Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 19


__ADS_3

Vera telah sampai dirumah,dia melihat Wisnu di depan Tv,Vera mengabaikanya perasaanya kacau,antara mau marah dan bertanya pada Wisnu tetapi dia masih tahan.


"Halo boy,bundamu kenapa nak?"Tanya Wisnu menghampiri Bisma yang baru pulang sekolah.


"Enggak tahu yah,tadi bunda sepertinya menangis di mobil Yah,"Jawab Bisma lalu duduk dipangkuan ayahnya .


"Vera kenapa ya?sepertinya dia marah sama aku?"Batin Wisnu bertanya tanya,lalu dia menyuruh Bisma untuk berganti pakaian dan makan siang.Wisnu lalu menyusul Vera ke kamarnya dia akan menemui istrinya.


"Ver,kamu sedang apa?"Tanya Wisnu menghampiri Vera yang sedang duduk di balkon.


"Cari udara segar aja mas"Jawab Vera tanpa menoleh dia belum ingin bertanya dia akan menyeledikinya terlebih dahulu.


"Kamu sedang ada masalah Ver?"Tanya Wisnu lalu ikut duduk disampingnya Vera.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu mas,apa kamu menyembunyikan sesuatu dari aku,"Tanya Vera penuh sellidik.

__ADS_1


"Eh kok jadi aku,aku enggak menyembunyikan apa apa kok,"Jawab Wisnu gugup.


"Syukur kalau enggak,kenapa gugup begitu?


"Kamu ini kenapa seh Ver,kamu tidak percaya sama aku hah,"Bentak Wisnu sontak membuat Vera terkejut,Wisnu lalu pergi meninggalkan kamar mereka dan pergi keluar.


Vera yang melihat Wisnu keluar dia akan mengikutinya,dan Bisma dia akan titipkan dirumah tetangganya terlebih dahulu,kebetulan tetangga Vera bu Ani memiliki anak seumuran Bisma.Wisnu terus melajukan mobilnya hingga dia berhenti disalah satu rumah,Vera yang melihat sangat terkejut karena rumah itu adalah rumah Nindi,hancur kembali hati Vera melihat suaminya kembali bersama Nindi,setelah memfoto dia Vera lalu pulang kerumahnya.


Sampai dirumah Vera tertuduk lemas di lantai dia menangis sejadi jadinya,dia sudah memaafkan Wisnu memberi kesempatan padanya tapi kenyataanya Wisnu kembali kepada Nindi.Ingin rasanya dia memgadukan kepada orang tua dan papa mertuanya tetapi Vera tidak tega jika sampai terjadi sesuatu dengan orang tuanya atau mertuanya dia akan menyalahkan dirinya sendiri.


Wisnu pulang sudah tengah malam,Vera masih menunggunya di ruang tamu sedangkan Bisma sudah tertidur pulas.


"Sayang,kok kamu belum tidur,"Tanya Wisnu gugup.


"Kenapa gugup mas,ini sudah tengah malam dan kamu pergi dari siang,apa yang kamu lakukan diluar sana,"Tanya Vera yang menahan emosi.

__ADS_1


"Aku bertemu teman dan keasikan ngobrol,"Jawab Wisnu tanpa menatap Vera.


"Teman yang bisa diajak tidur mas,"Vera sudah tidak bisa menahan emosi lagi.


"Kalau iya kenapa?kamu itu sudah tidak semenarik dulu,aku bosan sama kamu,aku juga masih mencintai Nindi,aku menikahimu hanya karena Bisma,ngerti kamu!!"Jawab Wisnu yang membuat Vera seperti ditusuk ribuan jarum rasanya sungguh sakit,suami yang dicintainya tega berkata seperti itu .


"Tega kamu mas,,kamu jahat banget sama aku,apa salahku mas?apa?,"Vera menangis kembali hatinya sangat hancur.


"Awas kalau kamu sampai ngadu ke ayah atau orang tua kamu,aku akan menceraikan kamu,"Ancam Wisnu lalu ke kamar mandi.


Vera diam mematung,dia tidak menyangka suaminya akan setega itu.Vera menatap dirinya di cermin,benarkah dia sudah tidak menarik lagi,ia kembali menangis,mendengar suara pintu kamar mandi akan dibuka dia cepat cepat menghapus aer matanya.


"Ver udah dong jangan nangis terus,laki laki kayak begitu enggak perlu kamu tangisi,"Saran Nur,Vera datang kerumah Nur untuk menceritakan kisah hidupnya agar bebanya sedikit berkurang.


"Apa salahku Nur?kenapa mas Wisnu setega ini sama aku?"Vera menangis dipelukan Nur.

__ADS_1


"Kamu enggak salah Ver,Wisnu yang jahat dan tidak bersyukur,udah jangan sedih lagi ya?"Nur memeluk Vera agar lebih tenang.


Sore itu Vera berbincang bincang dengan Nur,hatinya merasa lebih tenang setelah ada teman berbagi.Hari hari dilalui Vera dengan kesedihan karena Wisnu sudah tak malu malu lagi untuk membawa Nindi ke dalam rumahnya,hingga dia mendapat kabar bahwa ayah mertuanya sakit keras,dan dia diminta merawat ayah mertuanya.


__ADS_2