
Wisnu pulang dengan keadaan mabuk,dia pulang larut malam Vera yang menunggunya di ruang tamu amat terkejut melihat keadaan suaminya berantakan.
"Ya Allah mas,apa yang terjadi sama kamu,"Ucao Vera lalu mendekat ke arah Wisnu yang sempoyongan.
"Eh kamu siapa?dimana wanita murahan itu aku ingin tidur denganya semalam saja setelah itu aku akan menceraikanya hahahaha,"Ucap Wisnu yang ngaco karena alkohol
Vera menangis sesenggukan sambil memapah suaminya ke kamar,Rendra yang mengintip dari balik pintu kamarnya tersenyum,dia lalu melapor kepada Nindi.
"Kerja Bagus Ren,selanjutnya hasut Wisnu agar mau menemuiku,bilang jika kamu itu sepupu aku dan baru bertemu,pintar pintarlah ekting Ren,aku akan beri kamu bonus,"Jawab Nindi senang.
"Baik bos,besak saya akan melancarkan aksi saya,"Ucap Rendra lalu menutup tlfnya.
Wisnu yang tengah dipengaruhi alkohol melihat Vera memakai baju tidur yang tranparan menjadi nafsu lalu dia memaksa Vera berhubungan intim,Vera hanya pasrah dan menangis.
Keesokan paginya Vera bangun lebih awal dia tidak mau keduluan Wisnu yang ada mereka menjadi berantem lagi,Vera bergegas membersihkan dirinyaa dan memunguti baju baju yang dibuang Wisnu dia lalu pergi ke dapur untuk membuat sarapan.
"Pagi Ver,raajin amat jam segini udah mateng aja,"Goda Rendra.
"Eh kamu Ren,iya ini sekalian membuatkan bekal untuk Bisma,kamu mau bawa bekal juga?"Tawar Vera.
"Eemm boleh seh jika kamu mau buatin,"Jawab Rendra dengan diiringi senyum.
"Tentu boleh dong,aku juga masak banyak,"Jawab Vera.
Sedangkan Wisnu yang bangun tanpa sehelai benangpun merasa bingung,dia melihat Vera sudah tidak ada dan keadaan kamar rapi,apa yang terjadi semalam Wisnu tidak ingat sama sekali.Wisnu lalu bergegas mandi dan keluar melihat keakraban Rendra dan Vera Wisnu kembali tbakar api cemburu dia memilih diam hingga Bisma menanyakan keadaanya dia baru keluar.
"Pagi Bunda,wah bunda masak enak ne,"Ucap Bisma.
__ADS_1
"Ya sayang,ini bekal kamu nanti ditaruh tas ya nak,"Vera menyerahkan bekal untuk Bisma.
"Siap bun,ayah mana bun kok enggak ikut sarapan?"Tanya Bisma membuat Vera terdiam.
"Emm ayah,"Belum sempat Vera menjawab Wisnu keluar dari kamar dan menghampiri Bisma.
"Ada apa sayang mencari ayah,"Tanya Wisnu mencium kening anaknya.
"Ayo yah sarapan bareng,"Ajak Bisma.
"Ayah sarapan dikantor saja nak,ada meting penting,"Tolak Wisnu sambil melirik Vera.
Bisma melanjutkan sarapanya bersama Rendra juga,Wisnu hanya melirik sinis pada Vera.
"Ayo Ren,kita segera berangkat aku dengar dari Jo ada klien yang akan memberi suntikan dana perusahaan,"Ucap Jo.
"I iya Wis,sebentar aku habiskan sarapanya dulu,kamu enggak sarapan ini banyak lo,"Tawar Rendra.
Rendra tak berani menjawab lagi,dia lalu bergegas ke kamar untuk mengambil tasnya.
"Mas,aku ingin bicara,"Ucap Vera.
"Tidak perlu,aku akan urus secepatnya perceraian kita,"Jawab Wisnu.
"Tapi mas,"Ucap Vera dipotong Oleh Wisnu ucapanya.
"Kamu bisa bebas menikah denganya,"Ucap Wisnu lalu meninggalkan Vera yang masih mematung di meja makan.
__ADS_1
"Maafkan aku mas,Ya Allah inikah jalan yang harus aku hadapi,ampuni aku ya Allah,"Gumam Vera menangis.
"Sabar Ver,semua pasti ada jalanya,"Ucap Rendra yang tiba tiba sudah berada disamping Vera.
"Makasih Ren,"Jawab Vera lalu buru buru menghapus aer matanya takut Bisma melihatnya.
Di dalam mobil Wisnu dan Rendra hanya saling diiam,dan Rendra memulai obrolanya terlebih dahulu.
"Wis,kalau boleh tahu siapa yang akan memberikan suntikan dana untuk perusahaan,"Tanya Rendra.
"Aku kurang tahu Ren,tadi Jo yang menghubungiku,"Jawab Wisnu.
"Emm Wis,aku punya saudara yang perusahaannya sedang melejit melejitnya,kita bisa meminta bantuan padanya,"Ucap Rendra.
"Benarkah Ren,kenapa kamu tidak bilang dari kemaren,"Tanya Wisnu.
"Aku juga baru bertemu kemaren,kan aku pernah bilang aku ke kota ini ingin bekerja dengan dia,hingga aku dirampok dan enggak tahu alamatnya,"Jelas Rendra.
"Benarkah,jadi kamu sudah menemukan saudara kamu Ren,"Tanya Wisnu.
"Iya Wis,dan rencananya aku ingin pindah keperusahaan saudaraku itu,"Jawab Rendra.
"Tolong Ren,jika saudara kamu mau ajak dia kerjasama dengan perusahaan aku,"Ucap Wisnu .
"Iya Wis,aku akan bicara denganya kan kamu juga selama ini telah menolongku jadi sekarang giliran aku yang menolong kamu,"Jawab Rendra.
"Thank Ren,"Ucap Wisnu tanpa terasa mereka telah sampai dikantor Wisnu.
__ADS_1
Wisnu lebih dulu masuk ke dalam sedangkan Rendra menghubungi Nindi untuk mengatur jadwal agar bertemu Wisnu,agar rencana mereka berhasil.Nindi akan merubah penampilanya agar Wisnu tidak curiga.Nindi sangat bahagia karena rencananya akan berhasil,dia sangat yakin Wisnu masih mau denganya.
Setelah mengantar Bisma Vera datang kerumah ibunya,dia ingin sekali menenangkan hati juga fikiranya,karena dengan bercerita ke orang tua Vera bisa mengambil keputusan yang tepat.