Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 6


__ADS_3

Lima tahun sudah Wisnu dan Vera hidup bersama dan selama itu pula banyak percekcokan dirumah tangga mereka.Bisma sudah mulai bersekolah dia termasuk anak yang pandai,tidak nakal,meskipun kadang harus ditinggal ibunya bekerja.


Berkali kali Vera meminta cerai kepada Wisnu tetapi Wisnu menolak dan surat surat nikah mereka dibawa Wisnu sehingga Vera tidak bisa berbuat apa apa.Hubungan Vera dan Satria semakin dekat tetapi masih sebagai seorang pelanggan kue dan teman.


Wisnu sudah mendapatkan pekerjaan diluar kota,dia pulang dua bulan sekali tetapi tak masalah bagi Vera karena memang hubungan mereka tidak harmonis.


"Bun ayo berangkat keburu siang entar,"Teriak Bisma dari luar.


"Iya sayang sebentar,Bunda masih menyiapkan bekal kamu,"Vera menghampiri Bisma yang sudah cemberut karena belum diantar sekolah.


Vera lalu mengantarkan anaknya pergi kesekolah,Vera merasa terhibur dengan kehadiran dua orang teman yang anak anak mereka satu sekolah dengan Bisma.


"Pagi Ver,baru datang kamu?"Tanya Nur(ibu Lili teman Bisma).

__ADS_1


"Iya Nur,tadi kesiangan bangun aku hehe,"Jawab Vera dengan tersenyum.


"Dasar kamu itu ya,eh Ver besak kita jalan jalan yuk sekalian refresing gitu mumpung anak anak ada tambahan jam pelajaran,"Ajak Nur antusias.


"Boleh Nur,tapi jangan siang siang ya takut anak anak pulang,".Vera duduk disamping Nur.


"Iya santai,"Nur menyodorkan minuman kepada Vera.


Vera menerima botol minuman tersebut lalu berpamitan pulang dia akan ketempat kerja terlebih dahulu,Vera tidak lagi berjualan kue tetapi berkat Satria dia bisa bekerja disalah satu toko yang ada dipasar tempat Vera berjualan dulu.


"Hapus aer matamu mbak,enggak pantas kamu menangisi laki laki brengsek seperti dia,"Menyerahkan sapu tangan kepada Vera.


"Terima kasih mas,"Lalu menghapus aer mataanya tetapi tetap saja aer mata Vera terus mengalir.

__ADS_1


"Jika mbak tidak keberatan berceritalah mbak,aku akan siap mendengarkan dan enggak akan menyebarkan rahasia kamu,biar beban kamu sedikit berkurang,"Satria duduk disebelah Vera.


Vera masih saja menangis,Satria tetap berada disampingnya dia tidak tega meninggalkan Vera dalam keadaan kacau.Vera menarik nafas dalam lalu menceritakan kisah rumah tangganya kepada Satria,untuk pertama kali Vera mau bercerita.Satria yang mendengar cerita Vera sangat geram dan tidak tega dengan Vera tetapi dia bisa apa,dia hanya orang laen,hanya teman sejujurnya Satria sudah lama menaruh hati kepada Vera tetapi dia pendam karena tidak mau merusak rumah tangga orang laen.


"Kenapa kamu masih mau bertahan dengaan dia?Apa kamu tidak kasihan pada Bisma?"Tanya Satria setelah Vera berhenti bercerita.


"Sudah mas,aku sudah berkali kali meminta cerai kepada dia,tetapi dia tidak mau mas,aku menjadi serba salah,"Vera terisak tanpa disadari dia bersandar dipundak Satria dan Satria membiarkannya.


"Suami kamu benar benar enggak waraas Ver,jangan diam saja lah Ver lawan dia,jika kamu diam kamu akan ditindas,"Saran Satria.


Vera tidak menjawab lagi dia masih terisak,Satria membiaarkan Vera meluapkan emosinya lewat tangisan dia.


"Menangislah Ver,jika itu membuat kamu lebih tenang,"Tangan Satria terulur mengusap kepala Vera dan Vera membiarkan itu dia larut dalam kesedihanya.

__ADS_1


Sampai dirumah Vera kembali bertengkar dengan Wisnu,lagi dan lagi Wisnu selalu menghindar Vera menjadi berang dia tidak lagi peduli dengan sikap Wisnu,hanya lewat tangisan yang bisa Vera lakukan dan kuat demi Bisma.


__ADS_2