Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 51


__ADS_3

Wisnu keluar ruangan,selepas Wisnu keluar Vera menangis jika boleh jujur masih ada sedikit rasa cinta untuk Wisnu tetapi Wisnu tidak pernah berubah berkali kali Vera memberi kesempatan tetapi diabaikan oleh Wisnu.Hati Vera perlahan lahan telah terpaut dengan Satria walau mereka tahu cinta mereka terlarang tetapi masih menjalaninya.


"Hiks hiks,Mas Satria aku merindukan kamu,"Tangis Vera.


"Aku butuh kamu mas,"Gumam Lirih Vera dengan berlinang aer mata.


Satria yang berada dirumah tiba tiba menjadi gelisah dan fikiranya tertujuu pada Vera padahal baru tadi bertemu.


"Ada apa dengan Vera ya,apa terjadi sesuatu?"Gumam Satria dia sedang berada diteras rumahnya.


"Mas kamu ngapain bengong disini,"Bonita menghampiri suaminya.


"Nyari angin,"Jawab Satria tanpa menoleh.


"Mas kenapa seh kamu tidak mau melihat aku sekali aja tiap aku bicara,aku akan menjadi istri yang baek mas buat kamu,aku akan berubah demi kamu,"Jawab Bonita.


"Aku mau istirahat,"Jawab Satria meninggalkan Bonita tanpa menjawab pertanyaan istrinya.


"Aaaaaaaaa sampai kapan kamu giniin aku mas,sampai kapan,"Teriak Bonita Frutasi.

__ADS_1


"Aku harus mencari tahu siapa wanita yang dicintai mas Satria,"Geram Bonita lalu dia masuk menyusul Satria.


Bonita berencana akan membuka ponsel suaminya,atau mencari barang barang yang sekiranya bisa menjadi petunjuk untuk wanita yang dicintai suaminya,Bonita melihat Satria masih bermain ponsel dia masuk dan pura pura tidur duluan.Sekitar setengah jam sudah tidak ada pergerakan dari Satria Bonita membuka matanya dan melihat suaminya sudah tertidur pulas di sofa,ya semenjak menikah memang Satria memilih tidur di sofa daripada bersama Bonita.


"Yes,akhirnya tidur juga,"Ucap Bonita lirih sambil mengibas ngibaskan tanganya di depan muka Satria.


"Aku harus membuka ponselnya,disana pasti ada sesuatu,"Batin Bonita dan menghampiri ponsel Satria.


"Sial pakai dikunci segala seh,tapi ini foto siapa kenapa wajahnya ditutup apa dia pacar Satria tapi kenapa wajahnya di tutup aahh sial bikin penasaran aja,"Kesal Bonita sambil mengamati layar ponsel Satria.


Bonita meletakkan kembali ponsel Satria dan dia berjalan menuju lemari siapa tahu ada petunjuk tetapi nihil Bonita tidak menemukan apa apa,karena capek dan perut mulai buncit Bonita memutuskan untuk tidur.


"Yeeiii bunda sudah sembuh,"Bisma berlari memeluk ibunya.


"Sayang,anak Bunda kangen banget sih,"Vera memeluk anaknya serta menciuminya.


"Bisma juga kangen bunda,bunda sakitnya lama seh,"Jawab Bisma.


"Maafin bunda ya sayang,"Mengelus rambut putranya.

__ADS_1


"Iya bunda,aku maen lagi ya bun sama Rio,"Pamit Bisma.


"Iya sayang,"Jawab Vera.


"Nak kamu istirahat gih dikamar,ibu buatkan teh hangat buat kamu,"Ucap bu Karina.


"Boleh bu,aku disini saja bu bosen rebahan terus,"Jawab Vera lalu duduk di sofa ruang taamu.


"Ya sudah terserah kamu,ibu buatkan teh dulu y,"Bu Karina menuju dapur.


Wisnu sudah kembali ke kantor setelah mengantar pulang Vera,Al datang kerumah Vera dia masih kawatir dengan mantan pacarnya dulu itu disaat bersamaan Satria juga datang.


"Ver,sudah sehat lo,"Tanya Al.


"Gak lihat aku dah dirumah,"Jawab Vera ketus.


"Haha ya siapa tahu lo betah dirawat dokter ganteng ganteng,"Canda Al yang mendapat tampolan dari Vera.


Saat tengah berbincang bincang Satria datang,dan dia juga tidak sadar jika telah diikuti oleh Bonita.Dia sangat penasaran siapa yang ditemui Bonita,tetapi untungnya Al keluar rumah dan saling sapa dengan Satria Bonita yang merasa Satria hanya menemui teman laki laki langsung tancaap gas lagi,dia tidak menunggu lebih lama lagi.

__ADS_1


__ADS_2