
Hari hari Vera dan Wisnu nampak baek baek saja selama lima bulan ini,dan tanpa sepengetahuan Vera ternyata Wisnu menjalin hubungan dengan Nindi kembali.Sedangkan Satria dia masih tetap mencintai Vera meskipun Vera sudah mengabaikannya tetapi sesekali mereka masih saling menanyakan kabar,hingga suatu hari Satria melihat Wisnu berjalan mesra dengan seorang perempuan dan membawanya ke hotel yang dia tempati kerja sekarang.
"Eh Sa,tamu yang barusan masuk romantis sekali ya,"Tanya Satria menghampiri Sari resepsionis hotel.
"Ya Sat,hampir setiap hari kesini lo,dan banyak karyawan yang diberi tip,tapi dia bukan pasangan suami istri lo,"Jawab Sari sambil menaruh telunjuk dibibirnya.
"Haa,masak seh Sar orang romantis gitu,bukanya pengantin baru ya,"Jawab Satria berbisik dia akan menggali informasi tentang Wisnu.
"Husstt jangan kenceng kenceng ngomongnya,iya bener pas pertama kali kesini aku tanya surat nikah tidak punya alasanya masih calon gitu,"Jawab lirih Sari.
"Gak kasihan ya istri dirumah,dasar buaya,"Umpat Satria yang masih di dengar Sari.
"Maksud kamu apa Sat,kamu kenal orang itu?"Tanya Sari.
"Eh enggak,maksudnya jika punya pasangan kan kasihan Sa,kalau mereka bukan pasangan resmi ngapain disini coba,"Jawab Satria mencari alasan.
"Udah lah Sat,biarin aja itu urusan mereka kita disini hanya kerja,"Jawab Sari.
"Iya Sa,ya sudah saya balik kerja dulu ya,"Pamit Satria lalu meninggalkan Sari
Kebetulan sekali Satria mendapat tugas mengantar makanan ke kamar yang ditempati Wisnu dan Nindi,Satria akan memfoto mereka dan memberitahu kepada Vera jika waktunya sudah tepat.
__ADS_1
Satria masuk ke dalam kamar 18 di dalam sana sudah ada Wisnu dan Nindi,mereka berdua tidak mengenal Satria jadi dia bebas mencari tahu tentang Wisnu.Setelah selesai melayani mereka Satria keluar sudah waktunya jam istirahat dia akan menghubungi Vera.
"Halo Ver,bagaimana kabar kamu?"
"Kabar aku alhamdulilah baek mas,kamu sendiri bagaimana?tumben tlf aku ada apa?"
"Enggak ada apa apa,hanya menanyakan kabar,oh iya suami kamu kemana?"
"Mas Wisnu sedang ada tugas diluar kota mas,memangnya ada apa menanyakan dia?"
"Oh tidak apa apa,"Dalam benak Satria Wisnu sudah membohongi istrinya,dia menjadi tidak rela melepaskan Vera begitu saja.
"Halo mas,halo mas Satria masih disana kan?"
"Sudah mas,baru saja selesai kamu sendiri sudah belum?".
"Ini baru mau makan,ya sudah aku makan duluan ya,laen kali kita ketemu ya?".
"Iya mas,silahkan,"Lalu Vera mematikan tlfnya.
Sedangkan Satria merasa geram,dia tidak rela wanita yang dicintainya diselingkuhin sama suaminya sendiri,dia berencana akan merebut Vera kembaali jika hanya disakiti.
__ADS_1
Vera duduk di balkon kamarnya berkali kali menghubungi Wisnu tidak bisa,entah kenapa setiap Wisnu keluar perasaanya menjadi tidak enak.
"Mas Wisnu kemana seh,udah jam segini ponselnya masih enggak aktif aja,masak iya masih kerja?"Gumam Vera.Lalu dia memberi pesan chat suaminya dan masuk kedalam kamar merebahkan tubunya yang terasa lelah.
Vera membuka matanya,ternyata hari sudah siang,dia kesiangan bangun karena menunggu tlf dari suaminya,dia bergegas mandi dan menuju dapur untuk memasak.Saat menuruni tangga dia mencium bau masakan,batin Vera siapa yang memasak dia kan hanya tinggal berdua jika Wisnu pergi,dia menuju dapur dan melihat suaminya memasak,Vera tersenyum melihat kejutan pagi ini.
"Pagi sayang,kamu sudah bangun?"Wisnu menoleh istrinya dan menghampirinya lalu mengecup keningnya.
"Kapan kamu pulang mas,aku tlf semalam kemana enggak bisa,"Jawab Vera cemberut.
"Maafin aku sayang,sengaja aku mematikan ponselku untuk memberi kejutan untukmu,dan berhasil kan?"Wisnu memeluk Vera.
"Ihh mas jahat ya,aku udah mikir macam macam tauk,"Mecubit perut Wisnu.
"Aduh sayang,sakit kok dicubit seh?"Pura pura sakit.
"Bodo,"Jawab Vera ketus tetapi memeluk erat suaminya.
Setelah mengantar Bisma sekolah,mereka berdua menghabiskan waktu dikamar,ditinggal dua hari saja rasanya sebulan bagi Vera,hari ini mereka seperti pengantin baru saja.
Vera terbangun dari tidurnya,melihat disampingnya suaminya masih tertidur pulas,Vera melihat jam ternyata sudah saatnyaa menjemput Bisma,lalu dia memunguti pakaiannya yang tercecer di lantai untuk dia cuci.
__ADS_1
Vera sudah siap untuk menjemput Bisma,dia memilih naek mobil Wisnu agar tidak panas,sekitar dua puluh menit Vera telah sampai di sekolahan Bisma dan ternyata Bisma belum keluar,Vera memutuskan menunggu di mobil,saat tengah asik mendengarkan musik mata Vera tak sengaja melihat sebuah bungkusan jatuh di bawah jok,perlahan dia mengambilnya dan dia amat sangat terkejut,ternyata itu bungkus alat pengaman.
Fikiran Vera hanya menebak nebak,buat apa suaminya punya alat pengaman sedangkan saat berhubungan dengannya tidak pernah memakai alat itu,kacau fikiran Vera dia hanya bisa menebak nebak setetes aer mata telah membasahi pipinya,mungkinkah Mas Wisnu berselingkuh lagi?Hingga tepukan kaca mobil menyadarkan lamunan Vera,Bisma sudah pulang dia lalu masuk ke dalam mobil untuk pulang.