
Jo tiba dikantor terlebih dahulu dia langsung masuk ke ruangan Wisnu,tanpa Jo tahu ternyata Wisnu dan Nindi menginap dikantor mereka kelelahan hingga tertidur dikantor.
"Ya alah tuan Wisnu,kebiasaan berkas berkas penting tidak disimpan dengan baek,"Omel Jo saat melihat meja kerja Wisnu berantakan.
Jo membereskan semua berkas berkas itu hingga tersusun rapi di mejanya,saat Jo akan keluar kantor dia melihat ada sebuah tas wanita disofa,Jo menjadi curiga lalu dia mengintip ke ruang istirahat bosnya dan Jo terbelalak kaget karena melihaat tuanya bersama perempuan laen tengah tidur seranjang Jo lalu memotret foto mereka siapa tahu besak besak dibutuhkan.
"Sayang bangun udah pagi ini,kita menginap dikantor kamu ya mas,"Nindi membangunkan Wisnu.
"Eemm apa seh Nin,masih ngantuk,"Jawab Wisnu masih merem.
"Ayo bangun mas,udah siang ini aku laper kamu mau membuat aku kelaparan apa?"Nindi marah.
"Iya iya ini aku bangun yang,kita mandi bareng yuk terus beli sarapan,"Ajak Wisnu.
"Tapi mandi aja ya,jangan minta yang laen,Jawab Nindi.
__ADS_1
"Iya Nin aku janji,lagian aku juga ada meting dengan klien penting,"Wisnu lalu beranjak dari kasur dan memunguti pakaianya dibawah lalu membawanya ke kamar mandi.
Mereka mandi bersama tanpa ada tambahan olahraga yang laen,sekitar dua puluh menit mereka sudah rapi dan makanan juga sudah datang Wisnu sengaja sudah memesan makanan agar Nindi tiddak kelaparan.
"Wah makananya sudah siap mas,kamu yang pesan semua ini?"Tanya Nindi lalu berjalan menuju sofa.
"Iya sayang,aku takut kamu kelaparan jadi aku memesankan makanan buat kamu,"Jawab Wisnu dan mereka makan bersama.
Ditempat laen Vera telah sampai diperusahaannya,dia sudah mulai terbiasa dengan tempaat kerjanya.Hari ini adalah hari pertama dia meting bersama klien baru dia ditemani Rini asisten Vera.
"Kamu bawa saja dulu Rin,saya mau ketoilet sebentar ya,"Pamit Vera.
Rini sudah menuju ruang rapat dan ternyata pimpinan perusahaan global juga sudah hadir Rini lalu menyambut mereka.
"Selamat siang bapak ibu,saya Rini Asisten bu Vera beliau sedang ditoilet mungkin sebentar lagi beliau sampai,"Ucap Rini.
__ADS_1
Sekitar 5menit Vera sudah selesai dari kamar mandi dia langsung menuju rapat sejujurnya dia samgat grogi tetapi dia harus bisa.Dia akan membuktikan bahwa dia bisa menghidupi anaknya tanpa menjadi beban orang laen.
Saat masuk Vera dibuat terkejut karena rekan metingnya adalah Satria selingkuhan dia,Vera tetap profesional meski awalnya nampak gugup dan sulit unttuk bicara sampai pada akhirnya presentasi Vera lancar dan dari perusahaan Satria diterima dan menjalin kerjasama.
"Selamat Ver,aku enggak menyangka kamu adalah rekan kerjaku sekarang,aku bangga sama kamu Ver,"Ucap Satria.
"Terima kasih mas,kamu juga pintar dalam hal bisnis tadi aku sempat nerves sebelum aku meting,"Jawab Vera.
"Iya sampai kamu berlama lama di kamar mandi kan?"Ledek Satria.
"Apaan seh mas kamu itu,kan malu masih inget aja kebiasaan aku,"Jawab Vera.
"Ingat terus dong Ver,bahkan sedetikpun aku tak pernah lupa sama kamu,"Satria memandang Vera,sedangkan Vera kikuk merasa diperhatikann Satria.
Mereka ngobrol berdua di ruangan Vera,mereka lupa jika ada rekan rekan mwreka menunggu diluar.
__ADS_1