
Sudah 5hari Bisma dirawat dirumah sakit selama itu pula Jodi bolak balik kerumah sakit.Hubunganya dengan Vera juga semakin dekat Jodi belum menyadari jika Satria bekerja dikantornya.Wisnu dan Nindi setiap hari selalu diwarnai pertengkaran hal hal sepele dijadikan masalah oleh Nindi.
"Halo Nin,bisa kita bertemu sekarang,"Ucap Rendra dalam tlf.
"Ada apa?aku gak ada waktu,"Jawab Nindi
"Ada yang aku mau bicarakan ini penting,"Ucap Rendra
"Isshh kamu aku lagi malas keluar bisa bicarakan laen kali saja kenapa Ren?"Jawab Nindi kesal
"Aku gak mau tahu jika kamu tidak menemuiku sekarang aku akan bongkar semuanya pada Wisnu,karena Vera sudah tahu semuanya,"Ancam Rendra
"Apa maksud kamu Vera tahu,jangan macam macam ya kamu Ren?"Jawab Nindi panik
"Aku tunggu lima belas menit dari sekarang di kafe biasa,"Ucap Rendra lalu mematikan tlfnya.
"Halo Ren,Ren halo,halo,"Ucap Nindi
"Aaahhh brengsek kamu Ren,awas kalau sampai kamu bocorkan semuanya,"Gumam Nindi marah dia lalu bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Kurang lebih sepuluh menit Nindi telah sampai ditempat yang Rendra inginkan,Dia mencari cari keberadaan Rendra yang ternyata ada dipojok kafe.
"Ada apa kamu ngajak bertemu aku?"Tanya Nindi
"Wau,perutmu sudah besar juga ternyata?tenang lah duduk dulu,kita makan terlebih dahulu aku lapar,"Jawab Rendra santai.
"Gak usah basa basi Ren,ada apa langsung saja to the point aja,"Jawab Nindi.
"Oke ,oke Vera sudah tahu semuanya tentang kita,dan dia menolakku gara gara kamu,"Ucap Rendra
__ADS_1
"Lalu apa hubunganya dengan aku?"Tanya Nindi.
"Kamu harus bantu aku dapatkan Vera bagaimanapun caranya,"Jawab Rendra
"Hahahaah Rendra,Rendra kamu itu laki laki gak malu minta bantuan aku,seharusnya kamu dengan mudah dapatkan dia,"Ejek Nindi
"Diam kamu,jangan ketawain aku,bantu aku dapatkan dia jika tidak aku akan bongkar semuanya sama Wisnu dan dia juga akan meninggalkan kamu,"Ancam Rendra
"Hei jangan gila kamu Ren,aku bisa saja melukai adek kamu jika mengancamku,"Ucap Nindi dengan menggebrak meja.
"Silahkan saja kalau kamu berani melukai adikku maka kamu juga akan kehilangan suami juga bayi kamu,"Jawab Rendra tak mau kalah.
"Kamu,"Belum selesai Nindi bicara Rendra sudah mencekal tangan Nindi dan balik mengancam Nindi sehingga dia terpaksa menuruti kemauan Rendra agar dirinya selamat.
Ditempat laen Bisma sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit,dia sangat senang sekali karena akan segera pulang kerumahnya.
"Bunda om Jodi mana kok gak jemputt Bisma?"Tanya Bisma.
"Yaaaahh,bun aku pengen om Jodi jadi ayah aku aja,dia baek dan sayang sama Bisma,"Ucap Bisma
"Uhuk uhuk,"Vera terbatuk mendengar pertanyaan anaknya,dia tak menyangka ternyata Bisma merindukan sosok seorang ayah.
"Bunda kenapa?"Tanya Bisma.
"Enggak apa apa sayang,eemm Bisma udah selesai beres beresnya?"Tanya Vera mengalihkan pembicaraan anaknya.
"Udah bun,ayo bun pulang,"Ajak Bisma
"Iya sayang,ayo om Rafa juga udah di depan,"Jawab Vera lalu menuntun anaknya.
__ADS_1
Sampai diluar Rafa sudah menunggunya,melihat kedatangan Bisma dan Vera Rafa menghampiri dan meminta barang bawaan Vera untuk dibawa Rafa.
"Halo jagoan,udah sehat ne yakin?"Tanya Rafa mencolek pipi Bisma
"Udah om,kan Bisma mau maen bola sama om lagi,"Jawab Bisma.
"Oke,sekarang kita pulang yuk,"Ajak Rafa mereka lalu masuk kedalam mobil dan pulang kerumah bu Karina.
Sampai dirumah ternyata Bisma mendapat surprise dari keluarganya juga Jodi,Vera bahkan sangat terkejut karena tidak tahu akan hal ini,Wisnu juga berada disana ntah siapa yang memberi tahu sehingga dia ikut memberi kejutan unttuk kepulangan Bisma.
"Selamat datang dirumah kembali sayang,"Ucap semua orang yang ada dirumah Bisma
"Waaahhh,om Jodi,"Bisma justru lari memeluk Jodi,Wisnu yang melihat pemandangan itu semakin sakit hatinya.
"Hae boy,udah sehat kan Bisma?"Tanya Jodi lalu menggendong Bisma.
"Udah dong om,kan mau jalan jalan,"Jawab Bisma.
"Sayang,nenek buatkan jus ya,"Ucap Bu karina
"Iya nek,"Jawab Bisma
"Bisma sayang,Bisma udah sehat nak,sini ayah gendong,"Ucap Wisnu
"Udah yah,Bisma gak mau ayah gak sayang Bisma,"Jawab Bisma
"Hussttt Bisma gak boleh bicara begitu,Dia ayah Bisma orang yang paling berjasa dan yang membesarkan Bisma,Jadi Bisma gak boleh bicara seperti itu ya,sana ikut ayah dulu nanti kita maen lagi oke boy,"Nasehat Jodi
"Baik om,"Ucaap Bisma lalu turun dan beralih ke gendongan Bisma.
__ADS_1
Vera tersenyum melihat Jodi berhasil membujuk Bisma,biasanya Bisma paling susah dibujuk oleh orang laen bahkan Rafa dan bu Karina saja tidak berhasil.Mereka semua masuk ke dalam rumah dan bu Karina juga sudah menyiapkan makan siaang untuk mereka semua.
Satria menatap rumah Vera dengan berkaca kaca,selama ini Satria selalu datang untuk sekedar melihat keadaan Vera "Aku kangen kamu Ver,"Batin Satria