
Al pulang kerumahnya selama dalam perjalanan dia selalu teringat dengan Vera,tidak dipungkiri jika memang Al juga masih memiliki rasa kepada Vera.
"Al bagaimana mamanya Vera masih baek sama kamu enggak,dan menerima kue mama enggak?"Bu Reni mama Alvaro mengintrogasi anaknya karena bu Reni memang sangat dekat dengan Vera bahkan ibunha juga.
"Alhamdulilah baek ma,tante Karina menerima Al dengan baek,"Jawab Al dengan wajah lesu dan langsung duduk di depan tv.
"Alhamdulilah kalau begitu Al,tapi kenapa kamu lesu gitu,"Tanya Bu Karina.
"Tadi aku bertemu Vera ma,"Al mengambil pisang goreng milik ibunya lalu memakanya.
"Bukanya Vera sudah punya rumah sendiri ya,"Bu Rina duduk disamping anaknya.
"Enggak tahu ma,mungkin sedang maen aja dirumah ibunya,"Jawab Al.
"Lalu apa hubunganya sama kamu Al,"Selidik bu Rina.
"Dia sekarang kurus ma,seperti banyak beban dalam hidup dia dan tadi mata dia sembab sampai bengkak ma,kasihan ma dia,"Jawab Al menerawang jauh.
__ADS_1
"Sudahlah Al,Vera sudah punya kehidupan sendiri begitupun kamu,jangan pernah ikut camput urusan rumah tangga mereka,apa lagi kamu dulu yang meninggalkan dia demi keluarga kita,"Nasehat Bu Rina.
Tanpa menjawab nasehat mamanya ,Al pergi ke kamarnya,entahlah hatinya terasa perih melihat keadaan mantan kekasihnya yang masih dia cintai.
Ditempat laen Vera menggerutu tak jelas setelah pertemuanya dengan Al,Ibunya hanya senyum senyum melihat tingkah anaknya yang masih seperti anak kecil padahal dia sudah memiliki anak.
Malam itu Vera tidak bisa tidur dia memikirkan hubungannya dengan Wisnu,bahkan Wisnu tidak mencarinya sama sekali,hatinya terasa perih diacuhkan suami sendiri bertahun tahun.
Sedangkan Wisnu justru kembali pergi ke klub malam bersama Nindi ,niat awal akan mencari istri dan anaknya ke rumah ibunya tetapi dia memilih pergi bersama Nindi kembali.Saat di klub malam Wisnu bertemu dengan asisten ayahnya Jodi namanya,Jodi yang sudah mengetahui hubungan Wisnu dan Nindi hanya diam tetapi kali ini dia tidak akan tolerir lagi Wisnu sudah sangat keterlaluan,Jodi melaporkannya kepada ayahnya Wisnu.
""Jo,Jodi kamu ngapain disini?"Tanya Wisnu gugup.
"Lah seharusnya saya yang bertanya seperti itu tuan,dan dimana istri anda kenapa sama dia kesini?"Tanya Jodi sengaja bertanya seperti itu.
"Terserah aku mau pergi sama siapapun,"Jawab Wisnu ketus lalu meninggalkan Jodi bersama pasanganya,selepas Wisnu pergi Jodi lalu menghubungi ayah Wisnu untuk memberitahu kejadian tadi beserta foto foto Wisnu dan Nindi.
Malam itu juga ayah Wisnu datang ke kota S untuk menemui Wisnu,pak Santo sangat marah dengan kelakuan Wisnu selama ini dia diam tidak mau mencampuri urusan rumah tangga anaknya tapi sepertinya Wisnu tidak juga jera.
__ADS_1
Vera kembali kerumahnya,dia masuk kedalam rumah ternyata tidak dikunci,dia berlali masuk betapa terkejutnya saat melihat ada ayah mertuanya disana.
"Ayah apa kabar,kapan datang?"Sapa Vera lalu menghampiri pak Santo dan mencium tangan ayah mertuanya begitupun Bisma.
"Tadi habis subuh Nak,kamu sudah lama dirumah ibumu?"Tanya pak Santo sambil memangku cucu kesanyangannya.
"Kemaren yah,ayah kok enggak bilang bilang mau kesini,tau gitu aku masakin kesukaan ayah,"Jawab Vera menunduk.
"Kejutan Ver,kalau ayah ngasih tahu bukan kejutan dong,Bisma makin gembul aja,kakek kangen Bis,"Pak Santo menciumi pipi Bisma.
"Bisma juga kangen kek,Bisma pengen jalan jalan sama kakek,"Bocah kecil itu merengeek pada kakeknya.
"Iya sayang besak besak kita maen ya,kakek masih ada perlu sama ayah dan Bundamu,"Jawab kakek sambil melirik Wisnu.
"Horreee kakek nginep disini"Teriak girang Bisma,lalu Vera menyuruh anaknya masuk kamar dan dia akan membuatkan minuman untuk ayah mertuanya.
Sebelumnya pak Santo sudah lebih dulu memarahi Wisnu,dia tak menyangka anaknya akan menyakiti hati wanita bertahun tahun hanya demi mantan kekasihnya.
__ADS_1