Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 103


__ADS_3

Wisnu tertidur disamping Nindi,sedangkan Nindi dia mulai menggerakkan tanganya,dia perlahan lahan membuka matanya,pertama yang dia lihat adalah putih lalu dia bergerak ke kanan dan ke kiri hingga pandanganya tertuju pada Wisnu suaminya.


"Mas,"Lirih Nindi dan tanganya mengelus kepala Wisnu.


Wisnu yang merasakan ada pergerakan lalau membuka matanya dan melihat Nindi audah siuman "Sayang,kamu sudah sadar Nin?"Wisnu memegang tangan Nindi dan menciuminya.


"Aku kenapa mas,anak kita?"Tanya Nindi lalu meraba perutnya yang masih buncit.


"Tadi kami tiba tiba kesakitan dan pingsan aku sudah panik,maafkan aku ya Nin sudah buat kamu kayak gini,"Ucap Wisnu memeluk Nindi dengan mesra.


Nindi amat terkejut dengan perubahan Wisnu dia masih berusaha mengingat apa yang dia lakukan.


"Ada untungnya juga aku sakit mas,kamu jadi perhatian sama aku,"Batin Nindi tersenyum.


"Iya mas aku udah maafin kamu,mas aku mau minum?"Ucap Nindi


"Makasih ya sayang,aku buatkan susu ibu hamil saja ya biar kamu cepat pulih,kamu tunggu disini,"Ucap Wisnu lalu meninggalkan Nindi dikamar sendiri.


"Sayang terimakasih ya,berkat kamu papa jadi sayang dan perhatian sama mama,"Ucap Nindi berbicara pada calon babinya dan mengelus perutnya.


"Eh kamu nendang saayang,kamu juga bahagia ya nak jangan kenceng kenceng ya sayang nendangnya,"Nindi mengelus perutnya yang sudah buncit karena usia kandunganya sudah 7bulan.

__ADS_1


Nindi sangat senang dengan perubahan Wisnu biasanya dia selalu acuh dengan Nindi,tidak begitu peduli denganya hari ini dia benar benar bukan seperti Wisnu.Sekitar sepuluh menit Wisnu kembali dengan membawa segelas susu dan buah buahan untuk diberikan pada Nindi,Wisnu dengan telaten menyuapi istrinya hingga buah dan susunya habis.


Jam istirahat kantor tiba Jodi menghampiri sekertarisnya untuk makan diluar "Rin saya akan makan diluar jika nanti sudah masuk saya belum hadir tolong gantiin saya ya,"Ucap Jodi pada sekertarisnya.


"Baik pak,"Ucap Rini sambil mengangguk Jodi lalu bergegas keluar dia tengah menghubungi seseorang,tanpa sengaja dia bertabrakan dengan Satria.


"Eh maaf maaf aku gak sengaja,"Ucap Jodi membungkuk dia belum melihat wajah yang dia tabrak.


"Iya pak gak apa apa,saya juga salah,"Ucap Satria.


Jodi mendongak dia terkejut dengan siapa yang dia lihat "Sa Satria?ini kamu kan Satria?"Tanya Jodi dan Satriapun mematung dia tidak menyangka akan bertemu Satria.


"Jodi,kamu?"Satria ingin pergi menghindar tetapi dicegah Jodi.


"Maaf Jo,aku harus kembali kerja,"Jawab Satria.


"Kamu kerja disini?"Tanya Jodi kaget.


"Iya Jo,maaf laen waktu bisa kita sambung lagi,permisi Jo,"Satria bergegas pergi dan Jodi membiarkan saja Jodi berfikir Satria belum tahu jika perusahaan yang dia tempati itu miliknya jadi Jodi sengaja membiarkan Satria pergi dia akn keluar makan terlebih dahulu.


Sekitar sepuluh menit Jodi sampai di restoran yang dia boking dan disana sudah ada wanita cantik yang dia tlf tadi yang tak laen adalah Vera.

__ADS_1


"Hae maaf ya lama,tadi ada halangan sedikit,"Ucap Jodi merasa bersalah pada Vera.


"Gak masalah Jo ,belum ada satengah jam juga,"Sindir Vera dengan wajah yang kesal pasalnya dia sudah menunggu hampir setengah jam.


"Hehe iya iya maaf ya,sebagai permintaan maaf aku kamu boleh makan atau belanja apa saja,"Ucap Jodi.


"Bener ya,apa aja,"Jawab Vera.


"Iya insaalah akan aku turuti Ver,kamu sudah pesan makan belum?"Tanya Jodi dan Vera menggeleng akhirnya Jodi memesan makanan kesukaan Vera dan dirinya lalu dia makan bersama.


Selesai makan Jodi membwranikan diri beertanya tentang kejadian semalam "Ver boleh aku nanya?"Ucap Jodi sambil menatap Vera.


"Iya Jo tanya apa?silahkan aja jika aku bisa dan tahu ya aku jawab kalau enggak ya maaf,"Ucap Vera.


"Sebenarnya kamu semalam kenapa kaya orang ketakutan gitu,kamu berantem sama Rendra ya?"Tebak Jo hati hati takut Vera marah.


Vera menghela nafas "Iya Jo aku bertemu Rendra dia memaksaku untuk bertemu dan menerima cintanya awalnya kami baek baek saja hanya sekedar makan dan ngobrol lama lama dia menanyakan tentang pertanyaan dia waktu itu,aku jawab dia gak terima Jo,dia lalu marah dan mengancam aku,"Jelas Vera sambil Mengingat kejadian semalam.


"Apa dia menyatakan cinta sama kamu Ver?"Tanya Jodi.


"Iya Jo,kamu tahu darimana?"Tanya Vera

__ADS_1


"Hanya sekedar menebak karena sedari awal aku melihat dia terus menatap kamu pandangaan dia ke kamu itu beda aku sudah curiga kalian ada hubungan,"Ucap Jodi


Lalu Vera menceritakan semuanya pada Jodi,Jodi sangat terkejut mendengarnya,dia ingin marah ingin menghajar Rendra tetapi dia sadar dia bukan siapa siapa Vera.


__ADS_2