Ucap Jodi.
"Kenapa bisa seperti ini Jo,cari tahu Jo siapa dalang dibalik perusahaan ini,aku enggak mau perusahaan peninggalan ayah bangkrut Jo,"Jawab Wisnu sambil menyugar rambutnya.
"Baik Wis,aku akan berusaha mencari tahu tapi pesan saya tolong jangan terlalu percaya sama orang yang baru kamu kenal Wis,"Ucap Jo lalu meninggalkan Wisnu diruanganya.
"Aaaaakkkkkkkk semuanya berantakan,aku enggak akan biarkan semua ini hancur begitu saja,"Teriak Wisnu dengan sorot mata yang tajam.
Wisnu lalu memberesi ruanganya untuk pergi keluar,fikiran dia sangat kacau dia ingin mencari udara segar diluar sana.Dia mengendarai mobilnya tanpa arah dia malu jika harus pulang kerumah dan cerita dengan Vera,Wisnu sadar jika selama ini hanya menyakiti istrinyaa.Dia berhenti disalah satu taman dikotanya dia memakirkan mobilnya lalu mencari tempat duduk yang nyaman.
"Hae mas Wisnu,apa kabar?"Sapa Nindi yang tiba tiba muncul didepan Wisnu.
"Santai lah mas Wisnu,jangan jutek gitu ini tempat umum,siapa saja boleh disini enggak ada yang larang,"Jawan Nindi sambil mencolek dagu Wisnu tetapi ditepis oleh Wisnu.
"Ya kamu benar,silahkan saja duduk saya akan pergi,"Jawab Wisnu berdiri akan meninggalkan Nindi dan dicegah olehnya.
"Tunggu mas,kamu kenapa menghindari aku?aku juga enggak akan mengajak kamu balikan lagi,bisa kan kita menjadi teman?aku enggak akan mengganggu rumah tangga kamu lagi mas,"Ucap Nindi.
Wisnu menoleh dia mulai melunak,Nindi senyum smirik,dia yakin usahanya akan berhasil.
"Aku hanya ingin sendiri,"Ucap Wisnu lalu duduk kembali.
__ADS_1
"Oke gak masalah mas,tapi jika kamu enggak keberatan kamu bisa cerita sama aku,"Jawab Nindi.
"Enggak terima kasih,tolong tinggalkan aku sendiri,"Jawab Wisnu.
"Oke kalau begitu,jika butuh teman curhat hubungi aku saja,"Jawab Nindi lalu bergegas pergi.
"Selangkah lagi mas,aku akan berhasil silahkan sekarang kamu menolakku lihat saja aku akan buat kamu tergila gila lagi sama aku,"Batin Nindi sambil berjalan meninggalkan Wisnu.
Vera sudah kembali kerumah Wisnu,dia memutuskan untuk bersama Wisnu kembali demi Bisma,dia akan berusaha menerima Wisnu lagi,Rendra juga masih tinggal bersama Wisnu,dia menjadi ragu apakah dia akan melanjutkan rencananya lagi atau tidak karena dia tidak tega dengan Vera.
"Loh Ren,kok kamu sudah pulang?Mas Wisnu mana?"Tanya Vera yang melihay Rendra pulang sendiri.
"Bukanya Wisnu sudah pulang Ver,dari siang dia enggak ada dikantor Ver,kantor sedang ada masalah,"Ucap Rendra.
"Masalah?masalah apa Ren?"Tanya Vera.
"Aku kurang tahu Ver,tetapi yang aku dengar dari bisik bisik karyawan kantor katanya perusahaan Wisnu akan bangkrut,"Jelas Rendra yang membuat Vera menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang dia dengar.
"Apaaa?kok bisa Ren?"Jawab Vera kaget.
"Aku juga kurang tahu Ver,coba hubungi suami kamu aku mau istirahat dulu ya?"Rendra pamit ke kamarnya.
"Maafkan aku Ver,semua ini gara gara aku kalau kamu tahu pasti kamu akan membenciku,"Batin Rendra merasa bersalah atas perbuatanya.
__ADS_1
Rendra merasa bersalah pada Vera,jika tahu Wisnu suami Vera dia tidak akan mau mengikuti saran bosnya,dia tidak bisa mundur mau tidak mau Rendra tetap melanjutkan misinya membuat perusahaan Wisnu bangkrut.